Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: KPK Kulik Aktivitas Fadia Arafiq Saat Menjabat
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

KPK Kulik Aktivitas Fadia Arafiq Saat Menjabat

Kalau biasanya ajudan cuma dikenal sebagai orang yang selalu ada di belakang pejabat, kali ini justru mereka jadi kunci penting penyelidikan. KPK kini mendalami aktivitas mantan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq lewat pemeriksaan dua mantan ajudannya. Sebab, dari orang-orang terdekat itulah alur aktivitas kepala daerah bisa terbaca lebih lengkap.

T. Budianto
Last updated: Mei 14, 2026 6:41 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Budi Prasetyo. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi terus mendalami dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan dengan memeriksa dua mantan ajudan Fadia Arafiq.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan pemeriksaan terhadap dua mantan ajudan berinisial AS dan SH dilakukan pada 12 Mei 2026. Menurut Budi, ajudan memiliki posisi penting karena selalu mendampingi kepala daerah dalam aktivitas sehari-hari.

“ADC ini kan selalu menempel pada bupati sehingga pemeriksaan secara umum berkaitan dengan aktivitas-aktivitas bupati,” ujar Budi kepada media di Jakarta, Rabu, (13/5/2026).

Baca juga: KPK Lacak Duit Fadia Arafiq

Lewat pemeriksaan itu, penyidik disebut ingin mendapatkan gambaran utuh terkait aktivitas Fadia selama menjabat Bupati Pekalongan, khususnya yang berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa.

“Kami bisa mendapatkan gambaran secara utuh, secara penuh, bagaimana aktivitas-aktivitas bupati ini dalam menjalankan pemerintahan di sana, khususnya berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa,” katanya.

Turut Diamankan

Kasus ini sendiri bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 3 Maret 2026. Saat itu, KPK menangkap Fadia Arafiq bersama ajudan dan orang kepercayaannya di wilayah Semarang. Selain itu, ada 11 orang lain yang turut diamankan di Pekalongan.

OTT tersebut menjadi operasi tangkap tangan ketujuh KPK sepanjang 2026 dan berlangsung bertepatan dengan bulan Ramadan 1447 Hijriah. Sehari setelah OTT, tepatnya 4 Maret 2026, KPK menetapkan Fadia Arafiq sebagai tersangka tunggal dalam kasus dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing dan pengadaan lainnya di lingkungan Pemkab Pekalongan tahun anggaran 2023-2026.

Baca juga: Pengakuan Menggelikan Fadia Arafiq saat Diperiksa KPK: Saya Pedangdut, Bukan Birokrat

KPK menduga terjadi konflik kepentingan karena perusahaan milik keluarga Fadia, PT Raja Nusantara Berjaya (RNB), disebut memenangkan sejumlah proyek pengadaan di lingkungan pemerintah daerah.

Dari perkara tersebut, Fadia dan keluarganya diduga menerima total Rp19 miliar. Rinciannya, sekitar Rp13,7 miliar disebut dinikmati Fadia dan keluarganya, Rp2,3 miliar diberikan kepada Direktur PT RNB yang juga disebut bekerja sebagai ART bernama Rul Bayatun, sementara Rp3 miliar lainnya masih berupa uang tunai yang belum dibagikan.

Di dunia politik, ajudan biasanya tahu jadwal, perjalanan, sampai kebiasaan harian pimpinannya. Dan dalam kasus korupsi, kadang jejak paling terang justru muncul dari orang yang selama ini cuma terlihat berdiri di samping sambil membawa tas dan membuka pintu mobil. (tebe)

You Might Also Like

Besok Minggu Jalanan Semarang Disulap Jadi Panggung Budaya

Akhirnya Kena Juga, Sopir Bus Laka Krapyak Resmi Tersangka

Dua Kiper Timnas Menang, Sinyal Bagus Jelang ASEAN Cup

Sekjen Peradi SAI: Advokat Jangan Cuma Cari Duit

Tunjangan Sultan, Rakyat Kelimpungan: Saat Elit Politik Lupa Caranya Turun ke Bumi

TAGGED:fadia arafiqheadlineKPKpemkab pekalongan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bayar Sampah di Semarang Sekarang Nggak Tunai Lagi
Next Article Undip Kenalkan Kopi Tawangmangu ke Dunia

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sate Kambing Nangkring di Posisi 4 Dunia

Buah MBG Anak SD Tak Boleh Asal Sajikan

Remaja SMP Sudah Pakai Skincare, Ini Resikonya

Sentra Bandeng Tambakrejo Naik Kelas, Agustina Soroti Jalan hingga Mesin Presto

Cegah Gangguan Penerbangan, Bandara Ahmad Yani Sisir Area Runway

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Fokus

Ketika Dolar Naik, Jangan Biarkan UMKM Berjuang Sendiri

Juni 9, 2026
Info

Biksu Thudong Disambut Hangat di Genuk

Mei 25, 2026
BNPB melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) sebagai upaya mengatasi banjir di Semarang dan Grobogan.
Info

BNPB Ngegas Operasi Modifikasi Cuaca, Atasi Banjir Semarang–Grobogan

Oktober 26, 2025
Badan Legislasi DPR bareng Menteri Hukum dan PPUU DPD ngadain rapat buat evaluasi Prolegnas RUU Prioritas 2025. Dari 42 RUU, sudah banyak yang jalan, termasuk RUU seru soal industri, pekerja platform, dan perampasan aset. Foto: dok/ist.
Unik

Baleg DPR Gas Pol Evaluasi Prolegnas 2025, RUU Perampasan Aset Masuk Prioritas

September 10, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: KPK Kulik Aktivitas Fadia Arafiq Saat Menjabat
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?