Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ayah Bejat di Banjarnegara Terancam 15 Tahun Bui Usai Coba Habisi Anak Kandung
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Ayah Bejat di Banjarnegara Terancam 15 Tahun Bui Usai Coba Habisi Anak Kandung

Kasus ini pun kini memasuki babak baru. Jaksa Penuntut Umum (JPU) tengah menyiapkan surat dakwaan untuk segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Banjarnegara. Persidangan akan menjadi panggung pembuktian seberapa berat hukuman yang akan dijatuhkan pada tersangka.

Nugroho P.
Last updated: Agustus 20, 2025 9:38 am
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Pelimpahan tersangka AY (peci putih) di Kejari Banjarnegara, Jumat (15/8). Pria ini kini terancam hukuman hingga 15 tahun penjara dan denda Rp5 miliar atas perbuatannya terhadap anak kandung.
SHARE

BACAAJA, BANJARNEGARA – Kasus kejahatan dalam rumah tangga kembali bikin geger. Seorang pria bernama Agus Yudiana alias Yudi bin Suyana resmi diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarnegara usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pencabulan sekaligus percobaan pembunuhan terhadap anak kandungnya sendiri.

Penyerahan tersangka dan barang bukti dilakukan penyidik Polres Banjarnegara pada Jumat (15/8/2025) sekitar pukul 10.00 WIB. Proses tahap II ini berlangsung di kantor Kejari Banjarnegara dengan pengawasan ketat.

Kasi Pidum Kejari Banjarnegara, Teguh Iskandar, yang didampingi Kasi Intelijen Taufik Hidayat, menyebutkan bahwa kasus ini termasuk kategori berat. Dari hasil pemeriksaan, AY dijerat dengan sejumlah pasal mulai dari percobaan pembunuhan, kekerasan dalam rumah tangga, hingga tindak pencabulan terhadap anak.

Pasal yang dikenakan pun tak main-main. AY dijerat Pasal 340 jo Pasal 53 KUHP, Pasal 44 ayat (2) UU KDRT, serta Pasal 76C jo Pasal 80 ayat (2) dan Pasal 76E jo Pasal 82 ayat (1) UU Perlindungan Anak. “Ancaman hukuman bisa sampai 15 tahun penjara dan denda maksimal Rp5 miliar,” tegas Teguh.

Dari pengakuan tersangka, aksi keji itu terjadi pada 5 April 2025. Saat itu, ia mencoba menghabisi nyawa anak kandungnya, ODL (14), dengan cara menyembelih leher korban menggunakan pisau di rumahnya, Dusun Tinembang, Desa Kutawuluh, Kecamatan Purwanegara.

Beruntung, nyawa korban selamat setelah paman dan bibi korban mendobrak pintu kamar. Mereka langsung menghentikan aksi sadis tersangka sebelum terlambat.

Motifnya ternyata dilatarbelakangi rasa marah tersangka karena korban berani menceritakan perbuatan cabul ayahnya kepada sang ibu. Dari hasil penyidikan, AY diketahui sudah mencabuli anaknya sejak 2024 hingga Maret 2025 dengan total sekitar 20 kali.

Kasus ini pun kini memasuki babak baru. Jaksa Penuntut Umum (JPU) tengah menyiapkan surat dakwaan untuk segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Banjarnegara. Persidangan akan menjadi panggung pembuktian seberapa berat hukuman yang akan dijatuhkan pada tersangka.

Sementara itu, Kasi Intelijen Kejari Banjarnegara, Taufik Hidayat, menekankan pentingnya keberanian masyarakat untuk melaporkan tindak kekerasan, terutama yang terjadi di lingkungan keluarga.

“Kasus ini jadi pengingat, jangan pernah ragu melapor kalau melihat atau mengalami kekerasan dalam rumah tangga. Semakin cepat ditangani, semakin kecil kemungkinan jatuh korban lebih banyak,” ungkap Taufik.

Kini, masyarakat Banjarnegara menanti jalannya persidangan yang diprediksi akan menyita perhatian publik. Kasus AY bukan hanya soal hukum, tapi juga soal luka mendalam yang ditinggalkan dalam lingkup keluarga. (*)

You Might Also Like

7 Pengeroyok Pesilat Pagar Nusa Akhirnya Ketangkap, Kata Polisi Ada yang Keliru

Lapas Purwodadi Usul Pelatihan Khusus Anti-Narkoba

Warga Binaan Lapas Semarang Terima Remisi Khusus Imlek

Nasib Bella di Tangan Mahkamah Agung, Sidang PK di PN Semarang Kelar

KPK Grebek Kantor Pajak, Gatot Subroto Mendadak Tegang

TAGGED:ayah bejatkriminal banjarnegarapercobaan pembunuhan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article 4 kandida driver bus profesional dari JIDS LPK Hiro-LPK Kamisora disambut langsung jajaran Direksi Osaka Bus Jepang. 4 Kandidat Driver Bus Profesional JIDS LPK Hiro-LPK Kamisora Disambut Langsung Sacho Osaka Bus Jepang
Next Article ILUSTRASI - Ilustrasi aksi kekerasan seksual. Kasus Kekerasan Seksual Kembali Guncang Dunia Kampus, Kali Ini di UIN Saizu Purwokerto

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Agustina Dorong Sport Tourism Jadi Mesin Ekonomi Daerah

Bukan Sekadar Makam Tua, Kiai Jungke Diyakini Bisa Hidupkan Perekonomian Kampung

Waduk Wadaslintang Viral! Konten Peserta Festival STEKOM Tembus 500 Ribu Views

Ketua Pengarah Pelaksana Soekarno Run SOC 2026, Aria Bima, memaparkan prediksi perputaran uang dari event yang ia helat, Minggu (28/6/2026). (bae)

Soekarno Run Dongkrak Ekonomi Solo, Perputaran Uang Ditaksir Tembus Rp5 Miliar

DAPAT MOBIL--Pelari asal Boyolali, Fikri (berkacamata hitam) menerima hadiah mobil listrik secara simbolis di panggung Soekarno Run SOC 2026. (rng)

Doa Orang Tua Antar Fikri Pelari Boyolali Boyong Mobil Listrik di Soekarno Run 2026

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi anak berhadapan dengan hukum atau tersangka anak.
Hukum

Bullying Grobogan, Polisi Resmi Tetapkan 2 Siswa SMP Jadi Tersangka

Oktober 16, 2025
Hukum

Modus Kredit Fiktif, Puluhan Motor Baru Numplek di Gudang Bandung

Februari 26, 2026
TERDAKWA MENGAMUK--Gus Yazid mengamuk di pengadilan, Rabu (13/6/2026), usai sidang kasus pencucian uang hasil penjualan aset TNI. (bae)
Hukum

Gus Yazid Ngamuk di Pengadilan Tipikor, Seret Panglima TNI hingga Menhan

Mei 13, 2026
Mantan Bupati Klaten, Sri Mulyani jadi saksi sidang korupsi Plaza Klaten di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (28/1/2026). (bae)
Hukum

Sri Mulyani Dihadirkan Jaksa sebagai Saksi Sidang Korupsi Plaza Klaten, Ungkap Hal Ini

Januari 28, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ayah Bejat di Banjarnegara Terancam 15 Tahun Bui Usai Coba Habisi Anak Kandung
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?