Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Diburu Semalaman, Akhirnya.. Silmy Datangi Gedung KPK
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Diburu Semalaman, Akhirnya.. Silmy Datangi Gedung KPK

Kedatangan Silmy menjadi salah satu momen yang paling ditunggu sejak KPK menggelar operasi senyap terkait dugaan praktik korupsi dalam pengurusan dokumen keimigrasian. Nama Silmy sebelumnya ramai disebut karena masuk dalam daftar pihak yang ingin dimintai keterangan oleh penyidik setelah OTT berlangsung di wilayah Jakarta Barat.

Nugroho P.
Last updated: Juni 4, 2026 7:35 am
By Nugroho P.
6 Min Read
Share
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim, akhirnya mendatangi Gedung Merah Putih KPK pada Rabu malam, 3 Juni 2026.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Drama Operasi Tangkap Tangan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi di lingkungan Imigrasi terus bergulir dan menyita perhatian publik. Setelah sejumlah pihak diamankan dalam operasi yang berlangsung sejak awal pekan, sorotan kini tertuju kepada Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim, yang akhirnya mendatangi Gedung Merah Putih KPK pada Rabu malam, 3 Juni 2026.

Kedatangan Silmy menjadi salah satu momen yang paling ditunggu sejak KPK menggelar operasi senyap terkait dugaan praktik korupsi dalam pengurusan dokumen keimigrasian. Nama Silmy sebelumnya ramai disebut karena masuk dalam daftar pihak yang ingin dimintai keterangan oleh penyidik setelah OTT berlangsung di wilayah Jakarta Barat.

Pantauan di lokasi menunjukkan suasana cukup ramai ketika Silmy tiba sekitar pukul 22.32 WIB. Mengenakan kemeja batik, mantan Direktur Jenderal Imigrasi itu datang dengan pengawalan sejumlah petugas keamanan yang langsung mengiringinya menuju area gedung KPK.

Kehadiran Silmy sontak menjadi perhatian para wartawan yang sejak sore menunggu perkembangan terbaru kasus tersebut. Berbagai pertanyaan langsung diarahkan kepadanya begitu turun dari kendaraan, mulai dari soal OTT hingga kaitannya dengan pejabat imigrasi yang telah diamankan penyidik.

Namun Silmy memilih tidak banyak berbicara. Ia hanya memberikan jawaban singkat ketika ditanya mengenai aktivitasnya setelah kasus tersebut mencuat dan dirinya sempat menjadi sorotan publik. Tidak ada penjelasan panjang ataupun tanggapan rinci terkait perkara yang sedang ditangani lembaga antirasuah itu.

Di tengah kerumunan awak media, sempat terjadi ketegangan kecil. Beberapa pengawal yang mendampingi Silmy terlihat berusaha membatasi akses wartawan yang ingin mengambil gambar maupun meminta keterangan. Situasi sempat memanas dan menimbulkan keributan sebelum akhirnya kembali terkendali.

Setelah melewati area lobi, Silmy langsung menuju ruang pemeriksaan di lantai dua Gedung KPK. Hingga malam hari, proses pemeriksaan masih berlangsung dan penyidik terus mendalami sejumlah informasi yang berkaitan dengan operasi tangkap tangan tersebut.

Kasus ini sendiri bermula dari OTT yang dilakukan KPK pada 2 hingga 3 Juni 2026 di kawasan Jakarta Barat. Dalam operasi itu, belasan orang diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan praktik korupsi yang melibatkan layanan keimigrasian.

Sebagian pihak yang terjaring operasi telah lebih dulu dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta Selatan. Mereka diperiksa secara intensif guna mengungkap dugaan aliran dana dan pihak-pihak yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.

Selain mengamankan sejumlah orang, KPK juga menyita berbagai barang yang diduga berkaitan dengan kasus yang sedang diusut. Penyitaan dilakukan sebagai bagian dari proses pengumpulan alat bukti untuk memperkuat konstruksi perkara.

Deretan kendaraan menjadi salah satu barang yang menarik perhatian publik. Sedikitnya empat mobil, sembilan sepeda motor, dan tujuh sepeda diamankan penyidik dari sejumlah lokasi yang berkaitan dengan operasi tersebut.

Seluruh kendaraan itu kemudian dibawa ke kantor KPK menggunakan jasa towing. Proses pengangkutan berlangsung hingga malam hari dan menjadi tontonan warga yang berada di sekitar kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Tak hanya kendaraan, penyidik juga mengamankan sejumlah aset lain yang nilainya diperkirakan cukup besar. Di antaranya terdapat mata uang asing berupa dolar Singapura dan dolar Amerika Serikat yang ditemukan selama proses OTT berlangsung.

Selain valas, logam mulia berupa emas juga turut diamankan. Meski demikian, hingga kini KPK belum merinci jumlah pasti aset yang berhasil disita maupun nilai total barang bukti yang telah dikumpulkan.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa operasi tersebut berkaitan dengan dugaan praktik pengurusan izin tinggal bagi warga negara asing yang berada di Indonesia. Dugaan penyimpangan itu menjadi fokus utama penyelidikan yang sedang berjalan.

Menurut Budi, perkara ini tidak sesederhana pengurusan administrasi biasa. Dalam sejumlah kasus, proses penerbitan izin tinggal dapat melibatkan pihak ketiga atau perantara yang bertugas mengurus dokumen atas nama pemohon.

Karena itu, penyidik masih menelusuri siapa saja yang berperan dalam rantai pengurusan dokumen tersebut. KPK belum menutup kemungkinan adanya pihak lain yang nantinya ikut dimintai keterangan ataupun diperiksa lebih lanjut.

Publik juga masih menunggu jawaban mengenai apakah terdapat warga negara asing yang ikut diamankan dalam operasi tersebut. Pertanyaan itu muncul karena perkara yang sedang diselidiki berkaitan langsung dengan layanan izin tinggal bagi WNA.

Saat ditanya mengenai hal tersebut, pihak KPK memilih belum membuka seluruh detail kasus. Penyidik beralasan proses pemeriksaan masih berlangsung dan informasi lengkap akan disampaikan setelah konstruksi perkara tersusun secara utuh.

Kasus ini menjadi perhatian luas karena menyangkut sektor pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan aktivitas warga negara asing di Indonesia. Apalagi, perkara tersebut menyeret nama-nama penting di lingkungan imigrasi yang selama ini memiliki kewenangan dalam pengurusan dokumen keimigrasian.

Sementara itu, kehadiran Silmy Karim di Gedung KPK pada malam hari menambah babak baru dalam kasus yang tengah menjadi sorotan nasional. Dengan pemeriksaan yang masih berlangsung dan sejumlah barang bukti yang telah diamankan, publik kini menunggu langkah berikutnya dari KPK untuk mengungkap secara terang siapa saja yang bertanggung jawab dalam dugaan praktik korupsi pengurusan izin tinggal warga negara asing tersebut. (*)

You Might Also Like

Gerakan “Ibu Jogo Anak” Resmi Digas: Saatnya Emak-Emak Turun Tangan Lawan Radikalisme Online!

Miris, Ratusan Perempuan dan Anak di Jateng Alami Kekerasan pada 2025

186 Napi Perempuan Semarang Dapat Remisi, Satu Langsung Bebas

Brigadir Ade Pembunuh Bayi Kandung Dituntut 14 Tahun

Tumpukan Uang Kejagung Dipamerkan, Kerja Nyata atau Pencitraan?

TAGGED:OTT KPKsimy salimwamen silmy salim
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Sudah Disiarkan Wafat, Kakek di Demak Bangun Pas Dimandikan, Eh Meninggal Lagi
Next Article Kedekatan Prabowo Dadan Ternyata Hanya Bermula dari Cemara Udang Layu

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Hari Nur Kembali Pakai Seragam PSIS

DPRD Serahkan Aspirasi Warga ke Pemkot Semarang

Hilangnya Kepercayaan Rakyat Kepada Negara

BERI KETERAGAN - Kepala Dinkes Semarang, Abdul hakam, memberi keterangan kepada sejumlah awak media. (dul)

LIDYA DIMARI Jadi Andalan, Pasien HIV dari Luar Kota Ikut Berobat ke Semarang

TANTANG JAKSA--Gus Yazid menantang jaksa menghadirkan Sri Mulyani hingga Prabowo di sidang kasus TPPU jual beli lahan Cilacap, Rabu (3/7/2026). (bae)

Ngamuk di Tipikor Semarang, Gus Yazid Seret Nama Prabowo dan Sri Mulyani

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Ikuti Tren Jualan Miras Online, Eh Kena Tangkap Satpol PP

Oktober 1, 2025
Hukum

Nasib Bupati Bekasi: Ngilang 2 Hari, Begitu Muncul Langsung Di-OTT KPK bareng Ayahnya

Desember 19, 2025
Hukum

Noel Tuding KPK Konten Kreator, “Hukum Mati Saya Kalau Terbukti Korupsi”

Januari 26, 2026
Ilustrasi penangkapan tersangka.
Hukum

14 Anak di Magelang Diduga Korban Salah Tangkap, Disiksa Biar Ngaku Ikut Demo

Oktober 10, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Diburu Semalaman, Akhirnya.. Silmy Datangi Gedung KPK
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?