Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jateng Dapat Suntikan Rp17,6 M Buat Nyalain Literasi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Jateng Dapat Suntikan Rp17,6 M Buat Nyalain Literasi

Di tengah era scroll tanpa henti, kabar baik datang buat dunia literasi. Jawa Tengah kebagian “angin segar” berupa Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik miliaran rupiah. Harapannya simpel tapi berat: bikin orang balik lagi ke buku, bukan cuma ke layar.

T. Budianto
Last updated: Januari 29, 2026 6:26 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
PROGRAM KEARSIPAN: Sekda Jateng, Sumarno saat menghadiri acara Harmonisasi Program Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jateng di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Kamis (29/1/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Pemprov Jateng dipastikan bakal menerima Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik sektor perpustakaan sebesar Rp17,6 miliar pada tahun 2026. Duit ini bukan sekadar angka, tapi tanggung jawab besar yang harus dikelola dengan serius.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng, Sumarno menegaskan, berapa pun nilainya, anggaran tetap amanah yang wajib dipertanggungjawabkan. “Besar atau kecilnya anggaran itu sama-sama amanah. Semua harus dipertanggungjawabkan,” kata Sumarno saat membuka Acara Harmonisasi Program Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah bertajuk Ngopeni Nglakoni Arsip dan Literasi Menuju Jawa Tengah Maju dan Berkelanjutan, di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Kamis (29/1/2026).

Baca juga: Puluhan Ribu Arsip Kuno Jateng Alih ke Digital

Menurutnya, tantangan besar yang masih dihadapi Jateng adalah rendahnya minat baca masyarakat. Karena itu, kehadiran DAK Nonfisik ini diharapkan bisa jadi bahan bakar baru untuk menguatkan program literasi di berbagai daerah.

Sumarno berharap, anggaran tersebut benar-benar berdampak nyata dan ikut menyumbang pembangunan Jawa Tengah, terutama lewat penguatan budaya baca dan pengelolaan arsip. “DAK ini bagian dari program pusat yang dijalankan di daerah. Jadi harus jadi alat penyelarasan antara program Arsip Nasional, Perpustakaan Nasional, dan program daerah,” ujarnya.

Diserahkan Simbolis

Pada kesempatan yang sama, DAK Nonfisik sektor perpustakaan diserahkan secara simbolis oleh Kepala Perpustakaan Nasional RI, Aminudin Aziz, kepada Sekda Jateng Sumarno. Penyerahan ini turut disaksikan Kepala Arsip Nasional RI Mego Pinandito serta Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Jateng, Rahmah Nur Hayati.

Aminudin Aziz mengungkapkan, ada perubahan skema penentuan DAK Nonfisik tahun 2026. Kalau sebelumnya berbasis proposal, kini pendekatannya lebih menekankan keadilan fiskal.

Baca juga: Bus Pintar Nongkrong di Kota, Surakarta Gaspol Tingkatkan Budaya Literasi

“Kebijakan ini kami ambil supaya keadilan benar-benar dirasakan. Jangan sampai daerah yang belum terakreditasi dan minim anggaran justru nggak bisa menjalankan kegiatan apa pun,” ujar Aminudin. Karena literasi nggak cukup cuma bangun gedung perpustakaan, yang lebih penting, isinya dibaca, bukan cuma dijadikan latar foto terus diupload di medsos. (tebe)

You Might Also Like

Ketika Hujan Turun Lagi, Kroya-Bantarsari Mulai Siaga Banjir

Hujan Mulai Galak, Semarang Siagakan 220 Pompa

Cek Kesehatan Gratis Dukung Generasi Emas 2045

Yuk Liburan ke Luar Negeri Lagi! Bandara Ahmad Yani Resmi Buka Penerbangan Internasional

Bunda PAUD Berikan Trauma Healing bagi Anak Terdampak Banjir Pekalongan

TAGGED:budaya literasipeprov jatengperpustakaan daerah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article UMKM Jepara Diminta Naik Kelas
Next Article Kemenkum Jateng: Penyusunan Perda Jangan Asal Ketok Palu

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Tak Sekadar Touring, NECI 04 Semarang Bawa Misi Merah Putih ke Astana Giribangun

Pelat Nomor Diakali, Kamera ETLE Dibikin Bingung

Polisi Ungkap Napi Lapas Sragen Kendalikan Peredaran Sabu di Solo

ANJING RAKSASA - Denver seekor anjing berjenis Alaskan Malamute berusia 2 tahun asal Semarang dengan bobot sekitar 70 kilogram Foto bersama pemilik Lily Harts, Minggu (27/9/2026). (dul)

Denver si Selebdog Malamute Raksasa Asal Semarang, Popularitasnya Jadi Jalan Berbagi

PENIPUAN - Ilustrasi pelaku penipuan sedang beraksi.

Sial! Rela Bayar Rp380 Juta Demi Anak Masuk UI, Ujungnya Kena Tipu

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Petani Geblog Kini Tak Lagi Risau Saat Kemarau

Februari 23, 2026
Daerah

Gedung Sekolah Jadi ‘Mesin Uang’? Cara Jateng Bikin Aset Jadi Sumber Cuan

Maret 28, 2026
Daerah

Upacara HUT RI di Balai Kota Semarang Hadirkan Sosok Istimewa, Siapa?

Agustus 18, 2025
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat mendiskusikan persoalan sumur minyak tua di Jateng bersama SKK Migas Jabanusa, Kamis (11/9/2025). Di Jawa Tengah terdapat sekitar 5.300 sumur minyak tua siap dioptimalkan menjadi “ATM energi” sesuai Permen ESDM No. 14/2025. Pemerintah dan SKK Migas mendorong pengelolaan sumur oleh BUMD, KUD, atau UMKM dengan teknologi tepat guna, demi meningkatkan PAD dan swasembada energi secara aman.. Foto: dok/humas
DaerahEkonomi

5.300 Sumur Minyak di Jateng Siap Balik Jadi ATM Energi

September 11, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jateng Dapat Suntikan Rp17,6 M Buat Nyalain Literasi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?