Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: UMKM Jepara Diminta Naik Kelas
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

UMKM Jepara Diminta Naik Kelas

Kalau ngomongin Jepara, pikiran orang biasanya langsung ke ukiran kayu. Padahal, ceritanya sekarang jauh lebih rame. Dari mebel, tenun troso, sampai batik kekinian, semuanya lagi didorong buat jadi mesin penggerak ekonomi daerah, bukan sekadar pajangan.

T. Budianto
Last updated: Januari 29, 2026 6:19 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
STAN UMKM: Ketua Dekranasda Jateng, Nawal Arafah Yasin mengunjungi salah satu stan UMKM saat menghadiri Peluncuran Galeri Dekranasda Jepara di Gedung Islamic Center, Jepara, Kamis (29/1/2025). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, JEPARA– Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jateng, Nawal Arafah Yasin kembali menegaskan pentingnya peran kerajinan dan UMKM lokal sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Pesannya jelas: Dekranasda di 35 kabupaten/kota jangan cuma jadi nama, tapi aktif turun tangan mendampingi pengrajin dan pelaku UMKM.

Hal itu disampaikan Nawal saat menghadiri Peluncuran Galeri Dekranasda Jepara di Gedung Islamic Center Kabupaten Jepara, Kamis (29/1/2025). Acara ini juga dihadiri para Ketua Dekranasda kabupaten/kota se-Jawa Tengah.

“Mungkin Ibu-ibu punya potensi. Dipetakan sampai ke nilai ekonominya berapa. Jadi ini bisa jadi pemicu semangat untuk menggerakkan ekonomi daerah,” ujar Nawal. Dorongan ini sejalan dengan arahan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin yang ingin menjadikan UMKM sebagai penggerak utama perekonomian di Jateng.

Nawal pun mengapresiasi hadirnya Galeri Dekranasda Jepara yang diharapkan jadi etalase sekaligus pusat promosi produk unggulan daerah. Menurutnya, potensi Jepara bukan main-main. Tercatat ada sekitar 81.600 pelaku UMKM yang aktif hingga saat ini.

Baca juga: UMKM Jateng Siap Mendunia, Dekranasda Genjot Pendampingan dan Digitalisasi

Sebagai Kota Ukir, Jepara memiliki sekitar 500 industri mebel dan ukir dengan potensi ekonomi mencapai Rp3,2 triliun. Sektor ini menyumbang 34,1 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jepara. Belum lagi tenun troso yang juga jadi andalan.

Saat ini terdapat 344 unit usaha IKM troso dengan nilai ekonomi mencapai Rp25,8 miliar per bulan, angka yang jelas bukan receh. Dari sisi pertumbuhan ekonomi, Jepara juga menunjukkan tren positif. Hingga triwulan I 2025, pertumbuhan  ekonomi daerah ini mencapai 5,6 persen, naik signifikan dibandingkan 2024 yang berada di angka 4,22 persen.

Pengerak Ekonomi

“Jepara ini penggerak perekonomian Jateng. Maka kolaborasi, penguatan strategi, itu harus terus dilakukan,” kata Nawal. Ia juga menyinggung potensi besar produk kerajinan Jateng lainnya, seperti batik Pekalongan, Solo, hingga Lasem. Tantangan terbesarnya, menurut Nawal, adalah produksi batik yang masih berhenti di bentuk kain.

Karena itu, Dekranasda Jateng kini mendorong pengembangan batik ready to wear agar nilai tambah dan daya jualnya makin tinggi, sekaligus membuka ruang bagi desainer muda untuk berkreasi. “Kita fokuskan pelatihan supaya desainer-desainer muda bisa mengolah kain menjadi produk siap pakai,” jelasnya.

Baca juga: Ngopi di Lereng Muria, Langsung Check Out

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Jepara, Laila Saidah Witiarso menyebut, Galeri Dekranasda Jepara saat ini menggandeng 65 IKM dengan beragam produk, mulai dari kerajinan kayu, tenun troso, batik ecoprint, hingga rajut.

Ia berharap galeri dengan wajah baru ini bisa jadi ruang pamer, promosi, sekaligus memperkuat jejaring usaha agar UMKM Jepara naik kelas. “Semoga ikhtiar kecil ini jadi bagian dari langkah besar Jepara dalam memperkuat ekonomi masyarakat,” ujarnya. Soalnya kalau potensi sudah triliunan tapi masih disimpan di etalase, itu namanya bukan kurang modal, tapi kurang berani melangkah. (tebe)

 

You Might Also Like

Terminal Mangkang Masih Lengang, Puncak Arus Mudik Diperkirakan H-2 Lebaran

Sumur Pertamina di Subang Bocor dan Meledak, Dua Pekerja Jadi Korban

Warga Wonogiri Semakin Keras Tolak Pendirian Pabrik Semen di Pracimantoro

Mahesa Jenar Ungguli Joko Tingkir

Jalur Pantura Jadi Kolam, Sopir Cuma Bisa Pasrah

TAGGED:dekranasda jatengheadlinepemkab jeparapemprov jatengUMKM
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pemprov Bakal Cek MBG di SMA 2 Kudus
Next Article Jateng Dapat Suntikan Rp17,6 M Buat Nyalain Literasi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) saat diwawancara awak media, Kamis (3/9/2026). (dul)

Kekeringan di Jateng Makin Luas, Gus Yasin: Sudah Salah Istisqa dan Ajukan Modifikasi Cuaca

DITUNTUT BERALAH: Sekda Cilacap Sadmoko Danardono dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)

Sekda Cilacap Dituntut Hukuman Lebih Ringan dari Bupati, Cuma 4 Tahun Penjara

BARANG BUKTI - Petugas kepolisian menunjukkan barang bukti celurit dan sepeda motor yang digunakan remaja asal Sragen yang acung-acungkan senjata tajam di Underpass Joglo, Kota Solo.

Viral Acungkan Celurit di Underpass Joglo Solo, Dua Remaja Sragen Klepek-klepek Ditangkap Polisi

RESMIKAN PONPES--Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI, Reda Manthovani, merangkul santri tunanetra dalam acara peresmian Pondok Pesantren Sahabat Mata di Semarang, Selasa (29/9/2026). (ist)

Pesantren Khusus Tunanetra di Semarang, Santri Dibekali Keterampilan

DITUNTUT BERALAH: Bupati Cilacap nonaktif Syamsul Auliya Rachman dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)

Bupati Cilacap Dituntut 7 Tahun Penjara, Hak Dipilih Dicabut 3 Tahun

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

DAMPINGI KORBAN--Zainal Petir (kemeja putih) mendampingi kliennya (duduk) yang menjadi korban kasus deepfake AI. (ist)
Hukum

Nestapa Mahasiswi Solo Korban Konten Cabul, Lapor Polisi Didampingi Petir

Juli 28, 2026
Daerah

Posyandu di Surakarta Buka Layanan Mental Buat Anak Muda

Januari 17, 2026
Unik

Ribuan Warga Israel Demo, Netanyahu: “Perang Gaza Tetap Jalan Terus!”

Agustus 18, 2025
Siswa SMA 1 Sultan Agung Semarang berpose bersama Mr. Suegul Jin yang datang dari Korea dalam rangka belajar bahasa korea melalui aplikasi KoreanMate. Foto: Fahmi
Pendidikan

Belajar Bahasa Korea Bareng Oppa, Siswa Semarang Auto Semangat. Ada Beasiswanya?

Agustus 20, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: UMKM Jepara Diminta Naik Kelas
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?