Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kiai Pati Ngaku Wali Cabuli 50 Santriwati: Digilir di Samping Kamar Istri, Mayoritas Korban Yatim-Piatu
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Kiai Pati Ngaku Wali Cabuli 50 Santriwati: Digilir di Samping Kamar Istri, Mayoritas Korban Yatim-Piatu

R. Izra
Last updated: Mei 4, 2026 12:37 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Ilustrasi pelecehan dan kekerasan seksual. (grafis/tera).
Ilustrasi pelecehan dan kekerasan seksual. (grafis/tera).
SHARE

BACAAJA, PATI — Kasus kekerasan seksual yang melibatkan tokoh agama lagi jadi sorotan serius. Seorang kiai pengasuh pondok pesantren di Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, dilaporkan terseret dugaan tindak pelecehan terhadap puluhan santriwati.

Tersangka berinisial Ashari. Ia dikabarkan mengaku sebagai wali kepada para korban. Saat ini kasus itu sudah naik status ke tahap penyidikan setelah polisi menemukan bukti permulaan yang cukup.

Penetapan tersangka dilakukan pada akhir April 2026, meski laporan awal sebenarnya sudah masuk sejak September 2025.

Bacaaja: Ngaku Kiai Santri Gus Dur, Tukang Gendam Ditangkap Polisi
Bacaaja: Guru Agama di Batang Paksa Siswi Nonton Bokep dan Cabuli Berkali-kali

Proses hukum yang sempat berjalan lambat ini pun menuai kritik, hingga akhirnya ramai dibicarakan publik. Dari informasi yang beredar, jumlah korban disebut mencapai sekitar 50 santriwati.

Sebagian besar masih berusia remaja dan berstatus pelajar tingkat SMP. Bahkan mayoritas korban disebut sebagai yatim-piatu dan kalangan dari kurang mampu. Sejumlah korban dilaporkan hingga hamil, dan dipaksa menikah dengan santri pilihan untuk menutup aib sang kiai.

Dilakukan berulang, modus pengobatan spiritual

Dugaan tindakan pelecehan disebut terjadi berulang di lingkungan pondok. Kasus ini mulai mencuat setelah para korban mempertanyakan kejelasan penanganan hukum, yang kemudian memicu reaksi dari masyarakat dan aliansi santri.

Sejumlah kesaksian mengungkap, tersangka diduga menggunakan klaim sebagai sosok spiritual untuk membangun pengaruh kuat terhadap para pengikutnya.

Salah satu korban mengaku sudah berada dalam lingkar pengaruh tersebut selama bertahun-tahun. Ia menyebut tersangka kerap menunjukkan hal-hal yang dianggap “di luar nalar”, sehingga membuat pengikutnya percaya dan patuh.

Dalam praktiknya, pengaruh itu diduga digunakan untuk mengontrol korban. Mulai dari meminta mereka bekerja tanpa upah, hingga meminta bantuan materi dari keluarga dengan alasan tertentu.

Selain itu, muncul dugaan bahwa ajaran yang disampaikan telah dipelintir untuk membenarkan tindakan yang tidak semestinya.

Korban menyebut, tindakan tidak pantas terjadi dalam situasi yang sulit ditolak karena adanya rasa takut dan tekanan dari lingkungan sekitar.

Ada dugaan upaya penghentian kasus

Di tengah proses hukum, muncul juga dugaan adanya upaya untuk menghentikan kasus. Disebutkan ada tawaran uang dalam jumlah besar kepada pihak tertentu, namun hal itu diklaim telah ditolak.

Kuasa hukum korban menegaskan akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas agar tidak ada korban lain.

Meski sudah berstatus tersangka, hingga kini penanganan kasus masih terus jadi perhatian. Sejumlah pihak mendesak agar proses hukum berjalan transparan dan memberikan keadilan bagi korban.

Kasus ini bukan hanya soal pelanggaran hukum, tapi juga jadi pengingat bahwa penyalahgunaan pengaruh, dalam bentuk apa pun, bisa berdampak besar, terutama bagi mereka yang berada dalam posisi rentan.

Publik kini menunggu langkah tegas aparat untuk memastikan kasus ini ditangani secara serius dan tuntas. (*)

You Might Also Like

Mulai 2026 RSUD Mijen Terima Pasien BPJS

Respati Komitmen Jaga MBG di Solo Zero Accident: Dicek dari Saus sampai Armada

Full Pemain Lokal! Malam Ini Timnas Garuda vs Zambia di Piala Dunia U-17

PSIS Masuk Fase Krusial: Tiga Laga Tandang, Satu Kandang

UMKM Jepara Diminta Naik Kelas

TAGGED:cabulheadlinekiai asharikiai cabulkiai cabuli santriwatimengaku walipati
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article MOBIL BARU MOGOK - Mobil operasional Kopdes Merah Putih Mahindra Scorpio mogok di Jalan Lingkar Salatiga. Foto diambil dari capture video Instagram @feedgramindo. Viral Mobil Kopdes Merah Putih Mogok di Salatiga, Netizen Sorot Kualitas Mahindra Scorpio

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi pelecehan dan kekerasan seksual. (grafis/tera).

Kiai Pati Ngaku Wali Cabuli 50 Santriwati: Digilir di Samping Kamar Istri, Mayoritas Korban Yatim-Piatu

MOBIL BARU MOGOK - Mobil operasional Kopdes Merah Putih Mahindra Scorpio mogok di Jalan Lingkar Salatiga. Foto diambil dari capture video Instagram @feedgramindo.

Viral Mobil Kopdes Merah Putih Mogok di Salatiga, Netizen Sorot Kualitas Mahindra Scorpio

Ketika Disiplin Diabaikan, Wajar Bila Tragedi Berulang di Perlintasan Kereta

Baru Seumur Jagung, Portal Jrakah Tumbang

Kalah 0-3, PSIS Ngucapin Selamat ke PSS

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Coretan Lengserkan Sudewo menghiasai Gedung DPRD Pati. Kamis (14/8/2025) Panitia Khusus DPRD Kabupaten Pati mulai menggelar sidang agenda hak angket pemakzulan Bupati Pati Sudewo. Foto: Bae
Daerah

Road Map Pemakzulan Bupati Pati Terbuka, Ini 9 Langkah Pansus DPRD Pati

Agustus 14, 2025
Ilustrasi penumpang bersiap naik gerbong kereta api di Stasin Tawang Semarang.
Ekonomi

16.000 Tiket Kereta Mudik Lebaran Sudah Terjual, KAI Daop 4 Ungkap Tanggal Favorit

Februari 5, 2026
Ilustrasi hamparan kebun sawit.
Info

Republik Sawit? Dinas Pertanian Cirebon Kaget, Tiba-tiba Ada Kebun Sawit di Cigobang

Januari 2, 2026
3 pengendara motor yang melintas di turunan gombel. Kamis (26/3/2026). (dul)
Info

Turunan Gombel Lama Ditutup April-November, Jalan Bakal Diperbaiki Total

Maret 27, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kiai Pati Ngaku Wali Cabuli 50 Santriwati: Digilir di Samping Kamar Istri, Mayoritas Korban Yatim-Piatu
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?