Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: PDIP Jateng Mulai Panasin Mesin 2029
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

PDIP Jateng Mulai Panasin Mesin 2029

Pemilu 2029 memang masih lama. Tapi buat PDIP Jateng, mesin partai udah mulai dipanasin dari sekarang. Konsolidasi digelar sampai level anak ranting. Masalahnya, ada satu tantangan yang ternyata lebih ribet dari sekadar menang pemilu: bikin anak muda percaya lagi sama partai politik.

T. Budianto
Last updated: Mei 25, 2026 3:42 am
By T. Budianto
4 Min Read
Share
HADIRI MUSANCAB: Ketua DPD PDIP Jateng, Dolfie Othniel Frederic Palit (tengah) didampingi Ketua DPC PDIP Surakarta Aria Bima (enam dari kiri) dan menghadiri acara Musancab PDI Perjuangan di Kota Surakarta, Minggu, (24/5/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SURAKARTA- PDI Perjuangan Jateng mulai ancang-ancang buat menghadapi Pemilu 2029. Lewat Musyawarah Anak Cabang (Musancab) yang digelar di berbagai daerah, partai banteng mulai merapikan barisan dari level atas sampai akar rumput.

Ketua DPD PDIP Jawa Tengah, Dolfie Othniel Frederic Palit bilang, Musancab di Kota Solo jadi bagian dari konsolidasi berjenjang yang sudah berjalan hampir di seluruh kabupaten/kota di Jateng.

“Musyawarah anak cabang ini adalah rangkaian konsolidasi partai. Dimulai dari pusat, provinsi, kabupaten, hingga hari ini di tingkat anak cabang,” kata Dolfie usai menghadiri Musancab di Hotel Mercure Solo, Minggu (24/5/2026).

Menurutnya, sampai akhir pekan ini sudah ada 33 cabang yang menyelesaikan Musancab. Tinggal dua daerah lagi yang bakal menyusul awal pekan depan. “Tinggal Senin dan Selasa dua cabang lagi,” ujarnya.

Baca juga: PDIP Jateng Pasang Target Ambisius: Tiap PAC Wajib Punya 500 Kader, Bidik Menang Total di 2029

Tapi konsolidasi ini katanya bukan sekadar rapat formal sambil absen tanda tangan lalu bubar makan siang. Setelah struktur partai lengkap sampai tingkat ranting dan anak ranting, PDIP bakal mulai menyusun program berbasis kebutuhan rakyat. “Setelah semua selesai, baru kita menyusun program-program yang berbasis rakyat,” lanjut Dolfie.

Meski strategi detail Pemilu 2029 masih nunggu pembahasan undang-undang pemilu, target partai disebut tetap sama dari dulu: menang. “Kalau target ya pasti menang,” katanya santai.

Nah, di tengah optimisme itu, Dolfie justru menyoroti persoalan yang lebih serius: makin banyak anak muda yang males ngomongin politik, apalagi masuk partai.

Tantangan Bersama

Menurutnya, fenomena apatis itu jadi tantangan bersama, termasuk buat media massa dan partai politik sendiri. “Kalau seluruh komponen terbaik tidak masuk ke partai politik, kualitas demokrasi kita mau dibangun dengan cara apa?” ujarnya.

Dolfie menegaskan partai politik tetap jadi instrumen penting dalam sistem pemerintahan. Karena itu, PDIP mengaku membuka ruang lebar buat generasi muda ikut terlibat. “Partai politik adalah jalan untuk membangun bangsa dan negara,” katanya.

Senada dengan Dolfie, Ketua DPC PDIP Solo, Aria Bima juga mengingatkan supaya konsolidasi partai nggak berhenti cuma jadi agenda seremonial penuh sambutan dan foto-foto.

Menurutnya, seluruh struktur partai harus benar-benar kerja nyata sampai ke masyarakat. Aria bilang PDIP Solo saat ini sudah membentuk struktur organisasi besar-besaran sampai level bawah. Mulai dari pengurus DPC, PAC, ranting, anak ranting, sampai kader RT dan RW.

Baca juga: Dapur Marhaen: Cara PDIP Jateng Kasih Makan Siang dan Cek Kesehatan Gratis untuk Rakyat

“Target yang diberikan DPD sudah kami jalankan sampai tingkat bawah,” ujarnya. Bukan cuma soal struktur, PDIP Solo juga mengklaim sudah menjalankan puluhan program kerakyatan. Mulai pengobatan gratis, makan siang gratis, bantuan hukum 24 jam, sekolah ideologi, UMKM, sampai program bank sampah. “Semua program ini untuk seluruh rakyat Kota Surakarta,” kata Aria.

Tapi lagi-lagi, pembicaraan balik ke anak muda. Menurut Aria, hampir semua survei menunjukkan Generasi Z justru makin jauh dari partai politik. Padahal di Pemilu 2029 nanti, Gen Z diprediksi bakal mendominasi jumlah pemilih.

“Hampir seluruh survei mengatakan Gen Z tidak tertarik kepada partai politik,” ujarnya. Karena itu, ia mengajak semua pihak mulai membangun ulang kepercayaan anak muda terhadap politik dan partai.

Soalnya kalau anak muda terus nganggep politik itu toxic dan males ikut masuk ke dalamnya, jangan kaget kalau nanti yang ngatur masa depan mereka tetap orang-orang lama yang itu-itu lagi. (tebe)

You Might Also Like

Pigura Presiden dan Wapres, serta Mesin Cuci Sekolah Rakyat Jadi Gunem Panjang

Ari Bersyukur Ada Pengobatan Gratis di Dapur Marhaen: Jadi Tahu Apa yang Harus Diperhatikan

123 Ton Bawang Gelap Nyelonong ke Semarang

Dampak Merger 9 LPM, Persma UIN Walisongo Keluhkan Hilangnya Identitas

Semarang Punya Banyak Seniman Hebat, Jangan Sampai Namanya Tinggal Cerita

TAGGED:dpc psip surakartadpd pdip jatengheadlinepemilu 2029
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jelang Libur Iduladha, 109 Ribu Orang Pilih Kereta
Next Article Viral Trek Lari TLJ Ngelupas, Netizen: Bisa Dijadiin “Selimut”

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Nama Tatar Sunda Ramai Dibahas, DPR Ingatkan Kerja Nyata Tetap Prioritas

Isu Pasukan TNI ke Polda Ramai, Mabes Tegaskan Itu Hoaks Provokatif

Campur Pertalite dan Pertamax Turbo? Niat Irit Malah Bikin Boncos Mesin

Kebangetan.. Dana Narkoba Diduga Biayai Umrah Keluarga, Publik Dibikin Geleng Kepala Lagi

Hendardi Soroti Dugaan Intervensi, Ingatkan TNI Fokus Jaga Pertahanan Negara Saja

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Bupati Temanggung Agus Setyawan (Agus Gondrong) melihat lukisan Hadratussyaikh Hasyim Asyari, saat Harlah 100 tahun NU di Temanggung.
Info

Peringati 1 Abad NU, Bupati Temanggung Dukung Kiai Subchi Jadi Pahlawan Nasional

Januari 31, 2026
BGN mengajukan anggaran untuk program MBG tahun 2026 sebesar Rp 335 triliun. Sasaran 82,9 juta penerima. Dalam setiap bulan sebesar Rp25 triliun.
Politik

Begni Suara DPRD Banyumas Soal Kacang Rebus Jadi Menu MBG Gunung Lurah

September 24, 2025
Info

Besok Minggu Jalanan Semarang Disulap Jadi Panggung Budaya

April 25, 2026
TAGIH MAKAM--Suhadi, ahli waris keluarga KGPH Soetodjo Harjonagoro, mempertanyakam makam leluhirnya yang diduga ditimbun mal Semarang, Selasa (9/6/2026). (bae)
Info

Suhadi Pertanyakan Makam Leluhur yang Diduga Tertimbun Mal Semarang

Juni 10, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: PDIP Jateng Mulai Panasin Mesin 2029
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?