Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Anak Papua Merantau Demi Ilmu, Puan Datang Dengar Cerita
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Anak Papua Merantau Demi Ilmu, Puan Datang Dengar Cerita

Ada yang beda di Sekolah Lentera Harapan (SLH) Gunung Moria pagi itu. Bukan cuma karena Ketua DPR RI Puan Maharani mampir, tapi karena cerita-cerita anak Papua pedalaman yang lagi merantau demi ilmu membuat suasana jadi lebih hangat dan jujur, cukup bikin hati nyeletuk: “Gila, perjuangannya sampai segitunya.”

T. Budianto
Last updated: Desember 11, 2025 11:28 am
By T. Budianto
4 Min Read
Share
SISWI PAPUA: Ketua DPR RI, Puan Maharani berdiskusi dengan salah satu siswi Sekolah Lentera Harapan (SLH) Gunung Moria di Tangerang asal Papua, belum lama ini. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, TANGERANG- Sekolah Lentera Harapan (SLH) Gunung Moria di Tangerang pagi itu kedatangan tamu yang nggak main-main: Ketua DPR RI, Puan Maharani.

Tapi yang bikin suasana beda bukan cuma kunjungannya, melainkan cerita anak-anak Papua pedalaman yang sekolah di sana, cerita yang bikin siapa pun mikir, “Ya ampun… perjuangannya nggak main-main.”

Puan datang bareng rombongan anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan. Begitu tiba, ia langsung disambut pendiri sekolah, Aileen Hambali Riady, dan diajak ngobrol sama anak-anak Papua yang lagi menimba ilmu jauh dari kampung halaman.

Puan bilang, konsep pendidikan ala Yayasan Pendidikan Harapan Papua (YPHP) ini sejalan banget sama nilai-nilai gotong royong. Ia menekankan kalau pendidikan tuh nggak boleh jadi “privilege orang kota”, tapi hak semua anak Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, Miangas sampai Rote.

Baca juga: Puan Maharani Pastikan Adik Affan Kurniawan Dapat KJP & KJMU Sampai Lulus

“Kita tuh nggak boleh tinggalin siapa pun. Semua anak, termasuk dari pedalaman Papua, harus punya kesempatan yang sama,” kata Puan dalam keterangan tertulis, Senin (8/12).

Rombongan DPR nggak cuma lihat-lihat sekolah, tapi juga ngasih bantuan buat mendukung kegiatan belajar di sana. Mereka cerita, SLH Gunung Moria mulai jalan pada Juli 2023, jadi masih muda, tapi mimpinya gede: membentuk anak-anak Papua jadi generasi masa depan yang nantinya mau balik ke kampung halaman dan bangun daerahnya sendiri.

Sekitar 300 anak Papua pedalaman saat ini sekolah di SLH. Mereka dibawa lewat jalur laut dari Papua ke Karawaci. Buat sebagian dari kita, pindah sekolah mungkin cuma pindah kecamatan, tapi buat mereka? Pindah pulau. Pindah dunia.

Harapannya, setelah lulus nanti, mereka bisa balik ke Papua dan melayani: jadi guru, tenaga kesehatan, bahkan pelayan jemaat. Pokoknya apa pun yang bikin kampung halaman mereka punya masa depan lebih cerah.

Puan juga senang mendengar konsep life-long learner yang dicanangkan sekolah ini. Menurutnya, pendidikan bukan cuma soal lulus, tapi soal belajar seumur hidup.

DISAMBUT SISWA: Ketua DPR RI, Puan Maharani disambut para siswa Sekolah Lentera Harapan (SLH) Gunung Moria di Tangerang asal Papua saat berkunjung ke sekolahan tersebut, belum lama ini. (Foto: Ist)

Berbagi Cerita

Dalam dialog, anak-anak berbagi cerita. Salah satunya, Yonce. Waktu masih di Papua, dia tiap hari harus bangun jam 3 pagi buat berangkat sekolah. Jalan kaki, nggak ada penerangan, ngelewatin bukit, sampai jembatan rusak yang bikin deg-degan tiap kali lewat.

“Saya capek dan takut jatuh,” cerita Yonce. Sekarang, setelah bisa sekolah di SLH, Yonce punya mimpi jadi dokter. “Supaya bisa bantu orang Papua yang sakit,” katanya. Puan dan anggota DPR tepuk tangan.

Ada juga Emma Grace, yang ingin balik ke kampung halaman dan bantu warganya memahami Bahasa Indonesia, karena banyak orang tua di sana kesulitan berbahasa Indonesia.

Puan bilang DPR bakal dukung pendidikan anak-anak Papua lewat fungsi mereka sebagai wakil rakyat. Ia juga mengapresiasi dedikasi guru-guru SLH yang bukan cuma mengajar, tapi juga hadir sebagai sosok teladan.

Baca juga: Puan: Sekolah Rakyat Harus Jadi Pelengkap, Bukan Pesaing Sekolah Formal

“Kasih sayang guru-guru SLH benar-benar membekas di hati anak-anak,” kata Puan. Ia berharap mimpi dan semangat anak-anak ini bisa benar-benar diwujudkan.

Dalam kunjungannya ke kelas IX, Puan sempat ngobrol lagi dengan beberapa siswa. Sebagian belajar di teras karena ruangnya terbatas, tapi semangat mereka? Nggak terbatas.

Puan menutup kunjungan dengan pesan penuh semangat: terus belajar, berani bermimpi tinggi, dan tetap bangga jadi anak Papua yang kelak bisa membangun Nusantara dari mana pun mereka berdiri.

Kadang yang jauh dari Jakarta baru dapat perhatian setelah pindah ke Jakarta dulu. Ironi banget ya: untuk membangun Papua, mereka harus sekolah ribuan kilometer dari Papua. Tapi katanya, masa depan nggak boleh jauh-jauh dari harapan. (tebe)

You Might Also Like

Super Flu Lagi Viral, Imun Kita Nggak Sepolos Itu

Hendi Dicopot dari Kepala LKPP, Ngaku Baru Tahu Hari Ini: “Yaudah Pulang Kampung Aja Dulu”

Bulog-Polda Jateng Gelontorkan 78 Ton Beras Murah

Menolak Pembayaran Tunai Itu Melanggar Hukum Lho! DPR Soroti Praktik Cashless

Detik-detik Tabrakan Maut KRL vs Argo Bromo: Dipicu Taksi Listrik Mogok di Tengah Rel Kereta

TAGGED:DPR RIheadlinepelajar papuapuan maharanisekolah lentera harapan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kisah Mahar Fantastis Mbah Tarman Berujung Rumit, Akhirnya Terkuak Begini Ceritanya
Next Article Akhir Tahun Mau Liburan? Waspada, La Nina Siap Bawa Hujan Segedhe Gaban

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

RAPAT BERSAMA--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng paparan dalam rapat bersama organisasi perangkat daerah. (bae)

No Debat! Agustina: Lunas Iuran BPJS Jadi Syarat Ikut Tender di Pemkot Semarang

SIDANG TPPU--Gus Yazid terdakwa kasus pencucian uang BUMD Cilacap, digiring dari ruang sidang menuju mobil tahanan. (bae)

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

JALAN--Jalan baru Undip Tembalang. (google earth)

Pemkot Semarang Ikut Terseret, Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan Proyek Jalan Jangli-Undip

Mohammad Saleh Minta Perbaikan Jalan Pantura Barat Dipercepat

Menengok Ulang Kontroversi “Wonderland Indonesia” yang Mengubah Cara Kita Melihat Budaya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

119 SPPG di Jateng Gandeng BUMDes dan Koperasi

Maret 4, 2026
Politik

Drama Pemakzulan Sudewo Gagal Total, Bung!

November 1, 2025
Siswa menyeberang arus sungai yang deras.
Info

Viral! Siswa di Pandeglang Bertaruh Nyawa Lintasi Sungai ke Sekolah

Oktober 27, 2025
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto
Politik

Laskar Cinta Jokowi Desak Prabowo Lengser: “Jika Tak Mampu Lebih Baik Mundur!”

Agustus 29, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Anak Papua Merantau Demi Ilmu, Puan Datang Dengar Cerita
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?