Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Groundbreaking PSEL Semarang Raya Ditarget Desember
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Sirkular

Groundbreaking PSEL Semarang Raya Ditarget Desember

Sampah di Semarang Raya sebentar lagi bukan cuma dibuang lalu menumpuk di TPA. Pemerintah menyiapkan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik yang ditargetkan mulai dibangun Desember 2026.

T. Budianto
Last updated: September 8, 2026 7:29 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PROYEK PSEL: Sampah yang menggunung di TPA Jatibarang, Kedungpane, Mijen, Semarang. Pemkot tengah mengupayakan pengolahan sampah di Jatibarang menjadi tenaga listrik melalui proyek PSEL. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Persiapan proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) wilayah aglomerasi Semarang Raya terus dikebut. Pemprov Jateng menargetkan peletakan batu pertama atau groundbreaking dilakukan pada Desember 2026.

Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi mengatakan, target tersebut disepakati setelah rapat perkembangan proyek PSEL Semarang Raya bersama PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera), anak perusahaan Danantara Indonesia, serta investor asal Prancis di Kantor Gubernur Jateng, Selasa (8/9/2026).

“Insyaallah dalam waktu dekat, sekitar empat bulan ke depan sudah ada groundbreaking,” kata Luthfi. Proyek yang berlokasi di TPA Jatibarang itu nantinya mengolah sekitar 1.000 ton sampah baru setiap hari dari Kota Semarang dan Kabupaten Kendal. Pembangunan ditargetkan rampung sehingga fasilitas dapat mulai beroperasi pada 2028.

Baca juga: Sampah Semarang Didominasi Organik, Proyek PSEL Dikritik Walhi

Tak berhenti di PSEL, kawasan Jatibarang juga disiapkan untuk proyek pengolahan sampah menjadi bahan bakar setara solar atau waste to fuel. Pemprov Jateng dan Pemkot Semarang akan menggandeng KSAD yang memiliki pengalaman pengelolaan sampah di Surabaya.

Pemprov Jateng juga tengah mendorong penerapan PSEL di sejumlah kawasan aglomerasi lain. Di antaranya Pekalongan Raya, Tegal Raya, serta Muria Raya.

Untuk Pekalongan Raya dan Tegal Raya, kesepakatan bersama dan perjanjian kerja sama telah ditandatangani pada April 2026. Sementara Muria Raya yang meliputi Pati, Kudus, dan Blora masih dalam tahap pengajuan serta pembahasan di Kementerian Lingkungan Hidup.

Luthfi mengatakan, pengelolaan sampah Jateng juga telah memiliki roadmap dari hulu hingga hilir. Programnya meliputi Satgas Penuntasan Sampah, pengelolaan regional berbasis RDF, pengurangan sampah dari sumbernya, hingga Gerakan Jawa Tengah ASRI.

Miliki Pengalaman

Sejumlah daerah bahkan sudah memiliki pengalaman mengolah sampah menjadi bahan bakar, seperti Cilacap, Banyumas, dan Magelang. Untuk PSEL, salah satu praktik yang telah berjalan berada di TPA Putri Cempo, Surakarta.

“Penyelesaian hulu-hilir juga dilakukan. Kami sudah punya 2.000-an Desa Mandiri Sampah. Masalah sampah ini tanggung jawab kita bersama,” ujar Luthfi. Ia menegaskan, sesuai arahan Presiden, Jateng ditargetkan mampu menuju kondisi zero sampah pada 2029.

Sementara itu, CEO PT Denera Fadli Rahman mengatakan, lahan sekitar enam hektare di kawasan Jatibarang yang disiapkan Pemkot Semarang telah melalui proses review.

Baca juga: TPA Jatibarang Masuk Mode Siaga

Pematangan lahan ditargetkan selesai dalam dua hingga tiga bulan. Pekerjaan tersebut mencakup akses jalan, penataan kontur lahan, hingga analisis dampak lingkungan.

“Target kita groundbreaking di Desember 2026 sehingga di akhir 2028 pengelolaan sampah di Semarang Raya sudah bisa dimulai untuk seterusnya selama 30 tahun ke depan,” kata Fadli.

Kalau semua target benar-benar terealisasi, tumpukan sampah yang selama ini bikin pusing bisa naik kelas: dari masalah lingkungan menjadi sumber energi. Tapi satu hal tetap penting: jangan sampai teknologi pengolah sampahnya sudah canggih, sementara kebiasaan buang sampah sembarangan masih pakai teknologi zaman dulu. (tebe)

You Might Also Like

Atlet NPC Solo Panen 15 Medali di ASEAN Para Games Tailan, Respati Siapkan Fasilitas Khusus

Cuaca di Jateng Makin Susah Ditebak? BMKG Ungkap Faktor Bikin Iklim Jadi Random

Blak-blakan! Alasan Trump Serang Venezuela: Mari Kita Hasilkan Uang!

Sejumlah PLTU Jateng Masuk Daftar “Paling Bahaya”

Cerita Ngeri Mantan Awak Kapal, Menangis Sedih Lihat Jenazah Teman Disimpan di Freezer

TAGGED:ahmad luthfiheadlinepemprov jatengPSELsampah semarang raya
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Imigrasi Sidak Kawasan Industri Kendal, Dua WNA Dideportasi
Next Article Bukan Cuma Pawai, Semarang Mau Pamer Toleransi di Jalanan Kota

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BIANG KERACUNAN - Ilustrasi menu MBG pemicu keracunan massal.

Lagi-lagi Keracunan MBG! 137 Siswa di Blora Tumbang, SPPG Sukorejo 2 Diusulkan Tutup

Bukan Cuma Pawai, Semarang Mau Pamer Toleransi di Jalanan Kota

Groundbreaking PSEL Semarang Raya Ditarget Desember

Imigrasi Sidak Kawasan Industri Kendal, Dua WNA Dideportasi

Stok Beras di Jateng Melimpah Tapi Harga Naik

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Suasana di pintu masuk Terminal Mangkang, Semarang, masih tampak lengang, Sabtu (14/3/2026). (dul)
Info

Terminal Mangkang Masih Lengang, Puncak Arus Mudik Diperkirakan H-2 Lebaran

Maret 14, 2026
Info

Ratusan Warga Terdampak Tanah Gerak Sirampog Direlokasi

Februari 18, 2026
Hukum

Kacau Nih, Pejabat Klaten Bancakan Duit Sewa Plasa

Desember 4, 2025
SAMPAIKAN KETERANGAN - Dirreskrimsus Polda Jateng Kombes Pol Djoko Susilo menyampaikan keterangan dalam konferensi pers dugaan penghimpunan dana ilegal yang dijalankan Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN) di Markas Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng, Kamis (21/5/2026). (eka)
Hukum

Bos Koperasi BLN Ditahan! Skema Ponzi Rp4,6 Triliun Terungkap, Korban Tembus 41.000 Orang

Mei 21, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Groundbreaking PSEL Semarang Raya Ditarget Desember
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?