Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jateng Pertahankan Guru Non-ASN
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Jateng Pertahankan Guru Non-ASN

Isu guru honorer bakal “habis masa tayang” di 2027 sempat bikin banyak tenaga pengajar deg-degan. Grup WhatsApp sekolah ramai, obrolan di ruang guru makin penuh tanda tanya. Tapi dari Jawa Tengah, sinyal yang muncul justru lebih adem: belum ada cerita guru non-ASN bakal disuruh angkat papan tulis dan pulang.

T. Budianto
Last updated: Mei 27, 2026 12:05 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
AKSI DAMAI GURU: Ratusan guru swasta yang tergabung dalam Forum Guru Prioritas Swasta Jawa Tengah (Jateng) menggelar aksi damai menuntut kejelasan status mereka sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), di depan Kantor Gubernur dan Gedung DPRD Jateng,beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemprov Jateng memastikan tidak akan melakukan pemberhentian guru non-ASN di lingkungan mereka, meski isu penataan tenaga non-ASN mulai ramai dibahas menjelang 2027.

Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen menegaskan, Pemprov Jateng masih berupaya menjaga para guru non-ASN tetap bisa mengajar sambil menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat.

Menurut Gus Yasin, sampai sekarang daerah masih menunggu regulasi lanjutan, terutama soal penataan guru non-ASN dan kemungkinan pembukaan formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK.

Baca juga: Guru Honorer Belum Pergi, Sekolah Negeri Masih Tetap Bergantung Mereka

“Kami hanya melaksanakan nanti bagaimana keputusan dari pemerintah pusat,” kata Gus Yasin usai Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jateng Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025/2026 di Gedung Berlian, Kota Semarang, Selasa (26/5/2026).

Ia mengakui, harapan terbesar para guru non-ASN saat ini memang masih sama: bisa kembali mendapat peluang diangkat lewat jalur PPPK. Namun, keputusan pembukaan formasi tetap menjadi kewenangan pemerintah pusat, sementara pemerintah daerah hanya mengusulkan kebutuhan sesuai kondisi di lapangan.

Formasi Baru

Saat ditanya apakah Pemprov Jateng siap mengajukan formasi baru jika rekrutmen PPPK dibuka lagi, jawabannya singkat tapi cukup bikin lega. “Kalau memang dibuka kami ajukan lagi,” tegasnya.

Isu soal masa depan guru non-ASN sendiri mencuat setelah terbitnya Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 7 Tahun 2026 tentang Penugasan Guru non-ASN pada satuan pendidikan yang diselenggarakan pemerintah daerah.

Baca juga: Guru Paruh Waktu, Luka Penuh Waktu

Dalam aturan itu disebutkan penugasan guru non-ASN berlaku sampai 31 Desember 2026 sebagai bagian implementasi Undang-Undang ASN 2023. Meski begitu, pemerintah pusat juga sudah memberi penegasan kalau aturan tersebut bukan berarti bakal ada “bersih-bersih” massal guru honorer.

Karena pada akhirnya, sekolah mungkin bisa ganti kurikulum tiap beberapa tahun. Tapi kalau guru yang hilang satu-satu, yang panik bukan cuma murid, kepala sekolah juga bisa ikut absen senyum. (tebe)

You Might Also Like

ASN Jateng Masuk Era “Hemat Gerak”

Ngobrol Santai, Stadion Aman: Polisi, PSIS, dan Suporter Duduk Bareng

Tutup Masa Sidang DPR, Puan Ingatkan Demokrasi Butuh Kedewasaan, Bukan Saling Menyalahkan

Saat 2.570 Lampion Naik ke Langit Borobudur

Serius Benahi Transportasi Umum, Trans Semarang Jadi Andalan

TAGGED:guru honorerheadlinepemprov jatengPGRI
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Balikan Sama Mantan, PSIS Gandeng Riors buat Musim Baru
Next Article Kangkung sampai Telur Lapas Purwodadi Diserbu Warga

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

TANAM CEMARA--Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng (depan) bersama Karang Taruna Kecamatan Tugu, menanam cemara laut di Pulau Tirang, Minggu (12/7/2026). (ist)

Wali Kota Agustina Bareng Karang Taruna Tanam Cemara Laut di Pulau Tirang

Parasit Komodo Mulai Terkuak, Ancaman Baru Ikut Terbaca

Kanker Pada Gen Z Makin Naik, Peneliti Bongkar Dugaan Penyebabnya

AI Masuk Rumah Sakit, Dokter Tetap Pemeran Utama

UMY Bekukan Dosen Farmasi, Dugaan Pelecehan Diusut Tuntas

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Potensi Menggiurkan Usaha Ternak Sapi hingga Ayam Pedaging di Jateng

September 28, 2025
Info

Perjuangan Atikah Nyisihin Separuh Gaji Demi Rumah Impian

Mei 9, 2026
Komandan Batalyon Resimen IV Korps Brimob Kompol Cosmas K. Gae saat menjalani sidang etik di Ruang Sidang Gedung TNCC Mabes Polri Jakarta, Rabu (3/9/2025). Foto: dok.
Hukum

Danyon Brimob Dipecat Karena Kasus Rantis Tabrak Ojol, Polisi Pastikan Kasus Dilanjutkan ke Jalur Pidana!

September 4, 2025
Ilustrasi bencana banjir dan tanah longsor.
Info

3.176 Bencana Sepanjang 2025: Indonesia Digempur Alam, Negara Masih Tertatih

Desember 30, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jateng Pertahankan Guru Non-ASN
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?