Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pendukung Sudewo Ngamuk, Berusaha Serang Jaksa di Ruang Sidang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Pendukung Sudewo Ngamuk, Berusaha Serang Jaksa di Ruang Sidang

R. Izra
Last updated: September 21, 2026 3:07 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
RICUH--Massa pendukung Bupati Sudewo tampak menunjuk-nunjuk jaksa KPK usai sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (21/9/2026). (bae)
RICUH--Massa pendukung Bupati Sudewo tampak menunjuk-nunjuk jaksa KPK usai sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (21/9/2026). (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Suasana ruang sidang Pengadilan Tipikor Semarang memanas setelah sidang tuntutan Bupati Pati nonaktif Sudewo ditutup, Senin (21/9/2026).

Usai majelis hakim menutup persidangan, massa pendukung Sudewo tak kunjung meninggalkan ruang sidang. Di sisi lain, para jaksa KPK masih tetap duduk di tempatnya sembari menunggu kondisi ruangan lebih sepi.

Situasi kemudian berubah tegang. Sejumlah pendukung, terutama ibu-ibu, mulai berteriak menyampaikan keberatan atas tuntutan 8 tahun 6 bulan penjara terhadap Sudewo.

“Kok bisa dituntut tinggi, Bapak itu tidak bersalah,” teriak seorang perempuan dari barisan pendukung Sudewo.

Bacaaja: Pendukung Sudewo Usir Massa Kontra, Sempat Jotos-jotosan
Bacaaja: BREAKING NEWS: Bupati Pati Sudewo Dituntut 8,5 Tahun dan Bayar UP Rp3,6 Miliar

Beberapa ibu-ibu terlihat meluapkan emosi. Sejumlah pendukung laki-laki juga tampak berapi-api dan menunjuk-nunjuk ke arah jaksa yang masih berada di tempat duduknya.

Situasi semakin ramai ketika sebagian massa menaiki kursi. Suara gebrakan kursi terdengar beberapa kali di dalam ruang sidang.

Massa kemudian bergerak mendekati tempat duduk jaksa KPK. Posisi mereka terhalang pagar pembatas yang memisahkan area pengunjung dengan meja penuntut umum.

Namun pagar pembatas tersebut ikut terdorong hingga rusak. Sejumlah bagian pagar bahkan terlepas dari tempatnya karena pakunya copot.

Kericuhan juga berdampak pada peralatan milik KPK. Kamera yang berada di dalam ruang sidang dilaporkan ikut mengalami kerusakan.

Tak lama berselang, sejumlah polisi dengan tameng masuk ke ruang sidang. Aparat langsung membuat pengamanan di sekitar jaksa KPK.

Para jaksa kemudian diamankan polisi melalui pintu bagian dalam menuju area belakang pengadilan. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah mereka berhadapan langsung dengan massa pendukung Sudewo.

Sebelumnya, dalam sidang tersebut jaksa KPK menuntut Sudewo 8 tahun 6 bulan penjara, denda Rp300 juta, serta uang pengganti Rp3,676 miliar dalam perkara dugaan korupsi proyek DJKA dan pemerasan calon perangkat desa di Pati. (bae)

You Might Also Like

Udara Sekitar TPA Jatibarang Terdampak Polusi

KPAI bakal Laporkan Gus Elham ke Polisi: Ini Masalah Serius, Bukan Khilaf

Pengamat: ‘Perang’ Antaraparat Untungkan Publik, tapi Bikin Was-was

Pelatih Valencia dan 2 Anaknya Masih Hilang, Dubes Spanyol Minta Indonesia Lanjutkan Pencarian

Tren Positif Berlanjut, Gol Telat Hari Nur Selamatkan PSIS

TAGGED:bupati patiheadlinejaksa kpkpendukung sudewopendukung sudewo ngamuksidang tuntutansudewo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid. Nusron Ngaku Mundur dari Pengurus Golkar
Next Article SIDANG TUNTUTAN--Bupati Pati Sudewo (memakai rompi tahanan) berjalan menuju mobil tahanan usai mengikuti sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (21/9/2026). (bae) Sudewo Gak Bisa Jadi Pejabat Lagi? KPK Tambahkan Tuntutan Pencabutan Hak Dipilih

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ditanya Penyadapan Listyo Sigit, Jokowi Pilih Diam

Dari SBY hingga Macron, Deretan Pemimpin Dunia yang Pernah Disadap

Semarang Bakal Punya Festival Sastra Besar, Agustina Ingin Puisi Turun ke Jalan

Modal Rp3 Juta, Film Siswa Pandanarum Go Internasional

BINCANG SASTRA - Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS), Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), menggelar Seminar Nasional Literasi (Semitra) X secara daring pada Rabu (4/11/2026).

Sastra Indonesia Bisa Mendunia? Semitra X UPGRIS Ungkap Strateginya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

APBD 2027 Bukan Uang Pribadi, Sekda Jateng Ingatkan Pejabat Jangan Nekat

Oktober 31, 2026
Hukum

Jualan Bahan Petasan di TikTok, Pelaku Dibekuk di Jatim

Maret 30, 2026
Ekonomi

Gus Yasin Ajak Perbankan di Jateng Ikut “Patungan Sosial” Lewat Wakaf

Maret 12, 2026
BEM BERSATU - Sejumlah civitas akademika kampus ramai-ramai membantah terlibat dalam koalisi mahasiswa tandingan: BEM Bersatu. (ist)
Info

Siapa Dalang BEM Bersatu? Mendedah Kebohongan, Kampus Ramai-ramai Bantah Kirim Perwakilan

Juni 18, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pendukung Sudewo Ngamuk, Berusaha Serang Jaksa di Ruang Sidang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?