Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Gegara Rebutan Air, Warga Sragen Tewas Ditikam Tetangga saat Joging
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Gegara Rebutan Air, Warga Sragen Tewas Ditikam Tetangga saat Joging

R. Izra
Last updated: September 13, 2026 8:13 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
KAMAR MAYAT - Korban tewas diantar ke ruang jenazah. (grafis/wahyu)
KAMAR MAYAT - Korban tewas diantar ke ruang jenazah. (grafis/wahyu)
SHARE

BACAAJA, SRAGEN – Joging adalah aktivitas yang baik untuk kesehatan tubuh. Namun, saat hari apes tiba, aktivitas itu bisa berbuah petaka.

Seperti yang dialami oleh Ngadiman (65), warga Dukuh Masaran RT 31, Desa Masaran, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen. Ia tewas ditikam tetangga saat joging pada Minggu (13/9/2026).

Korban diserang oleh pelaku, seorang tetangganya sendiri berinisial S (25), saat joging di jalan kampung mereka.

Setelah aksi sadis itu, pelaku ditangkap polisi di rumah tanpa perlawanan.

Diduga berawal dari cekcok di sawah

Kasus tersebut diduga dipicu perselisihan antara korban dan pelaku terkait batas lahan serta rebutan air sawah.

Perselisihan itu disebut sempat memanas beberapa hari sebelum kejadian. Polisi menduga pelaku menyimpan sakit hati setelah terjadi cekcok di area persawahan.

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari mengatakan motif tersebut masih menjadi dugaan sementara dan terus didalami.

“Motif sementara pelaku melakukan aksinya itu dipicu perselisihan batas dan pengairan sawah irigasi. Sakit hati atas ucapan korban saat cekcok di sawah,” ujarnya.

Kapolsek Masaran AKP Priyatno mengatakan polisi langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan kejadian.

Pelaku kemudian berhasil diamankan di rumah tanpa melakukan perlawanan.

“Kami mendapati adanya peristiwa tersebut langsung menuju lokasi kejadian. Kasus ini sedang ditangani polisi dan pelaku sudah diamankan tanpa perlawanan di rumahnya,” kata Priyatno.

Lokasi kejadian juga telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan.

Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Dr. Moewardi Solo untuk proses autopsi.

Satreskrim Polsek Masaran bersama Polres Sragen masih memeriksa sejumlah saksi dan pelaku.

Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui secara utuh apa yang terjadi sebelum insiden tersebut.

“Kami mintai keterangan saksi untuk mengetahui apa yang terjadi sebelum peristiwa ini,” ujar Priyatno.

Pelaku beserta barang bukti juga telah dibawa ke Mapolres Sragen untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi masih mendalami rangkaian perselisihan antara korban dan pelaku sebelum kejadian untuk memastikan motif serta kronologi kasus tersebut. (*)

You Might Also Like

Gunung Andong Libur Selama Ramadan

Kiai Cabul Semarang Abah Khan Dituntut 8 Tahun 6 Bulan Penjara

Geger PBJS Kesehatan Warga Miskin, Dirut Buka Suara: yang Nonaktifkan PBI Kemensos

Kota Lama Lagi Viral di Dunia Nyata: Wisatawan Meledak, Semua Hotel Nyaris Full!

Pasar Maling Naik Kelas, Disiapkan Jadi Tempat Nongkrong

TAGGED:headlineirigasijogingrebutan airtewaswarga sragen
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Usai Pembukaan MTQ, Simpang Lima Langsung Dibersihkan
Next Article Limbah Batu Bara Bakal Dipakai Bangun Giant Sea Wall di Kendal, Ini Alasannya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Bolehkah Seragam Kerja Buat Sholat? Ini Jawaban Gus Baha

Karhutla Hanguskan 29 Ribu Hektare, 20 Korporasi Tersangka

Solar Subsidi Disedot dari Sopir Truk, 1.110 Liter Disita

178 Kursi Kades Ngawi Segera Diperebutkan, Pemkab Siapkan Rp20 Miliar!

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Jawa Tengah, Nadi Santoso, saat ditemui di kantornya, Kamis (29/10/2026). (dul)

Berapa Estimasi Biaya Pilkades di Jateng? Fantastis, Capai Miliaran Rupiah

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Rumah Ono Surono Disisir KPK, Kasus Ijon Bekasi Makin Panas

April 1, 2026
Ekonomi

Semarang Nggak Mau Ada Warga Lapar

Oktober 24, 2025
RICUH--Massa pendukung Bupati Sudewo tampak menunjuk-nunjuk jaksa KPK usai sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (21/9/2026). (bae)
Hukum

Pendukung Sudewo Ngamuk, Berusaha Serang Jaksa di Ruang Sidang

September 21, 2026
Ilustrasi petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT).
Hukum

Bupati Sukoharjo Terjaring OTT KPK, Diperiksa Semalam Suntuk di Mapolresta Solo

Juli 10, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gegara Rebutan Air, Warga Sragen Tewas Ditikam Tetangga saat Joging
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?