Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kecurigaan Publik Terbukti! Aipda Robig Pembunuh Gamma Simpul Jaringan Sabu-sabu
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Kecurigaan Publik Terbukti! Aipda Robig Pembunuh Gamma Simpul Jaringan Sabu-sabu

R. Izra
Last updated: April 24, 2026 11:03 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Anggota Polrestabes Semarang, Aipda Robig Zaenudin (baju putih) diperiksa sebagai terdakwa penembakan dalam sidang di PN Semarang, Selasa (17/6/2025). (bai)
Anggota Polrestabes Semarang, Aipda Robig Zaenudin (baju putih) diperiksa sebagai terdakwa penembakan dalam sidang di PN Semarang, Selasa (17/6/2025). (bai)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Kasus pembunuhan terhadap Gamma Rizkynata Oktafandy, siswa SMKN 4 Semarang yang tewas ditembak oleh oknum polisi, Aipda Robig Zaenudin, pada Minggu dini hari, 24 November 2024, kembali menyita perhatian publik.

Kasus ini kembali memasuki babak baru. Terutama menyangkut Robig Zaenudin, yang eksekutor berdarah dingin.

Terpidana kasus tersebut, Robig Zaenuddin, resmi dipindahkan ke Lapas Nusakambangan setelah diduga terlibat peredaran narkoba dari balik jeruji.

Fakta ini langsung bikin banyak pihak angkat alis, termasuk pengacara keluarga korban, Zainal Petir. Ia mengaku, kecurigaan soal Robig sudah muncul sejak awal kejadian penembakan.

“Saya dari awal sudah merasa ada yang nggak beres,” ujar Petir, Jumat (24/4/2026).

Bacaaja: Robig Polisi Pembunuh Siswa SMK Kendalikan Peredaran Sabu, Dipindah ke Nusakambangan
Bacaaja: Banding Pemecatan Aipda Robig Ditolak, Karier di Polri Tamat

Menurut Petir, perilaku Robig saat kejadian dinilai janggal. Kata Petir, tak hanya dirinya, publik juga memendam kecurigaan yang sama. Karena itu, Petir kemudian mempertanyakan hasil tes narkoba yang waktu itu dinyatakan negatif oleh pihak kepolisian.

“Apakah waktu itu dia sedang pakai narkoba? Tapi kenapa hasilnya bisa negatif?” katanya.

Petir juga menyoroti aksi brutal penembakan yang menimpa Gamma dan dua pelajar lainnya. Ia menilai tindakan tersebut tidak masuk akal jika dilakukan dalam kondisi sadar penuh.

“Kok bisa tega nembak sambil sempoyongan, bahkan sampai jatuh setelah nembak?” tambahnya.

Nggak cuma berhenti di situ, pihak keluarga korban juga mendorong polisi buat bongkar tuntas jaringan narkoba yang diduga melibatkan Robig.

Petir bahkan menyebut, kalau terbukti terlibat dalam peredaran narkoba dalam jumlah besar, hukuman berat harus dijatuhkan tanpa pandang bulu.

Ia juga mendesak agar proses pemeriksaan lama dibuka kembali, termasuk menghadirkan eks Kapolrestabes Semarang untuk memastikan keabsahan hasil tes narkoba sebelumnya.

Robig kendalikan jaringan narkoba dari penjara

Sebelumnya, Kepala Lapas Kelas I Semarang, Ahmad Tohari, mengungkap bahwa Robig dipindahkan setelah muncul laporan dugaan pengendalian narkoba dari dalam lapas.

Nama Robig disebut dalam aduan masyarakat, lalu langsung ditindaklanjuti oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah.

Total ada 40 warga binaan yang dipindahkan dalam operasi ini, dengan Robig termasuk di antaranya yang kini menghuni Lapas Gladakan, Nusakambangan.

Kasus ini jelas belum selesai. Dari penembakan, dugaan narkoba, sampai potensi jaringan besar di baliknya, semuanya masih jadi tanda tanya.

Dari awal, ada kesan Robig berusaha dilindungi. Akankah kasus ini terungkap hingga tuntas, hingga terbongkar hingga tuntas jaringan narkoba yang melibatkan Robig, yang tak menutup kemungkinan ada ‘orang-orang kuat’ di belakangnya. (*)

You Might Also Like

Mendarat Santai di Bali, Bule Buronan Langsung Diamankan

Dari Hobi Jadi Cuan: Pemprov Siapin Guide Gunung

Demo Panas di DPRD Jateng! Mahasiswa Soroti Kasus Andrie Yunus, Tolak Peradilan Militer

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Demokrasi Kembali Diuji

Misteri Glamping Belum Usai, Hasil Labfor Ditunggu Publik

TAGGED:Aipda Robigheadlinenarkobapenambakan gammarobigzainal petir
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Gurunya Manusia Tapi Pikiran Siswa Isinya Algoritma
Next Article Jateng Selatan Masih Diguyur Hujan hingga Akhir April

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Rusunawa Bukan Buat Diperjualbelikan, Pemkot Beresin Calo sampai Oper Sewa Diam-Diam

Samuel Wattimena Ingatkan Ancaman El Nino, Pariwisata dan UMKM Diminta Siaga

Kuota Hangus? DPR Bilang Saatnya Operator Lebih Ramah ke Pelanggan

Widodo C Putro Puas Agresivitas dan Komunikasi Pemain

RAIH PENGHARGAAN - PLN Icon Plus meraih penghargaan Fastest Rising Internet Service Provider dalam ajang Solopos Best Brand and Innovation (SBBI) Awards 2026.

PLN Icon Plus Catat Prestasi di SBBI Awards 2026, Raih Penghargaan Fastest Rising Internet Service Provider

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Semarang Tuan Rumah MTQ Nasional 2026

Februari 5, 2026
Ilustrasi hakim sidang di pengadilan.
Hukum

Masih Ingat Dias, Dosen Unissula Ribut dengan Dokter? PN Semarang Jatuhkan Denda Rp8 Juta

Februari 9, 2026
Iwan Kurniawan (kemeja putih) berjalan santai usai dengar sidang putusan, Rabu (6/5/2026). (bae)
Hukum

Balada Bos Sritex: Kakak Dihukum 14 Tahun, Adik Kena 12 Tahun Penjara

Mei 6, 2026
Daerah

Banjir Kudus Bikin Dompet Negara Ikut Basah

Januari 20, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kecurigaan Publik Terbukti! Aipda Robig Pembunuh Gamma Simpul Jaringan Sabu-sabu
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?