Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Tali Asih Penghafal Alquran Balik Lagi di 2026
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Tali Asih Penghafal Alquran Balik Lagi di 2026

Di tengah anggaran yang katanya makin ketat, Pemprov Jateng kasih sinyal menenangkan: buat yang istiqamah jaga hafalan Alquran, perhatian pemerintah nggak ikut diketatkan. Tahun 2026, program tali asih resmi jalan lagi.

T. Budianto
Last updated: Januari 6, 2026 1:17 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
SERAHKAN BSIYARAH: Wagub Jateng, Taj Yasin menyerahkan tali asih (bisyarah) kepada 22 penghafal Alquran dalam acara Haflah XI Khotmil Quran wal Kutub di Pondok Pesantren Kauman Lasem, Rembang, Minggu (4/1/2026). (Foto: Pemprov Jateng).
SHARE

BACAAJA, REMBANG- Pemprov Jateng menegaskan komitmennya untuk kembali menyalurkan tali asih bagi para penghafal Alquran pada 2026. Program ini jadi bukti bahwa apresiasi untuk santri dan penghafal kitab suci tetap masuk prioritas.

Komitmen itu ditandai dengan penyerahan tali asih (bisyarah) kepada 22 penghafal Alquran dalam acara Haflah XI Khotmil Quran wal Kutub di Pondok Pesantren Kauman Lasem, Kabupaten Rembang, Minggu (4/1/2026).

Tali asih yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen kepada para penerima.

Baca juga: Ratusan Hafiz Terima Tali Asih dari Pemprov Jateng, Setiap Santri Dapat Rp1 Juta

Dalam sambutannya, sosok yang akrab disapa Gus Yasin itu menyebut, program tali asih merupakan bentuk perhatian Pemprov Jateng terhadap peran strategis para penghafal Alquran dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat.

Bentuk Penghargaan

Meski APBD 2026 mengalami penyesuaian, Pemprov Jateng memastikan program ini tetap berlanjut sebagai bentuk konsistensi dan penghargaan kepada para santri.

“Meskipun APBD tahun ini berkurang, alhamdulillah Pemprov tetap dapat mengalokasikan tali asih. Ini sebagai hadiah untuk para penghafal Alquran,” ujar Gus Yasin.

Ia berharap, apresiasi tersebut bisa membawa keberkahan bagi penyelenggaraan pemerintahan di Jawa Tengah. Namun, Gus Yasin juga mengingatkan para santri agar tidak cepat puas dengan capaian yang ada. Menurutnya, menjaga hafalan dan terus mengembangkan keilmuan tetap menjadi tugas utama para penghafal Alquran.

Pada kesempatan itu, Gus Yasin juga menegaskan kembali pentingnya Alquran sebagai pedoman hidup, tidak hanya secara spiritual, tetapi juga dalam kehidupan sosial bermasyarakat.

Baca juga: Gus Elham dan Badai Viral: Saat Dakwah Disorot Karena Gestur

Sebagai informasi, tali asih yang diberikan senilai Rp1 juta untuk masing-masing penghafal Alquran. Program ini ditujukan bagi warga Jawa Tengah yang mampu menunjukkan kompetensi dalam menghafal kitab suci agama masing-masing.

Sepanjang periode Januari hingga 17 Desember 2025, Pemprov Jateng telah menyalurkan tali asih kepada 1.041 santri penghafal Alquran dari berbagai daerah.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Kauman Lasem, M Zaini Ahmad Ma’shum, menyebut Haflah XI diikuti oleh 321 santri dan disambut antusias oleh para orang tua yang datang dari berbagai wilayah di Indonesia. Anggaran boleh disesuaikan, tapi apresiasi tetap jalan. Di Jateng, hafalan dijaga dan negara ikut bilang, “kami lihat usaha kalian.” (tebe)

You Might Also Like

Viral Motor Listrik BGN Bikin Menkeu Purbaya Kaget: Tahun Lalu Anggarannya Saya Tolak

25 Daerah di Jateng Siaga Kekeringan, BPBD: Distribusi Air Sudah Tinggi

Yazid Masih Jadi Tanda Tanya di Mongkrang

Kuota Sekolah Rakyat Bertambah, Orangtua Masih Ragu Lepas Anak SD

Semarang Punya Sunset, Punya Pantai, Tapi Kok Belum Jadi Primadona?

TAGGED:gus yasinhafidzheadlinepemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Arief Rosyid bersama Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia. Viral Arief Rosyid soal Bahlil: ‘Jangankan Benar, Salah pun Kita Bela!’
Next Article Bisyarah di Semarang Nambah Banyak, Negara Ikut Patungan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BARONGSAI - Sejumlah pemain barongsai mengenakan baju hijau, tengah memegang kepala barongsai dan memegang dupa, Jumat (25/9/2026). Mereka baru saja mengikuti atraksi untuk meramaikan gelaran Mooncake Festival di Kawasan Pecinan Semarang. (dul)

Barongsai Turun ke Jalan, Rangkaian Mooncake Festival Bikin Warga Berkerumun

Begini Bentuk Hisab Amal di Hari Kiamat

Kemenkum Jateng Dorong Pelaku Usaha Tak Asal Pilih Merek

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Kawasan Pecinan Semarang

Sekda Banyumas Mundur Usai Diperiksa KPK

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Geotermal Belum Jalan, Warga Lawu Sudah Rasakan Dampak Lingkungan: Banjir Jadi Alarm

Juli 24, 2026
Info

Rudy Bilang Kabar Gelap Menutup Cerah Kaltim

April 25, 2026
Gubernur Sumatra Utara (Sumut), Bobby Nasution.
Nasional

Eks Bos BMKG Pernah Kasih Peringatan ke Bobby Nasution Soal Bencana Banjir Dahsyat, Tapi…

Desember 6, 2025
Ilustrasi pesilat menggelar konvoi dengan mengendarai sepeda motor.
Info

Konvoi Pesilat di Boyolali Ricuh: 4 Orang Kena Bacok, Bengkel Dirusak, Motor Dibakar

Juni 30, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tali Asih Penghafal Alquran Balik Lagi di 2026
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?