Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Campur Pertalite dan Pertamax Turbo? Niat Irit Malah Bikin Boncos Mesin
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Campur Pertalite dan Pertamax Turbo? Niat Irit Malah Bikin Boncos Mesin

Nugroho P.
Last updated: Juli 9, 2026 9:59 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Mencampur dua jenis BBM dengan karakter berbeda justru berpotensi menimbulkan masalah pada performa kendaraan.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Belakangan ini muncul tren di kalangan pengendara yang mencoba mencampur Pertalite dengan Pertamax Turbo. Alasannya sederhana, ingin mendapatkan BBM yang dianggap lebih berkualitas tanpa harus mengeluarkan biaya terlalu besar.

Umumnya, campuran yang digunakan memiliki komposisi tiga banding satu, yakni tiga bagian Pertalite dan satu bagian Pertamax Turbo. Banyak yang mengira cara ini bisa menghasilkan kualitas bensin setara RON 92 dengan harga lebih hemat.

Padahal anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Mencampur dua jenis BBM dengan karakter berbeda justru berpotensi menimbulkan masalah pada performa kendaraan.

Setiap bahan bakar dirancang untuk kebutuhan mesin yang berbeda. Karena itu, mencampurkannya tanpa perhitungan bukanlah langkah yang disarankan.

Pertalite dibuat untuk kendaraan dengan rasio kompresi mesin sekitar 9:1 hingga 10:1. Sementara Pertamax Turbo dirancang khusus bagi mesin berkompresi tinggi, yakni sekitar 12:1 hingga 13:1.

Perbedaan itu bukan hanya soal angka oktan. Formula aditif, karakter pembakaran, hingga kandungan zat di dalamnya juga disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing tipe mesin.

Salah satu pembeda utamanya ada pada kadar sulfur. Pertalite memiliki kandungan sulfur yang jauh lebih tinggi dibanding Pertamax Turbo yang sudah memenuhi standar emisi lebih bersih.

Saat kedua BBM dicampur, formula khusus yang menjadi keunggulan Pertamax Turbo tidak lagi bekerja secara optimal. Efek peningkatan kualitas pembakaran pun bisa berkurang bahkan hilang.

Akibatnya, mesin lebih rentan mengalami knocking atau yang sering disebut ngelitik. Kondisi ini terjadi ketika pembakaran di ruang mesin tidak berlangsung sebagaimana mestinya.

Kalau gejala itu terus dibiarkan, sistem Electronic Control Unit (ECU) kendaraan akan bekerja lebih keras untuk menyesuaikan proses pembakaran. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut bisa memengaruhi performa mesin.

Tenaga kendaraan bisa terasa menurun, tarikan menjadi kurang responsif, dan konsumsi bahan bakar justru berpotensi semakin boros. Artinya, tujuan awal ingin berhemat malah bisa berbalik menjadi pengeluaran tambahan.

Bukan hanya itu, proses pembakaran yang tidak ideal juga dapat mempercepat munculnya kerak di ruang bakar. Endapan tersebut lama-kelamaan bisa membuat injektor lebih cepat kotor.

Jika injektor mulai bermasalah, semprotan bahan bakar menjadi tidak maksimal. Dampaknya, performa kendaraan ikut menurun dan biaya perawatan pun bisa semakin besar.

Karena itu, mencampur Pertalite dan Pertamax Turbo bukan solusi yang tepat untuk menghemat biaya operasional kendaraan. Risiko yang muncul justru lebih besar dibanding manfaat yang diharapkan.

Cara paling aman adalah menggunakan BBM yang memang direkomendasikan oleh pabrikan kendaraan. Rekomendasi tersebut dibuat berdasarkan spesifikasi mesin agar proses pembakaran berlangsung optimal.

Dengan memakai bahan bakar yang sesuai, performa mesin tetap terjaga, konsumsi bensin lebih efisien, dan usia komponen kendaraan juga bisa lebih panjang. Jadi, kalau ingin hemat, pilih BBM sesuai kebutuhan mesin, bukan asal mencampurnya. (*)

You Might Also Like

Pelanggar Lalin Kini Diawasi dari Langit

Bupati Sukoharjo Kejar Setoran! Diduga Peras Perangkat Daerah

Banjir Bandang dan Longsor Landa Jepara hingga Putus Akses Jalan, Warga Terisolasi

Prabowo Naikkan Bonus Peraih Emas SEA Games

Sidang Tesis S2 Pakai Kostum Cosplay

TAGGED:pertalitepertamax turbo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kebangetan.. Dana Narkoba Diduga Biayai Umrah Keluarga, Publik Dibikin Geleng Kepala Lagi
Next Article Isu Pasukan TNI ke Polda Ramai, Mabes Tegaskan Itu Hoaks Provokatif

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

TERDAKWA KORUPSI: Bupati Pekalongan nonaktif, Fadia Arafiq yang menjadi terdakwa korupsi, berjalan dengan mengenakan rompi tahanan, di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (8/10/2026). (bae)

Fadia Arafiq Gak Muluk-muluk Pengin Bebas, Cuma Berharap Dihukum Ringan

Ilustrasi markas operator judi online (judol).

Siapa Beking Markas Judol di Rumah Dinas TNI? Denpom Periksa 11 Orang

Anak Berakhlak Mulia Berawal dari Sini, Cek Yuk..

Ilustrasi pemulung mencari sampah yang masih mempunyai nilai ekonomis di tumpukan sampah Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Kebakaran TPA Jatibarang Mereda, Pemkot Siapkan Penataan Ulang

Cari Rezeki Halal Biar Kerja Jadi Berkah, Begini Penjelasannya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Politik

Samuel Wattimena Ingatkan Ancaman El Nino, Pariwisata dan UMKM Diminta Siaga

Juli 25, 2026
Info

Bunda Literasi Jateng: Nggak Cuma Bikin Pintar, Baca Buku Juga Biar Nggak Mudah Ketipu

April 9, 2026
Kepala Kejari Semarang, Andhi FA saat menjelaskan kasus korupsi yang sedang ditangani. (bae)
Hukum

Gara-gara Mantri Nakal BRI Banyumanik Rugi Rp3 Miliar, Begini Ceritanya

Desember 25, 2025
Pendidikan

Lomba Mau Diulang, Sekolah Ini Pilih Mundur Terhormat Saja

Mei 15, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Campur Pertalite dan Pertamax Turbo? Niat Irit Malah Bikin Boncos Mesin
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?