Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jaga Stabilitas Harga, Pemkot Siap Gelar Pasar Murah
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Jaga Stabilitas Harga, Pemkot Siap Gelar Pasar Murah

Lebaran belum datang, tapi harga cabai udah duluan “takbiran”. Biar dapur warga nggak ikut panas, Pemkot Semarang langsung gercep. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng turun langsung ngecek harga bahan pokok dan kasih kode keras: pasar murah keliling siap digelar!

T. Budianto
Last updated: Maret 4, 2026 4:44 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
SIDAK PASAR: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng didampingi Wakil Wali Kota, Iswar Aminuddin berbincang dengan pedagang di Pasar Peterongan saat melakukan melakukan sidak, Rabu (4/3/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Pemkot Semarang nggak mau kecolongan soal harga kebutuhan pokok. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng melakukan sidak ke beberapa titik strategis: mulai dari Pasar Peterongan, lanjut ke Superindo cabang Sriwijaya, sampai ke Pasar Karangayu, Rabu (4/3/2026).

Agustina tidak sendirian. Turut mendampingi Wakil Wali Kota, Iswar Aminuddin dan pejabat SKPD terkait. Hasil pantauan? Untuk beras, masih aman. Nggak ada drama berarti. “Kalau harga beras rata-rata masih normal,” kata Agustina di sela-sela kunjungan.

Baca juga: Cek Harga, Dirut Bulog Blusukan ke Pasar Johar

Tapi cerita beda ada di lapak cabai dan telur. Cabai lagi-lagi jadi “primadona mahal”. Harganya naik signifikan, bikin dompet auto mikir dua kali. Telur juga ikut-ikutan fluktuatif. Menurut Agustina, lonjakan ini nggak lepas dari tingginya permintaan jelang Lebaran.

Intervensi Pasar

Tradisi masak besar, bikin kue, sampai stok dapur buat open house, bikin permintaan meroket. “Yang masih tinggi sekali adalah cabai. Saya minta dilakukan intervensi untuk menurunkan harga cabai,” tegasnya. Pemkot sadar, kalau harga di pasar tradisional terus naik, daya beli warga bisa ikut melemah.

Makanya, opsi intervensi nggak cuma wacana. Pasar murah keliling bakal dimaksimalkan, gandeng berbagai stakeholder di Kota Semarang. Konsepnya simpel: mendekatkan bahan pokok dengan harga lebih ramah ke kantong warga. Jadi kalau harga di pasar lagi “ngegas”, pasar murah ini yang bakal jadi remnya.

Baca juga: 

“Siap-siap ya dengan panggilan pasar murah dan intervensi,” pungkas Agustina. Di tengah euforia Lebaran yang identik dengan silaturahmi dan sajian melimpah, satu hal tetap jadi PR klasik tiap tahun: harga bahan pokok yang ikut-ikutan naik level.

Jadi kalau nanti dengar kabar pasar murah keliling datang ke wilayahmu, jangan cuma scroll info-nya. Karena di saat cabai makin pedas harganya, yang dibutuhkan bukan cuma sambal, tapi juga langkah nyata biar dapur tetap ngebul tanpa bikin kepala ikut berasap. (tebe)

 

You Might Also Like

Festival Kota Lama 2025 Siap Pecah Banget! Dari Musik, Fashion, Sampai Kuliner Nostalgia, Semua Ada!

Urgensinya Apa? Puan Sorot Pengiriman 25 Kepala Daerah ke Singapura di Tengah Efisiensi Anggaran

Dewan Pers & IJTI Desak Istana Balikin Akses Liputan Jurnalis CNN: Hormati Kebebasan Pers!

DPR Sorot Minimnya Perhatian Pemerintah Pada Petani Cokelat

Kasus Sritex, Eks Dirut Bank DKI: Kami Korban, Kok Malah Didakwa?

TAGGED:agustina wilujengharga cabaiheadlinepemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Berompi Oranye, Fadia Bantah Terjerat OTT: “Demi Allah, Enggak Ada Serupiah pun”
Next Article Telinga Berlubang Lebih dari Satu, Emang Boleh? Ini Obrolan Fikihnya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

RUWATAN - Massa Jateng Guyub meruqyah atau meruwat Kantor Gubernur Jawa Tengah, sebagai simbol tolak bala atas matinya nurani pemerintah.

Massa Jateng Guyub Kantor Gubernur, Tabur Bunga dan Dupa di 8 Penjuru

SIDANG KORUPSI--Enam kades dari Pati jadi saksi sidang terdakwa Sudewo, di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (22/7/2026). (bae)

Sidang Sudewa Kupas Keterlibatan Anggota hingga Pimpinan DPRD Pati dalam Pengisian Perangkat Desa

Ketua DPD Gerindra Jateng, Sudaryono, resmi ditunjuk sebagai Kepala BGN.

Resmi! Istana Umumkan Sudaryono Jadi Kepala BGN Gantikan Nanik S Deyang

Urgensinya Apa? Puan Sorot Pengiriman 25 Kepala Daerah ke Singapura di Tengah Efisiensi Anggaran

AKSI DAMAI - Petani tembakau dari Temanggung dan sejumlah daerah lain di Indonesia menggelar aksi damai di depan kantor Kemenko PMK, desak pemerintah kaji ulang regulasi tembakau, terutama terkait pembatasan tar dan nikotin.

Desakan Petani Tembakau Menguat, Kemenko PMK Janji Kaji Ulang Aturan Pembatasan Tar dan Nikotin

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT).
Hukum

KPK Boyong 12 Pejabat Tulungagung ke Surabaya, Kasus OTT Bupati Gatut Masih Gelap

April 11, 2026
Ilustrasi tindak pidana suap dan korupsi. (narakita/grafis/tera)
Info

Indonesia Juara Korupsi? IPK Anjlok: Lebih Buruk dari Timor Leste, Kalah Saing di ASEAN

Februari 11, 2026
Fokus

Goa Kreo Masih Cantik, Tapi Wisatawannya ke Mana?

Mei 31, 2026
Ekonomi

Urusan Pajak, Jateng Naik Podium Nasional

Februari 13, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jaga Stabilitas Harga, Pemkot Siap Gelar Pasar Murah
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?