Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: TPA Jatibarang Masuk Mode Siaga
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

TPA Jatibarang Masuk Mode Siaga

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang memperketat patroli dan menyiapkan sejumlah langkah teknis untuk mencegah kebakaran di kawasan TPA Jatibarang.

T. Budianto
Last updated: Agustus 16, 2026 4:46 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
SEMPROTKAN AIR: Petugas melakukan penyemprotan air untuk mengantisipasi potensi kebakaran di kawasan TPA Jatibarang, Semarang. Upaya pembasahan dan pengawasan area menjadi bagian dari mitigasi untuk mencegah munculnya titik api, terutama saat musim kemarau. (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Ancaman kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatibarang kembali menjadi perhatian Pemerintah Kota Semarang di tengah musim kemarau.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang kini memperkuat mitigasi teknis dan kesiapsiagaan personel untuk mencegah munculnya titik api. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut Apel Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Kebakaran TPA Jatibarang yang digelar 9 Juli lalu dan dipimpin Sekretaris Daerah Kota Semarang, Handi Priyanto.

Sejak saat itu, pengawasan kawasan, kesiapan personel, sarana pemadaman hingga penanganan titik api diperketat. Kepala DLH Kota Semarang, Glory Nasarani mengatakan, petugas lapangan terus disiagakan untuk mengantisipasi potensi kebakaran, terutama di kawasan yang memiliki risiko tinggi.

“Kami tidak ingin mengambil risiko sekecil apa pun. Tim lapangan melakukan patroli rutin setiap 4 hingga 6 jam di seluruh zona rawan,” ujar Glory, Jumat (14/8/2026).

Baca juga: Kemarau Datang, Pemkot Pasang Mode Siaga di TPA Jatibarang

Patroli tersebut dilakukan bersama penyiraman berkala oleh Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang setiap dua hari sekali. Selain itu, sistem on-call juga disiapkan dengan target waktu respons kurang dari 15 menit.

Mitigasi tidak hanya dilakukan di permukaan. DLH juga mengantisipasi potensi api bawah permukaan atau subsurface fire yang bisa muncul dari timbunan sampah.

Sebanyak delapan titik pipa injeksi air disiapkan di kawasan TPA untuk membantu menangani potensi kebakaran dari dalam timbunan. Petugas juga melakukan flaring gas metana setiap hari, penyemprotan biodekomposer, serta penutupan timbunan menggunakan tanah (soil cover) secara bertahap, baik pada zona aktif maupun pasif.

Pemantauan kawasan juga diperkuat dengan penggunaan drone. Untuk penanganan awal, DLH menyiapkan cadangan air sekitar 230 meter kubik. Mobil tangki TPA, pompa portabel, selang air, dan alat pemadam api ringan (APAR) juga ditempatkan dalam kondisi siap digunakan.

Apel Kesiapsiagaan

Kesiapsiagaan tersebut bukan sekadar formalitas. Setelah apel kesiapsiagaan digelar, tercatat empat kejadian titik api di dalam maupun sekitar kawasan TPA.

Namun, seluruh titik api berhasil ditangani dengan cepat melalui kolaborasi petugas TPA, Damkar, kelurahan, TNI, Polri, hingga warga sekitar.

“Empat kejadian titik api berhasil ditangani dengan cepat berkat kolaborasi petugas TPA, Damkar, kelurahan, TNI, Polri, hingga warga sekitar,” kata Glory. Menurutnya, dukungan logistik air, armada tangki, serta APAR yang tersedia di lokasi turut mempercepat penanganan awal.

Baca juga: Agustina Ajak Investor Bangun PSEL Jatibarang, Target Rampung 2027

DLH juga menyadari bahwa mitigasi kebakaran tidak cukup hanya mengandalkan petugas dan peralatan. Orang-orang yang setiap hari beraktivitas di kawasan TPA juga menjadi bagian penting dalam mencegah kebakaran.

Edukasi dan sosialisasi kini menyasar pengemudi truk sampah, pemulung, pengepul hingga peternak. Mereka diberikan brosur dan imbauan terkait larangan merokok serta kebiasaan membuat perapian atau diang di kawasan TPA.

Glory meminta seluruh pihak mematuhi aturan tersebut. “Peralatan teknis di lapangan tidak akan maksimal tanpa kedisiplinan bersama. Kami meminta para pengemudi, pemulung, dan peternak betul-betul mematuhi larangan merokok serta tidak membuat perapian di kawasan TPA demi keselamatan bersama,” tegasnya.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng juga mengapresiasi kesiapan tim gabungan dalam menjalankan mitigasi pascaapel kesiapsiagaan. Ia meminta kewaspadaan tetap dijaga selama musim kemarau belum berakhir.

“Komitmen yang ditetapkan sejak Apel Kesiapsiagaan 9 Juli lalu harus terus dipertahankan. Selama musim kemarau belum usai, kewaspadaan seluruh jajaran tidak boleh kendor,” tutur Agustina.

Dengan patroli tiap beberapa jam, cadangan air ratusan meter kubik, delapan titik injeksi, drone hingga sistem respons cepat, TPA Jatibarang kini dipasangi pagar pengamanan berlapis.

Tapi tetap saja, teknologi boleh canggih, mobil tangki boleh siap, petugas boleh siaga 24 jam, kalau masih ada yang nekat merokok atau bikin api di tengah gunungan sampah, semua persiapan itu bisa berubah jadi lomba lari mengejar asap. (tebe)

You Might Also Like

PFI dan AJI Solo Aksi Solidaritas Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang saat Liputan Anak Krakatau

Update OTT KPK Cilacap: Bupati dan Sekda Resmi Jadi Tersangka, Langsung Ditahan

Viral Sekolah Roboh, Luthfi Minta Semua SD-SMP di Jateng Dicek Ulang

Sekolah Wajib Jadi Rumah Aman Buat ODHIV

Bahaya Ruang Digital, Densus 88 Minta Orang Tua Awasi Anak dari Paparan Ekstremisme

TAGGED:agustina wilujengheadlinepemkot semarangTPA jatibarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Agustina Klaim Persiapan MTQ Nasional Sudah 80 Persen
Next Article 6 Doa Tolak Bala Saat Bencana Mengintai

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Menyibak Jalan Menuju Konstanz

Ilustrasi polisi sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP.) (grafis/wayu)

Misteri Kematian Sutrimo Penjaga Rumah Febrie Ardiansyah Terungkap

Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo.

Hary Tanoe Laporkan Babah Alun ke Polisi, Singgung Penipuan hingga ‘Bank MCK’

PEMERIKSAAN AUTOGATE: Penumpang pesawat di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang menggunakan autogate saat melewati pemeriksaan imigrasi, Rabu (30/9/2026). (bae)

Pemeriksaan Imigrasi di Bandara Ahmad Yani Lebih Praktis, Sekarang Pakai Autogate

Kepulan asap membumbung tinggi di area TPA Jatibarang Semarang, Rabu (30/9/2026). (bae)

BREAKING NEWS: TPA Jatibarang Semarang Terbakar Malam Ini

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Penumpang Bandara Ahmad Yani Diprediksi Naik 5 Persen, Puncak Mudik 19 Maret

Maret 14, 2026
PATUNGAN HUTAN - Aktivis sosial Ferry Irwandi menginisiasi gerakan Patungan Hutan, agar hutan Kalimatan tak lagi ditebang, dibakar, dan atau kemudian dijadikan tambang. (ist)
Info

Ferry Irwandi Ajak Patungan untuk Hutan Kalimantan: Supaya Gak Ditebang, Dibakar, dan Ditambang

September 9, 2026
KIAI CABUL - Kiai Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, mengaku wali untuk memanipulasi psikologi korban. Kiai Ashari mencabuli 50 santriwati, mayoritas korban berasal dari keluarga rentan.
Hukum

The Power of Kiai Ashari: Cabuli 50 Santriwati, Bebas Berkeliaran Gak Ditahan, Polisi Kalah Sakti?

Mei 5, 2026
Info

Jangan Asal Goreng, Ternyata Ada Telur Ayam Yang Bahaya Dikonsumsi

Mei 15, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: TPA Jatibarang Masuk Mode Siaga
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?