Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: ASN Jateng Masuk Era “Hemat Gerak”
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

ASN Jateng Masuk Era “Hemat Gerak”

Kalau dulu dinas jadi alasan “keluar kota”, sekarang harus mikir dua kali. Pemprov Jateng lagi serius ngerem anggaran. Perjalanan dipangkas, meeting dipindah ke layar.

T. Budianto
Last updated: April 7, 2026 9:41 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
PIMPIN RAKOR MTQ: Sekda Jateng, Sumarno memimpin rapat koordinasi persiapan MTQ Nasional di Gedung B Kantor Gubernur Jateng, beberapa waktu lalu. Seiring dengan kebijakan efisiensi, Pemprov secara bertahap akan memaksimalkan pertemuan secara daring. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Kebijakan baru lagi-lagi bikin pola kerja ASN di Jawa Tengah berubah. Pemprov resmi memangkas perjalanan dinas secara besar-besaran: dalam negeri dipotong sampai 50 persen, luar negeri lebih ekstrem lagi, tembus 70 persen.

Sekda Jateng, Sumarno bilang, langkah ini bukan sekadar hemat anggaran, tapi juga bagian dari “upgrade” cara kerja biar lebih efisien. “Supaya nggak banyak aktivitas yang pindah tempat, kita dorong lebih banyak lewat daring,” ujarnya di DPRD Jateng, Senin (6/5/2026).

Artinya, rapat-rapat yang dulu identik dengan tiket dan hotel, sekarang cukup login dan join meeting. Lebih ringkas, lebih murah, tapi tetap dituntut produktif.

Baca juga: Jumat WFH, Dinas Dipangkas, ASN Jateng Diajak Lebih “Hemat Mode”

Nggak cuma itu, kebijakan Work From Home (WFH) juga ikut jalan. ASN bakal dapat jatah kerja dari rumah, meski teknisnya diserahkan ke masing-masing OPD. Tapi satu hal yang pasti, pimpinan tetap pegang kendali penuh soal performa tim.

Buat yang tetap Work From Office (WFO), gaya berangkat ke kantor juga mulai “diubah”. ASN didorong buat lebih ramah lingkungan: jalan kaki, naik sepeda, bahkan lari kalau kuat. Kendaraan bermotor? Mulai dikurangi pelan-pelan.

Tidak Semua

Meski begitu, nggak semua bisa ikut fleksibel. Layanan publik seperti rumah sakit dan Samsat tetap harus full standby. Begitu juga pejabat di level tertentu yang nggak kebagian WFH.

Menurut Sumarno, efek dari kebijakan ini nggak cuma soal anggaran, tapi juga konsumsi bahan bakar. Harapannya, makin sedikit perjalanan, makin hemat juga BBM yang terpakai.

Baca juga: Pemprov: Jumat Boleh WFH, Kecuali Eselon 1 dan 2

Ke depan, kebijakan ini bakal terus dipantau. Evaluasi rutin tiap bulan disiapkan buat ngukur apakah “mode hemat” ini benar-benar efektif atau cuma sekadar wacana.

Di era baru ini, yang diuji bukan lagi seberapa sering ASN bepergian, tapi seberapa kuat sinyal internetnya. Karena sekarang, perjalanan paling jauh bukan ke luar kota… tapi dari ruang tamu ke ruang Zoom. (tebe)

You Might Also Like

Viral! Intel Buntuti Anies di Warung Makan Karanganyar, Eh Malah Diajak Foto Bareng

Botol Bekas Ditukar Lumpia, Cara Pemkot Ajak Warga Peduli Sampah

DPR: Mudik 2026 Jangan Jadi Ajang Uji Nyali

Ekonomi Semarang 5,37 Persen: Nggak Ngebut Banget, Tapi Konsisten

Bayi di Aceh Makan Mi Instan, Wartawan Menangis Saksikan Anak-anak Kelaparan

TAGGED:asn jatengheadlinepemprov jatengWFH
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jateng Kejar Swasembada: Produksi Digenjot, Irigasi Diperbaiki, Petani Dapat Asuransi
Next Article Proses evakuasi gerbong KA Bangunkarta yang anjlok di Bumiayu, berlangsung hingga Selasa (7/4/2026). Jalur KA Bumiayu Sudah Normal Lagi, Gerbong Kereta Bangunkarta Anjlok Dievakuasi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PEMERIKSAAN HEWAN - Petugas kesehatan hewan memeriksa calon hewan kurban.

Jelang Iduladha, Pemprov Jateng Waspadai Cacing Hati hingga Penyakit Menular Hewan Kurban

RUTINITAS MUSIMAN: Sampai kapan banjir dan longsor di Kota Semarang dianggap sebagai rutinitas musiman yang “wajar” terjadi?

Banjir Datang Lagi, Mangkang Kebanjiran Lagi: Warga sampai Hafal Polanya

PETINGGI PARPOL - Sekretaris DPD PDIP Jateng, Sumanto. (fhm)

Ketua DPRD Jateng Ungkap PR Besar Demokrasi Indonesia: Bukan Sekadar soal Pemilu

PASAR JUMAT - Keramaian Pasar Jumat di Semarang Zoo jelang malam hari, Jumat (22/5/2026). (dul)

Pasar Jumat Semarang Zoo Tempat Healing Murah Warga, Jajanan Lengkap Harga Bersahabat

SIAP TAMPIL--Pelawak Jarwo Kwat pada Jumat (22/5/2026), menjelaskan kesan-kesannya jelang penampilannya di pertunjukan teater Keraton Siluman. (bae)

Gladi Resik Keraton Siluman, Jarwo Kwat Akui Main Teater Lebih Ribet tapi Lebih Seru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Nasional

Puan: Natalan Tetap Hangat, Rayakan Tahun Baru Jangan Berlebihan

Desember 24, 2025
Ekonomi

Luthfi: Pelaku Ekraf Jangan Cuma Viral, Tapi Juga Buka Peluang Kerja

Mei 9, 2026
Komandan Batalyon Resimen IV Korps Brimob Kompol Cosmas K. Gae saat menjalani sidang etik di Ruang Sidang Gedung TNCC Mabes Polri Jakarta, Rabu (3/9/2025). Foto: dok.
Hukum

Danyon Brimob Dipecat Karena Kasus Rantis Tabrak Ojol, Polisi Pastikan Kasus Dilanjutkan ke Jalur Pidana!

September 4, 2025
Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya saat memimpin RDP dengan Kepala Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban di Senayan Jakarta, Rabu (17/9/2025)
Hukum

RUU LPSK, Komisi XIII DPR dan LPSK Sepakat Aturan Harus Lebih “Nendang” untuk Lindungi Korban dan Saksi

September 17, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: ASN Jateng Masuk Era “Hemat Gerak”
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?