Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ekshumasi Jadi Kunci Sibak Misteri Kematian, Makam Sutrimo Dijaga Polisi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Ekshumasi Jadi Kunci Sibak Misteri Kematian, Makam Sutrimo Dijaga Polisi

R. Izra
Last updated: Agustus 11, 2026 4:23 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Yuliyanto. (dul)
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Yuliyanto. (dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Kematian Sutrimo, penjaga rumah eks-Jampidsus Febrie Adriansyah, masih menyimpan misteri yang belum menampakkan tanda-tanda akan terpecahkan.

Polisi menyebut, ekshumasi atau penggalian kembali makam Sutrimo untuk membedah jasad korban menjadi kunci menemukan titik terang.

Jelang rencana ekshumasi, makam Sutrimo di Kabupaten Banyumas kini dijaga ketat polisi.

Bacaaja: Kepala Rumah Tangga Eks-Jampidsus Febrie Tewas Misterius, Sengaja Dihabisi?
Bacaaja: Kasus Kematian Sutrimo Penjaga Rumah Febrie Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya, Keluarga Curigai Hal Ini

Sampai sekarang belum ada kepastian kapan ekshumasi dilakukan. Polda Jateng masih menunggu koordinasi dengan Polda Metro Jaya. Nantinya, Polda Metro Jaya yang menangani perkara tersebut karena lokasi kematian Sutrimo berada di wilayah hukumnya.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Yuliyanto mengatakan, ekshumasi bisa menjadi salah satu langkah untuk memastikan penyebab kematian.

“Untuk sementara ini karena ini adalah bukti penting untuk bisa mengetahui kejelasan dari peristiwa tersebut, maka Polresta Banyumas akan intensif untuk menjaga makam,” ujar Yuliyanto, Senin (10/8/2026).

Ekshumasi nantinya tidak dilakukan sembarangan. Polisi akan melibatkan tenaga ahli. Termasuk dokter yang memang memiliki kompetensi untuk melakukan pemeriksaan jenazah.

Hasil pemeriksaan kemudian akan diuji di laboratorium yang kompeten.

“Para dokter yang memang sudah terbiasa dan mempunyai kompetensi untuk melaksanakan ekshumasi. Hasil dari ekshumasi nanti akan diuji kembali di laboratorium yang kompeten,” jelas Yuliyanto.

Polda Jateng dan Polresta Banyumas juga siap membantu proses tersebut jika diminta Polda Metro Jaya.

Keluarga Bisa Dapat Perlindungan

Polisi juga membuka kemungkinan perlindungan bagi keluarga maupun saksi yang merasa mendapat ancaman.

Menurut Yuliyanto, pihak yang merasa terancam bisa mengajukan perlindungan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Pengajuan bisa dilakukan oleh pihak yang bersangkutan maupun melalui penyidik.

“Kalau merasa dalam kondisi terancam jiwanya akibat tekanan atau mungkin ancaman, bisa saja mengajukan ke LPSK,” katanya.

Keluarga Sutrimo sebelumnya mempertanyakan kematian almarhum. Mereka ingin mendapat penjelasan atas berbagai informasi yang muncul setelah Sutrimo meninggal. (dul)

You Might Also Like

Kasus Kematian Dosen Untag Banyak Kejanggalan, Ini Kata Petir

PTUN Semarang Punya Layanan Gratis, Warga Kurang Mampu Bisa Gugat Tanpa Keluar Uang

Gegara Game Roblox, Emosi Meledak, Bocah 9 Tahun Serang Adik

Cuma Pakai Sandal ke KPK, Sudewo Ditetapkan sebagai Tersangka bersama 3 Orang Lainnya?

Berangkat Ngajar, Guru Honorer Malah Jadi Korban Penganiayaan Aparat Desa

TAGGED:banyumasekshumasifebrie adriansyahmakam sutrimopenjaga rumahpolda metro jayapolresta banyumas
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Siswa PAUD Diajak Kenal Menabung Sejak Dini
Next Article Pelaku Kekerasan Seksual Anak Mayoritas Orang Terdekat

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kemenkum Jateng Dorong Pelaku Usaha Tak Asal Pilih Merek

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Kawasan Pecinan Semarang

Sekda Banyumas Mundur Usai Diperiksa KPK

ILUSTRASI KERACUNAN MBG: Anggota TNI dan Polri mengevakuasi salah satu siswa yang diduga keracunan MBG di SMA 2 Kudus, Kamis, (29/1/2026). (Foto: Ist)

Korban Keracunan MBG di Batang Terus Meningkat Capai 498 Orang, Masih Bisa Tambah Lagi

Kemarau Makin Seret, Polres Banjarnegara Kirim 25 Ribu Liter

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

TERDAKWA KORUPSI--Bupati Pati nonaktif, Sudewo, memberi keterangan pers usia jalani sidang kasus korupsi, Rabu (22/7/2026). (bae)
Hukum

Sudewo Serang Haryanto dalam Kasus Korupsi Jual-Beli Jabatan: “Sebelumnya Kan Jelas”

Juli 23, 2026
Info

Satu Desa Heboh, Sembilan Perangkat Resmi Dicoret Kades

Januari 4, 2026
Iskandar, dukun pengganda uang asal Pemalang kembali beraksi. Dia kembali digelandang polisi setelah membunuh kliennya, pasutri asal Pemalang. Foto: Bae
Hukum

Dukun Iskandar Comeback: Duit Nggak Nambah, Korban Bertambah

Agustus 20, 2025
KASUS TPPU--Tim jaksa penuntut umum (sisi kiri) mengikuti sidang kasus TPPU dengan terdakwa Gus Yazid (kemeja hijau), di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (9/9/2026). (bae)
Hukum

Jaksa Tak Terima Gus Yazid Dihukum Ringan Setahun Bui, Nyatakan Banding

September 17, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ekshumasi Jadi Kunci Sibak Misteri Kematian, Makam Sutrimo Dijaga Polisi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?