Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Siswa PAUD Diajak Kenal Menabung Sejak Dini
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Siswa PAUD Diajak Kenal Menabung Sejak Dini

Menabung tak perlu menunggu punya banyak uang. Anak-anak PAUD RW 08 Surakarta diajak mengenal kebiasaan menyisihkan uang sejak dini melalui edukasi “Ayo Belajar Menabung” yang digelar mahasiswa KKN-T IDBU 20 Undip dengan cara bermain dan praktik langsung.

T. Budianto
Last updated: Agustus 11, 2026 3:45 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PRAKTIK MENABUNG: Mahasiswa KKN-T IDBU 20 Undip mendampingi anak-anak PAUD RW 08 saat praktik menabung dalam kegiatan “Ayo Belajar Menabung” di Surakarta, belum lama ini. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SURAKARTA– Menabung tak harus menunggu punya banyak uang. Lewat kebiasaan sederhana menyisihkan uang jajan, anak-anak PAUD RW 08 Kota Surakarta mulai dikenalkan pentingnya disiplin dan konsistensi dalam mengelola uang sejak usia dini.

Semangat tersebut dibawa Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IDBU 20 Universitas Diponegoro (Undip) melalui program edukasi “Ayo Belajar Menabung” yang digelar di PAUD RW 08, baru-baru ini.

Kegiatan menyasar anak-anak usia dini dengan cara belajar yang dibuat ringan dan menyenangkan. Alih-alih mengenalkan konsep keuangan yang rumit, mahasiswa KKN mengajak anak belajar melalui cerita, permainan, bernyanyi, media visual, hingga praktik langsung.

Dosen Pendamping Lapangan (DPL) KKN-T IDBU 20 Undip, Agung Budiatmo, S.Sos., M.M., mengatakan edukasi menabung sejak dini bukan semata-mata soal mengajarkan anak mengenal uang.

Baca juga: Undip Kembangkan Sentra Domba Terpadu di Desa Tumbrep

“Yang kita tanamkan kepada anak-anak bukan soal seberapa banyak uang yang bisa mereka tabung, tetapi kebiasaan menyisihkan dan mengelola apa yang mereka miliki. Dari situ anak belajar disiplin, sabar, dan memahami bahwa sesuatu yang kecil kalau dilakukan secara konsisten bisa memberikan hasil,” ujar Agung.

Menurutnya, metode pembelajaran juga perlu menyesuaikan karakter anak usia PAUD. Anak akan lebih mudah menerima pesan ketika proses belajar dikemas seperti aktivitas bermain.

“Untuk anak usia PAUD, pembelajaran harus dibuat menyenangkan. Ketika mereka bisa bermain, mewarnai, bernyanyi, sekaligus mempraktikkan langsung, pesan yang disampaikan akan lebih mudah mereka ingat,” katanya.

Kegiatan diawali dengan sambutan Ika, guru PAUD RW 08. Ia mengapresiasi kepedulian mahasiswa KKN dalam mengenalkan kebiasaan menabung kepada anak-anak.

Ia berharap kegiatan tersebut menjadi pengalaman awal bagi anak untuk mengenal budaya menabung sekaligus membiasakannya dalam kehidupan sehari-hari.

Komitmen Dukungan

Sementara itu, Koordinator Tim KKN-T IDBU 20 memperkenalkan berbagai program kerja mahasiswa selama masa KKN sekaligus menyampaikan komitmen untuk ikut mendukung pendidikan anak usia dini di lingkungan PAUD RW 08.

Memasuki sesi utama, anak-anak diajak mengenal pengertian menabung, manfaatnya, serta cara sederhana menyisihkan uang jajan. Materi disampaikan menggunakan bahasa yang mudah dipahami dan dibantu media visual agar lebih menarik perhatian.

Tak berhenti pada teori, mahasiswa kemudian mengajak anak-anak melakukan praktik menggunakan prototipe celengan sederhana yang telah disiapkan khusus untuk kegiatan tersebut.

Baca juga: Mahasiswa Undip Ubah Jerami Jadi Pakan Kaya Gizi

Satu per satu, anak diajak memasukkan koin maupun uang kertas ke dalam celengan. Dari praktik tersebut, mereka dikenalkan pada konsep sederhana bahwa uang yang dikumpulkan sedikit demi sedikit lama-kelamaan dapat menjadi jumlah yang lebih besar.

Dengan cara tersebut, menabung tidak diperkenalkan sebagai sesuatu yang rumit atau harus dilakukan dengan uang dalam jumlah besar. Anak cukup belajar dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara rutin.

Pada akhirnya, celengan mungkin hanya sebuah wadah kecil. Namun dari benda sederhana itu, anak-anak sedang belajar satu hal yang cukup besar: kalau uang jajan saja bisa disisihkan, kebiasaan baik juga seharusnya jangan selalu disisakan. (tebe)

You Might Also Like

Di Ujung Lereng Merapi, Anak-Anak Ini Cuma Punya Satu Pilihan Sekolah

Biaya Sekolah SD Ugal-ugalan, Butuh Regulasi Batas Atas-Bawah

KNPI dan Kesbangpol Semarang Hadirkan Forum Debat Kekinian, Mahasiswa Bicara Tanpa Batas

Nawal Yasin Ajak Pesantren Hidupkan Lagi “DNA Literasi”

Marak Kekerasan Seksual di Institusi Pendidikan, SASV Gemas UIN Walisongo Respons Keras

TAGGED:fisip undipkknt 20undip
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pemkot Buka Layanan Skrining Kanker Payudara Gratis
Next Article Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Yuliyanto. (dul) Ekshumasi Jadi Kunci Sibak Misteri Kematian, Makam Sutrimo Dijaga Polisi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pelaku Kekerasan Seksual Anak Mayoritas Orang Terdekat

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Yuliyanto. (dul)

Ekshumasi Jadi Kunci Sibak Misteri Kematian, Makam Sutrimo Dijaga Polisi

Siswa PAUD Diajak Kenal Menabung Sejak Dini

Pemkot Buka Layanan Skrining Kanker Payudara Gratis

TES UKBI--Siswa SMAN 6 Semarang sedang mengikuti Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) yang digelar secara kolektif di aula sekolah, Selasa (11/8/2026). (bae)

SMAN 6 Semarang Jadi Sekolah Pertama Gelar UKBI 2026

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi korban pelecehan atau kekerasan seksual.
Pendidikan

Kasus UI Jadi Alarm Keras! UIN Walisongo Gas Penyadaran Kolektif Cegah Kekerasan Seksual

April 16, 2026
Surat perjanjian program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berisi klausul “tanggung risiko sendiri” bikin geger netizen. Dari risiko keracunan hingga denda Rp80 ribu untuk wadah makan hilang, semuanya dibebankan ke orang tua. Foto: dok
InfoPendidikan

Surat Sakti MBG: Orang Tua Tanggung Risiko, Negara Cuci Tangan?

September 17, 2025
Pendidikan

Ya Ampun.. Sekolah Negeri Disegel, Anak-Anak Belajar di Tenda

Oktober 21, 2025
Pendidikan

Tim KKN-T Undip 21 Dorong Petani Gedong Ciptakan Produk Inovasi Kopi

Agustus 2, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Siswa PAUD Diajak Kenal Menabung Sejak Dini
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?