Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Satu Desa Heboh, Sembilan Perangkat Resmi Dicoret Kades
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Satu Desa Heboh, Sembilan Perangkat Resmi Dicoret Kades

Pemberhentian itu tertuang dalam sembilan Surat Keputusan berbeda, masing-masing bernomor 001 sampai 009. Isinya tegas: Pemberhentian Tidak Dengan Hormat untuk seluruh perangkat yang dimaksud.

Nugroho P.
Last updated: Januari 4, 2026 7:58 pm
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
ilustrasi Kepala Desa
SHARE

BACAAJA, BANYUMAS – Suasana Desa Klapagading Kulon, Kecamatan Wangon, mendadak jadi sorotan. Kepala desa setempat, Karsono, resmi memberhentikan sembilan perangkat desa sekaligus lewat keputusan yang diteken pada Jumat (2/1/2025). Langkah ini langsung bikin suasana desa ramai dibicarakan.

Pemberhentian itu tertuang dalam sembilan Surat Keputusan berbeda, masing-masing bernomor 001 sampai 009. Isinya tegas: Pemberhentian Tidak Dengan Hormat untuk seluruh perangkat yang dimaksud.

Meski begitu, Karsono memastikan roda pelayanan ke warga tak bakal mandek. Ia mengaku sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Wangon untuk mengisi kekosongan sementara di struktur desa.

Untuk jangka pendek, pelayanan akan dibantu warga yang punya kemampuan di bidang teknologi informasi. Cara ini dipilih supaya urusan administrasi tetap jalan tanpa harus menunggu proses pengisian perangkat definitif.

“Kami koordinasi dengan Pak Camat. Sambil jalan, kami minta bantuan masyarakat yang paham IT agar pelayanan tetap berjalan,” kata Karsono, Minggu (4/1/2026).

Karsono juga menegaskan, proses pengisian perangkat desa ke depan bakal dilakukan sesuai aturan yang berlaku. Semua tahapan, kata dia, sudah dipersiapkan dan tidak akan melenceng dari prosedur.

Di sisi lain, salah satu perangkat yang diberhentikan, Sodikin, memilih irit bicara. Mantan Kepala Dusun II itu mengaku belum ingin menanggapi keputusan yang sudah diambil kepala desa.

“Saya belum ingin menanggapi terlebih dahulu,” ujarnya singkat.

Beberapa perangkat desa lain yang ikut diberhentikan menyampaikan sikap serupa. Mereka menyebut selama ini hanya menjalankan tugas sesuai arahan instansi pembina.

Menurut mereka, aktivitas pemerintahan desa yang dijalankan selama ini berlandaskan petunjuk dari Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Banyumas. Situasi ini pun masih menyisakan tanda tanya dan terus jadi perhatian warga sekitar. (*)

You Might Also Like

Nunggak Sewa Rusun, 62 Penghuni Dipanggil Satpol PP

Gus Dur Jadi Pahlawan Bukan karena Pernah Jadi Presiden!

Seputar Banjir Semarang: Maryam Hanyut Terseret Arus, Tanggul Mangkang Jebol

Berkas Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Masuk Tipikor Semarang

Cemburu Meledak di Kalibening, Pelajar Dihajar Sampai Parah

TAGGED:banyumaskadeskepala desaperangkat desa
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi petugas pemadam kebakaran (Damkar) berupaya memadamkan api. Kebakaran Sering Terjadi di Cilacap, 109 Kejadian Setahun
Next Article Drama CEO Miskin Mendadak Dilarang, Netizen Auto Kaget

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

DISKON HUKUMAN--Gubernur Jateng menyerahkan SK remisi bagi warga binaan, Senin (17/8/2026). (ist)

9.551 Napi di Jateng Dapat Diskon Hukuman saat HUT Ke-81 RI

Krisis Identitas dan Finansial Lansia Non-Pegawai

SINDIR PEMERINTAH--Warga Kandri saat upacata HUT RI cosplay mengkritik ucapan Prabowo soal pengupas bawang. (bae)

Warga Kandri Cosplay Jadi Juragan Bawang saat HUT RI, Sindir Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu

BANGUNAN ROBOH - Sebuah bangunan di NTT roboh setelah diguncang gempa berkekuatan Magnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8/2026).

Update Gempa NTT: BNPB Nyatakan Korban Tewas Bertambah Jadi 68 Jiwa

UPACARA UNIK--Emak-emak Kampung Gang Presiden, Kelurahan Ngijo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, mengenakan kostum daur ulang sampah plastik saat menggelar upacara bendera HUT Kemerderkaan ke-81 Republik Indonesia (RI), Senin (17/8/2026). (ist)

Bukan Upacara Biasa! Emak-emak Gang Presiden Puntan Pakai Kostum Daur Ulang Sampah

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Tiga Nyawa Melayang, KA Taksaka Hantam Motor Terobos Palang Kereta di Kebumen

Juni 21, 2026
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (tengah) di Stasiun Bekasi Timur, mengecek kecelakaan Kereta Argo Bromo Anggrak dan KRL Commuter.
Info

Update Kecelakaan KRL Vs Argo Bromo: 7 Korban Tewas, Masih Ada Penumpang Terjepit

April 28, 2026
Ekonomi

Semarang Nggak Mau Ada Warga Lapar

Oktober 24, 2025
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto.
Info

Mendes Minta Warga Ikhlaskan Lahan untuk Bangun Koperasi Desa Merah Putih

Desember 22, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Satu Desa Heboh, Sembilan Perangkat Resmi Dicoret Kades
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?