Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Agustina Klaim Persiapan MTQ Nasional Sudah 80 Persen
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Agustina Klaim Persiapan MTQ Nasional Sudah 80 Persen

Kota Semarang mulai menghitung hari menuju MTQ Nasional XXXI 2026. Bukan cuma venue dan panggung yang disiapkan, ribuan jemaah juga diajak “mengirim doa” lewat Munajat Cinta 571 di halaman Balai Kota Semarang.

T. Budianto
Last updated: Agustus 16, 2026 4:32 pm
By T. Budianto
5 Min Read
Share
TAUSIYAH KEBANGSAAN: KH Mustofa Bisri atau Gus Mus memberikan tausiyah pada acara Munajat Cinta 571, doa bersama dan salawat akbar yang digelar Pemkot Semarang di halaman Balai Kota, Semarang, Jumat, (14/8/2026) malam. (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Sekitar 5.000 jemaah berkumpul di halaman Balai Kota Semarang, Jumat (14/8) malam. Mereka mengikuti Munajat Cinta 571, doa bersama dan salawat akbar untuk memohon kelancaran penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.

Bagi Pemkot Semarang, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda keagamaan. Munajat Cinta juga menjadi momentum untuk memperkuat kesiapan seluruh elemen kota menyambut kedatangan kafilah dari berbagai penjuru Indonesia.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng mengatakan, Semarang sejak lama dikenal sebagai kota perjumpaan. Karena itu, ketika dipercaya menjadi tuan rumah agenda nasional, kota tersebut ingin menunjukkan karakter sebagai tempat yang ramah dan terbuka bagi para tamu.

“Ketika dipercaya menjadi tuan rumah perhelatan nasional, kita ingin menunjukkan karakter tersebut dengan menjadikan seluruh kota ini sebagai rumah besar yang hangat bagi para tamu,” ujar Agustina.

Rangkaian Munajat Cinta 571 dimulai sejak sore dengan Gema Khatmil Qur’an sebanyak 31 kali yang diikuti 31 tahfidz di Ruang Lokakrida Gedung Moch. Ikhsan. Malam harinya, suasana berlanjut dengan Istighosah Akbar yang dipimpin 19 ulama dan kiai.

Baca juga: Semarang Tuan Rumah MTQ Nasional 2026

Tak hanya doa, panggung juga diisi Parade Tari Sufi oleh 31 penari serta Parade Hadroh yang melibatkan 270 personel dari 16 kecamatan. Acara kemudian ditutup dengan salawat bersama Gus Azmi Askandar.

Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa persiapan MTQ Nasional tidak hanya soal urusan teknis. Pemerintah kota juga ingin membangun suasana spiritual dan kebersamaan menjelang kedatangan ribuan peserta.

Agustina menyebut persiapan Kota Semarang untuk menjadi tuan rumah MTQ Nasional XXXI terus berjalan sesuai rencana. Dengan waktu pelaksanaan yang tersisa kurang dari satu bulan, sejumlah agenda utama disebut telah memasuki tahap pemantapan.

“Secara keseluruhan, persiapan acara utama seperti pembukaan, penutupan, hingga rangkaian side event rata-rata sudah menyentuh 80 persen,” jelasnya.

Pemkot Semarang bersama berbagai elemen masih menyelesaikan sejumlah pekerjaan teknis. Di antaranya pemantapan rute Pawai Ta’aruf serta penataan kawasan yang menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan.

Fasilitas Pendukung

Selain venue, kesiapan fasilitas pendukung juga menjadi perhatian. Gerakan Resik-Resik Tempat Ibadah telah menyasar 177 masjid di seluruh kelurahan sejak Mei lalu. Program tersebut selanjutnya akan diperluas ke masjid dan tempat ibadah di sekitar venue MTQ.

Semarak menuju MTQ Nasional juga sebelumnya telah digelorakan melalui Konser Cinta yang digelar di 14 kecamatan. MTQ Nasional XXXI diperkirakan menghadirkan sekitar 8.000 peserta dari 38 provinsi.

Jumlah tersebut menjadi peluang tersendiri bagi masyarakat Kota Semarang, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pemkot Semarang berencana menyediakan gerai UMKM di kawasan bekas gedung Matahari dan bekas E-Plaza di kawasan Simpang Lima.

“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi pelaku UMKM untuk mengambil bagian. Kehadiran ribuan peserta dari seluruh Indonesia harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Semarang,” kata Agustina.

Menurutnya, gelaran nasional tidak seharusnya hanya memberikan dampak pada sektor pemerintahan atau penyelenggara. Perputaran ekonomi dari kedatangan ribuan peserta juga diharapkan bisa dirasakan langsung masyarakat.

Agustina juga memberikan apresiasi kepada 16 putra-putri Kota Semarang yang dipercaya memperkuat kontingen Jateng pada MTQ Nasional XXXI. Dua di antaranya merupakan peserta tunanetra.

Baca juga: Semarang Unjuk Jati Diri di MTQ Nasional

Dalam tausiyah kebangsaan, KH Mustofa Bisri atau Gus Mus mengajak masyarakat untuk senantiasa mensyukuri anugerah sebagai manusia, bangsa Indonesia, sekaligus umat Nabi Muhammad SAW.

Menurut Gus Mus, rasa syukur tidak cukup hanya diucapkan. Syukur perlu diwujudkan melalui perbuatan dengan memanfaatkan setiap nikmat Allah SWT sesuai dengan fungsinya.

Pesan tersebut terasa relevan dengan semangat penyelenggaraan MTQ Nasional. Sebab, menjadi tuan rumah bukan hanya soal menerima tamu, tetapi juga kesempatan menunjukkan bagaimana Semarang mampu merawat keberagaman, toleransi, dan kebersamaan.

Agustina berharap seluruh rangkaian MTQ Nasional XXXI hingga hari pelaksanaan dapat berjalan lancar. “Melalui doa bersama ini, kita berharap seluruh tahapan MTQ Nasional XXXI berjalan lancar. Agenda besar ini menegaskan kembali Kota Semarang sebagai kota toleransi dan harmoni yang siap menyambut kafilah dari seluruh penjuru Nusantara dengan penuh kedamaian,” pungkasnya.

Jadi, persiapan sudah 80 persen, doa sudah dikirim lewat 5.000 jemaah, masjid sudah dibersihkan, UMKM mulai disiapkan, dan ribuan peserta sebentar lagi datang. Tinggal satu pekerjaan rumah: memastikan angka 80 persen itu benar-benar berubah menjadi 100 persen kesiapan, bukan 80 persen yang kemudian mendadak punya “teman” berupa 20 persen pekerjaan lembur. (tebe)

You Might Also Like

Baru Diperbaiki, Sudah Retak Lagi: Tanggul Sungai Tuntang Bikin Deg-degan

Jateng 15 Tahun Berturut-Turut WTP

Mahasiswa USM Angkat Isu Sosial Lewat Film Dokumenter, Dibedah Jurnalis Reuters

Warga Binaan Lapas Semarang Terima Remisi Khusus Imlek

MAKI Laporkan KPK Soal Penahanan Yaqut Cholil Qoumas

TAGGED:agustina wilujengheadlineMTQ 2026pemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Anggaran Ekonomi Kreatif Dipangkas, DPR: Jangan Sampai “Mesin Baru” Kehabisan Bensin
Next Article TPA Jatibarang Masuk Mode Siaga

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Faktanya, Kupas Bawang 4 Karung, Yeyet Cuma Dapat Rp40 Ribu

Makam Bung Karno di Blitar Kini Bisa Diziarahi 24 Jam

6 Doa Tolak Bala Saat Bencana Mengintai

TPA Jatibarang Masuk Mode Siaga

Agustina Klaim Persiapan MTQ Nasional Sudah 80 Persen

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Ribuan Guru, Marbot, hingga Perawat Jenazah Kini Dapat Bisyarah dari Pemkot Semarang

September 22, 2025
Pendidikan

Geger di Banyumas!! Kacang Rebus Jadi Menu MBG, Warganet Ragukan Standar Gizi

September 19, 2025
Hukum

Gara-Gara Eks Kapolres Bima, Urine Anggota Polri Dites Serentak 

Februari 19, 2026
Ilustrasi eksplorasi panas bumi.
Info

Perusahaan Terafiliasi Israel Diberi Izin Pemerintah Garap Proyek Panas Bumi di Indonesia

Februari 17, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Agustina Klaim Persiapan MTQ Nasional Sudah 80 Persen
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?