Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Bongkar Dugaan Korupsi Pelabuhan, Eks-Bos HRD JICT Tewas Dibunuh
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Bongkar Dugaan Korupsi Pelabuhan, Eks-Bos HRD JICT Tewas Dibunuh

R. Izra
Last updated: Maret 4, 2026 3:57 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Mantan bos HRD JICT, Ermanto Usman, tewas dibunuh.
Mantan bos HRD JICT, Ermanto Usman, tewas dibunuh.
SHARE

BACAAJA, BEKASI — Kisahnya kayak plot film thriller, tapi ini kejadian beneran. Ermanto Usman (65), mantan bos HRD di Jakarta International Container Terminal (JICT), tewas secara tragis di rumahnya, Senin (2/3/2026).

Kematian Ermanto Usmlang bikin publik langsung auto curiga. Kenapa? Karena almarhum bukan orang biasa. Dia dikenal vokal banget bongkar dugaan praktik nggak beres di lingkungan pelabuhan.

Ia juga pernah jadi ketua serikat pekerja dan aktif menyuarakan isu-isu yang dianggap janggal di internal perusahaan.

Bacaaja: OTT Bupati Fadia Arafiq, Pemprov Jateng Pastikan Pemerintahan Pekalongan Tetap Berjalan
Bacaaja: Daftar 7 Bupati/Wali Kota Hasil Pilkada 2024 yang Terjaring OTT KPK, Dua dari Jateng

JICT sendiri adalah anak usaha Pelindo, operator pelabuhan terbesar di Indonesia.

Dua kali dipecat karena terlalu lantang

Menurut kakaknya, Dalsaf Usman, Ermanto sempat dua kali dipecat karena dianggap terlalu keras mengkritik kebijakan internal.

“Dia dipecat karena mengkritik kebijakan yang tidak sesuai prosedur. Tapi akhirnya dibatalkan,” kata Dalsaf.

Bukan cuma jadi Manager HRD, Ermanto juga pernah jadi ketua serikat pekerja. Setelah pensiun 9 tahun lalu, bukannya santai, dia malah makin aktif bikin podcast dan diskusi publik.

Topiknya nggak main-main: dugaan korupsi dan perpanjangan kontrak JICT dengan perusahaan Hong Kong, Hutchison Port Holdings (HPH). Berani? Banget.

Keluarga: ini bukan sekadar perampokan

Ermanto dan istrinya ditemukan meninggal dunia pada Senin (2/3/2026). Dugaan awal polisi mengarah ke perampokan karena ada barang hilang.

Tapi keluarga merasa ada yang janggal.

Putra sulungnya bilang, sang ayah sadar banget risiko dari apa yang dia lakukan.

“Bapak saya mencoba membuka kebenaran,” katanya.

Keluarga bahkan meminta keadilan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto, berharap kasus ini nggak cuma berhenti di label “perampokan”.

Fakta-faktanya bikin orang mikir dua kali:

  • Pernah vokal soal dugaan korupsi
  • Sempat dua kali dipecat
  • Masih aktif ngomong di ruang publik
  • Tewas secara misterius

Apakah ini murni kriminal biasa? Atau ada layer lain yang belum kebuka?

Polisi masih menyelidiki. Tapi satu hal yang jelas: kematian Ermanto bukan cuma soal kehilangan satu orang, tapi juga soal keberanian bersuara di sektor strategis seperti pelabuhan.

Dan sekarang, semua mata tertuju: siapa yang sebenarnya bermain di balik layar? (*)

You Might Also Like

Anak Papua Merantau Demi Ilmu, Puan Datang Dengar Cerita

8 September Gerhana Bulan Total Gaes! Hanya 1 Jam 22 Menit, Perhatikan Waktunya

Bandara ‘Ilegal’ Diresmikan Jokowi, Pengamat: Negara dalam Negara

Sentil Keras Kesepakatan Dagang RI-AS, MUI: Ini Perjanjian atau Penjajahan?

Menbud: Udah Didandani Masa Nggak Dipamerin? Keraton Kulon Mau Dibuka, Tapi Nggak Semua Setuju

TAGGED:bukan perampokan biasaermanto usmanheadlinejictkorupsipelabuhanperampokantewas dibunuh
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Gorengan Hangat di Meja Buka Puasa, Aman Nggak Sih?
Next Article Chief Operating Officer (COO) BacaAja, Puji Utami (kanan) dan Ketua Peradi SAI Kota Semarang, Luhut Sagala (tengah) foto bersama usai menandatangani MoU, Selasa (3/3/2026). (bae) Peradi SAI Kota Semarang Jalin Kerja Sama dengan BacaAja

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Borobudur Ajak Lima Daerah Berbagi Panggung Wisata

Ilustrasi armada BRT Trans Jateng.

Mulai 2027, Trans Jateng Sambungkan Magelang-Temanggung

Mangrove 46 Hektare Digusur Tol, Penggantinya Masih Misteri

LAUTAN SAMPAH --Gunungan sampah tampak menjulang di kawasan TPA Jatibarang, Semarang. (ist)

85 Investor Berebut Proyek Sampah Jadi Listrik Rp3 Triliun di Semarang

TAHANAN KASUS KORUPSI - Mantan Pangdam IV/Diponegoro, Letjen TNI Widi Prasetijo, ditahan terkait kasus korupsi BUMD Cilacap. Widi menjadi ajudan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) pada 2014. (ist)

Jenderal TNI Eks-Ajudan Jokowi Ditahan, Skandal Mega Korupsi BUMD Cilacap

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Plesir

Paket Wisata Borobudur-Kopeng-Rawa Pening Dimatangkan

April 21, 2026
Fokus

Jumat WFH, Dinas Dipangkas, ASN Jateng Diajak Lebih “Hemat Mode”

April 6, 2026
Ilustrasi pelanggan mengisi BBM di SPBU.
Ekonomi

Harga BBM di Jateng Turun! Dompet Auto Senyum di Tahun Baru

Januari 1, 2026
Info

5.400 Pesantren di Jateng Bakal Punya “Tim Jaga”

Mei 6, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Bongkar Dugaan Korupsi Pelabuhan, Eks-Bos HRD JICT Tewas Dibunuh
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?