BACAAJA, SEMARANG – Ashari, kiai cabul di Pati dibuat enak polisi. Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, pengasuh Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati ini masih bebas berkeliaran.
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, ngejelasin kalau kasus ini memang lagi ditangani intensif sama Satreskrim Polresta Pati. Penyidik juga masih sibuk ngumpulin bukti dan meriksa saksi-saksi.
“Beberapa hari yang lalu penyidik sudah menetapkan tersangka berinisial A selaku pengajar di pondok pesantren tersebut,” kata Artanto, Selasa (5/5/2026).
Bacaaja: Kiai Pati Ngaku Wali Cabuli 50 Santriwati: Digilir di Samping Kamar Istri, Mayoritas Korban Yatim-Piatu
Bacaaja: Kiai Ashari Cabuli 50 Santriwati, Kemenag Cabut Izin Ponpes Tahfidzul Quran Ndholo Kusumo
Sempat ada selentingan kabar kalau si tersangka ini kabur karena keberadaannya misterius alias gak tahu di mana. Ditambah lagi, dia juga sempat mangkir dari panggilan pemeriksaan polisi.
Tapi pihak Polda Jateng buru-buru menepis isu liar itu. Artanto ngeklaim kalau tersangka sebenarnya masih terpantau aman dan gak ke mana-mana.
Info dari Kapolresta Pati juga nyebutin kalau si A ini masih bisa diajak kerja sama. Itu pula yang jadi asalan sementara ini tersangka belum kerangkeng.

“Bapak Kapolresta menyampaikan yang bersangkutan masih kooperatif dan bisa dihubungi,” jelasnya.
Soal kenapa belum ditahan, polisi minta sabar nunggu rilis resmi dari Polresta Pati. Katanya sih, urusan nahan atau nggak itu murni strategi dari tim penyidik di lapangan.
Biar kasusnya cepat kelar, Polda Jateng juga janji bakal terus ngasih bantuan teknis. Bukan cuma fokus ngejar pelaku, polisi juga janji bakal merhatiin kondisi psikologis para korban. (bae)

