Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kasus Kematian Dosen Untag Banyak Kejanggalan, Ini Kata Petir
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Kasus Kematian Dosen Untag Banyak Kejanggalan, Ini Kata Petir

Kasus kematian dosen Untag, Livi, dirasa banyak kejanggalan. Kuasa hukum keluarga korban, Zainal Petir, ngungkapin beberapa di antaranya.

R. Izra
Last updated: November 24, 2025 11:39 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Kisah kematian dosen muda Untag Semarang, Dwinanda Lichia Levi, masih misteri. Keluarga korban masih nunggu hasil autopsi. Tapi sudah ada bisikan awal kalau korban mungkin kena pecah jantung.

Kuasa hukum mereka, Zainal Petir, cerita sambil heran, “Apa ada aktivitas berlebih sebelum dia meninggal?” katanya, Jumat (21/11/2025).

Yang bikin seluruh cerita ini makin janggal, korban ditemukan tanpa busana. Di kamar kostel. Pagi hari. Dan di situ ada AKBP Basuki. Perwira polisi yang sudah punya istri tapi tinggal bareng korban.

Bacaaja: Mahasiswa Untag Kenang Dosen Levi Ceria dan Friendly, Desak Polisi Usut Tuntas

Bacaaja: Propam Dalami Keterlibatan Perwira Polisi di Kasus Dosen Untag

Korban ini sebelumnya memang sakit. Dua hari bolak-balik rumah sakit. Tekanan darahnya sempat nyentuh 190. Gula darahnya sampai 600. Ngeri.

Tapi tetap aja, Mas Zainal curiga. Apa dia minum obat sesuai dokter? Atau disuruh minum obat lain macam obat perangsang atau lainnya yang bikin pecah jantung?

Sisi lain, ada cerita soal foto kondisi korban yang sempat dikirim AKBP Basuki ke keluarga di Purwokerto.

Mas Zainal bilang di foto itu ada bercak di paha dan perut. Tapi budenya belum sempat simpan fotonya, Basuki sudah hapus duluan.

Belum selesai. Basuki sempat minta laptop dan HP korban ke penyidik saat olah TKP. Tentu saja ditolak. Dan menurut Zainal, sikap Basuki saat itu kayak orang panik.

Kata Zainal Petir, “Kami menduga ada yang disembunyikan.”

Keluarga korban juga kaget karena baru tahu kalau nama korban ternyata masuk ke Kartu Keluarga Basuki.
Statusnya family lain. Satu KK berempat: Basuki, istrinya, anaknya, dan korban.

Keluarga minta kasus ini dibuka seterang-terangnya.

Sementara itu, Polda bilang penyelidikan dugaan pidana dan kode etik Basuki jalan bareng.

Basuki sekarang di patsus. Dia diduga punya hubungan dengan korban sejak 2020. Padahal dia jelas-jelas sudah berkeluarga. Dan tinggal serumah sama korban.

Polda juga mengonfirmasi, Basuki ada di kamar saat korban meninggal. Dan dia saksi kunci.
“Iya tahu. Dia saksi kunci,” kata Kombes Artanto.

Kalau kamu ada di posisi keluarganya, kira-kira kamu bakal setenang apa? Dan menurutmu, bagian mana yang paling janggal dari semua ini? (bae)

You Might Also Like

Gara-Gara Speed Trap, Kisruh Anggota DPRD di Medan Berujung Laporan Polisi

JK Geram Tanahnya Diserobot, Menteri ATR Ngaku BPN Salah Fatal

Bareng Buruh dan Ojol, Polisi Banjarnegara Rawat Guyub Kamtibmas

Kasus Kucing Ditendang di Blora Resmi Naik Penyidikan

Idulfitri 2026:  8.872 Warga Binaan di Jateng Terima Remisi Khusus, 57 Langsung Bebas Penjara

TAGGED:dwinanda linchia levikejanggalankematian dosen muda untagpetirzainal petir
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya). Gus Yahya Tolak Mundur, Rapat Alim Ulama: Gak Ada Pemakzulan
Next Article Koh Aming (kepala pelontos) sedang ngobrol bareng Host Lek Slam di Podcast Kerjo Aneh-Aneh yang tayang di kanal Bacaajadotco. (wsn) Koh Aming Jadi Jembatan Teman-teman Tuli ‘Mendengar’

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas. (grafis/wayu)

Kronologi Mobil KH Anwar Zahid Kecelakaan di Bojonegoro, Dihantam Truk saat Menuju Banjarnegara

DEMO--Massa dari kelompok Pati Ora Sepele (POS) berorasi meminta koruptor dihukum berat. (bae)

Bakal Rame Terus Nih Sidang Sudewo, Dikawal Fans dan Haters sampai Vonis

Desa yang Diminta Mandiri, Tetapi Dikunci dari Luar

Jateng Banjir Wisatawan, Diserbu 30,95 Juta Orang Plesiran dalam Tiga Bulan

Ilustrasi polisi sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP.) (grafis/wayu)

Kasus Kematian Sutrimo Penjaga Rumah Febrie Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya, Keluarga Curigai Hal Ini

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi mi yang dicampur bahan pengawet mayat jenis formalin. (grafis/wahyu)
Hukum

Adonan Maut Mi Nyemek Boyolali: 100 Kg Bahan Dicampur 1 Liter Cairan Pengawet Mayat

Maret 12, 2026
Hukum

Guru SLB Yogya Diparkir, Kasusnya Kini Bergulir Serius

Februari 20, 2026
Gedung Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Semarang berdiri megah di Jalan Suratmo Semarang. (bae)
Hukum

Berkas Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Masuk Tipikor Semarang

Juli 16, 2026
JAGA SIDANG--Polisi menjaga pengadilan tempat berlangsungnya sidang perkara korupsi Bupati Sudewo, Senin (6/7/2026). (bae)
Hukum

Polisi Kecele? Full Team Jaga Sidang Sudewo, Ternyata Massa yang Datang Cuma Dikit

Juli 6, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kasus Kematian Dosen Untag Banyak Kejanggalan, Ini Kata Petir
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?