Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kasus Sritex: Ramai-Ramai Teken, Giliran Sidang Cuma Bertiga
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Kasus Sritex: Ramai-Ramai Teken, Giliran Sidang Cuma Bertiga

Kalau urusan tanda tangan rame-rame, giliran masuk pengadilan kok sepi? Pertanyaan itu yang bikin sidang kasus kredit Sritex di Bank BJB jadi agak “nggigit”. Soalnya, kredit yang disetujui puluhan pejabat bank itu sekarang berujung satu cerita: yang duduk di kursi terdakwa cuma segelintir orang.

T. Budianto
Last updated: Januari 20, 2026 7:35 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
KLASTER BJB: Sidang kasus korupsi kredit Sritex klaster Bank BJB di Pengadilan Tipikor, Selasa (20/1/2026). (Foto: bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Dicky Syahbandinata, terdakwa kasus dugaan korupsi kredit PT Sritex, heran. Ia menyinggung fakta bahwa persetujuan kredit di Bank BJB bukan kerja satu orang, tapi hasil rame-rame banyak pejabat.

Masalahnya, yang duduk di kursi terdakwa cuma dia dan dua atasannya. Padahal, kata Dicky, tanda tangan yang meloloskan kredit itu jumlahnya bisa sampai 40 orang dari berbagai divisi. Kegelisahan itu disampaikan langsung Dicky di hadapan majelis hakim, Selasa (20/1/2026). “Kalau yang tanda tangan banyak orang, kenapa hanya saya yang dikasuskan?” ujarnya.

Baca juga: Eksepsi Mentok, Duo Bos Sritex Siap Duduk Manis Dengar Saksi

Penasihat hukumnya, OC Kaligis, ikut angkat suara. Menurut dia, persetujuan kredit Sritex itu bukan keputusan kilat ala bisik-bisik di lorong kantor, tapi lewat proses panjang sesuai aturan perbankan. Kaligis menyebut tanda tangan pejabat bank bukan tempelan belaka.

Hak Veto

Tiap divisi punya hak veto. Satu saja bilang tidak, kredit otomatis mentok. Karena itu, Kaligis heran ketika hukum cuma berhenti di satu nama.

“Kalau karena tanda tangan dia (kliennya) masuk, 40 pejabat lain mestinya masuk semuanya,” katanya, setengah menyindir. Ia menjelaskan, proses kredit berjalan dari bawah ke atas. Divisi risiko menganalisis, divisi korporasi membahas, lalu dibawa ke rapat komite kredit. Dicky, kata Kaligis, bukan pemegang palu terakhir.

Baca juga: Eks Buruh Sritex Bilang Kerja Kurator Lambat Kayak Kura-kura, PN Semarang: Ada Peluang Diganti!

Dalam klaster Bank BJB, ada tiga terdakwa dari internal bank. Selain Dicky, jaksa juga menjerat Yuddy Renaldi, mantan Direktur Utama Bank BJB, dan Beny Ruswandi, mantan Senior Executive Vice President Bisnis Bank BJB. Kasus ini disebut bikin negara boncos Rp671 miliar. (bae)

You Might Also Like

Kades Ungkap Detik-detik Perampokan Rumah Juragan Sate di Boyolali, Satu Anak Tewas

Nggak Mau Kecolongan, Lapas Purwodadi Sidak Kamar Warga Binaan

Jahitan Kasus Sritex Mulai Terurai, Tiga Tersangka Siap Dipermak Tipikor

Ajak Pejabat Intip Lapas, Gubernur Kasih Peringatan Halus

Hakim Tolak Keberatan Prabowo Soal Korupsi Lahan Bulog

TAGGED:bjbkasus sritexpengadilan tipikor
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article OTT Sudewo: Jabatan Desa Diduga Pakai Price List
Next Article Ombak Lagi Ganas, HNSI Jateng: Jangan Pertaruhkan Nyawa

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KAMAR MAYAT - Korban tewas diantar ke ruang jenazah. (grafis/wahyu)

Korban Berjatuhan, Diklatsarmil Calon Manajer KDMP Jalan Terus? Kini 5 Peserta Meninggal Dunia

TAK TERDAFTAR BPJS--Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda, Mohamad Irfan menjelaskan data kepesertaan BPJS dalam rapat koordinasi di Semarang, Kamis (25/6/2026). (bae)

Wah! Ada 458 Ribuan Pekerja Semarang Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

LATIHAN MILITER - Sejumlah calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan calon pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang akan mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad). (DOK. Setjen Infohan Kemhan)

Setelah Kemhan Nyatakan Evaluasi Latsarmil Calon Manajer KDMP, Korban Meninggal Bertambah

RAPAT BERSAMA--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng paparan dalam rapat bersama organisasi perangkat daerah. (bae)

No Debat! Agustina: Lunas Iuran BPJS Jadi Syarat Ikut Tender di Pemkot Semarang

SIDANG TPPU--Gus Yazid terdakwa kasus pencucian uang BUMD Cilacap, digiring dari ruang sidang menuju mobil tahanan. (bae)

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Aipda Robig (berprci), polisi penembak siswa, menyalami ayah korban penembakan, dalam sidang di PN Semarang, Selasa (6/5/2025).
Hukum

Akhirnya Polda Jateng Akui Robig Positif Narkoba: Dicek saat Kondisinya Labil

April 24, 2026
Hukum

Sakit Hati Berujung Pidana Konten Intim Disebar Diam Diam

April 12, 2026
Andrie Yunus bersama Koalisi Masyarakat Sipil menerobos rapat pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI di Hotel Fairmont Jakarta, pada Sabtu (15/3/2025) silam.
Hukum

Pelaku Teror Andrie Yunus Tertangkap: 4 Oknum Intelijen TNI, Mayoritas Perwira dari AL dan AU

Maret 18, 2026
Iskandar, dukun pengganda uang asal Pemalang kembali beraksi. Dia kembali digelandang polisi setelah membunuh kliennya, pasutri asal Pemalang. Foto: Bae
Hukum

Dukun Iskandar Comeback: Duit Nggak Nambah, Korban Bertambah

Agustus 20, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kasus Sritex: Ramai-Ramai Teken, Giliran Sidang Cuma Bertiga
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?