Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Semarang Punya Sunset, Punya Pantai, Tapi Kok Belum Jadi Primadona?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Semarang Punya Sunset, Punya Pantai, Tapi Kok Belum Jadi Primadona?

Semarang selama ini lebih sering dikenal lewat Kota Lama, Lawang Sewu, atau deretan event besar yang ramai tiap akhir pekan. Padahal, kota ini juga punya garis pantai panjang dengan panorama senja yang nggak kalah cantik.

T. Budianto
Last updated: Juni 20, 2026 10:29 am
By T. Budianto
4 Min Read
Share
MENIKMATI SORE: Sejumlah pengunjung menikmati suasana sore di Pantai Tirang, Semarang, Rabu, (24/12/2025). Pantai yang berada di Tambakrejo, Tugu, beberapa waktu lalu. (Foto: dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Pesisir Kota Semarang dinilai masih menyimpan “harta karun” yang belum digarap maksimal. Melihat kondisi itu, DPRD Kota Semarang meminta pemerintah kota lebih serius mengembangkan kawasan wisata pantai agar mampu bersaing dengan daerah lain di Jawa Tengah maupun Yogyakarta.

Ketua DPRD Kota Semarang, Kadar Lusman atau yang akrab disapa Pilus mengatakan, Semarang memiliki karakter wilayah yang tidak dimiliki banyak kota lain, yakni perpaduan kawasan perbukitan dan pesisir. Potensi tersebut, menurutnya, seharusnya bisa menjadi kekuatan baru sektor pariwisata.

“Semarang punya kawasan atas dan bawah. Potensi pesisir kita besar sekali. Sayang kalau hanya jadi pelengkap, padahal bisa menjadi destinasi unggulan,” ujarnya, Kamis (18/6/2026).

Pilus menilai salah satu kawasan yang paling siap dikembangkan adalah Pantai Mangunharjo di Kecamatan Tugu. Menurutnya, akses menuju lokasi sudah cukup memadai dan konsep pengembangan sebenarnya sudah pernah disusun pemerintah.

“Konsepnya sudah ada, akses jalannya juga mendukung. Tinggal bagaimana pemerintah punya komitmen untuk merealisasikannya secara bertahap,” katanya.

Baca juga: Pantai Tirang Nggak Cuma Jual Sunset, Tapi Bikin Dapur Warga Ngebul

Tak hanya Mangunharjo, Pantai Tirang juga disebut memiliki peluang besar menjadi destinasi wisata baru. Bahkan, Pilus membayangkan wisatawan bisa menikmati perjalanan menggunakan perahu dari kawasan Taman Lele menuju Pantai Tirang.

Menurutnya, konsep wisata berbasis transportasi air itu bukan hanya menghadirkan pengalaman baru bagi wisatawan, tetapi juga membuka sumber pendapatan tambahan bagi nelayan dan warga pesisir.

Ia menilai selama ini perhatian pemerintah lebih banyak tertuju pada penyelenggaraan berbagai event pariwisata. Padahal, tanpa destinasi yang terus berkembang, geliat wisata dikhawatirkan hanya ramai sesaat.

“Event itu penting, tapi destinasi yang sudah kita punya jangan sampai dilupakan. Kalau cuma mengandalkan event, pariwisata akan jalan di tempat,” tegasnya.

Pembangunan Bertahap

Pilus menambahkan, pembangunan wisata pantai tidak harus dilakukan sekaligus dengan anggaran besar. Menurutnya, pemerintah bisa memulainya secara bertahap, mulai dari penataan kawasan hingga penyediaan fasilitas dasar. “Yang penting ada kemauan. Mulai dulu dari fasilitas dasar, lalu dikembangkan sedikit demi sedikit,” ujarnya.

Senada dengan itu, Akademisi Universitas Semarang, Desika Nur Jannah menilai, pengembangan wisata pantai harus diiringi pembenahan infrastruktur pendukung. Salah satu persoalan yang masih menjadi hambatan adalah akses transportasi menuju kawasan pantai.

Menurutnya, wisatawan akan lebih mudah berkunjung jika tersedia layanan transportasi publik yang menjangkau kawasan pesisir. “Transportasi menuju pantai harus dipikirkan. Tidak semua orang datang menggunakan kendaraan pribadi,” katanya.

Selain akses, Desika juga menyoroti minimnya fasilitas pendukung yang masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah. Padahal, sejumlah pantai di Semarang memiliki panorama matahari terbenam yang sangat menarik dan berpotensi menjadi daya tarik utama.

“Sunset di beberapa pantai Semarang sebenarnya cantik. Tinggal bagaimana fasilitas seperti toilet, pusat UMKM, penerangan, dan pengelolaan sampah bisa dibenahi supaya wisatawan merasa nyaman,” jelasnya.

Baca juga: Pantainya Cakep, Jalannya Bikin Niat Healing Tenggelam

Ia juga mendorong agar Semarang tidak hanya mengembangkan wisata pantai biasa, tetapi mulai menggarap konsep ekowisata, wellness tourism, hingga kegiatan MICE agar wisatawan memiliki lebih banyak alasan untuk tinggal lebih lama di Kota Atlas.

Menurut Desika, setiap daerah memiliki karakter pantai yang berbeda. Karena itu, Semarang perlu menghadirkan konsep yang unik agar tidak sekadar menjadi destinasi alternatif. “Kalau konsepnya khas dan berbeda, wisatawan pasti punya alasan untuk datang kembali,” pungkasnya.

Semarang sebenarnya sudah punya laut, punya sunset, bahkan punya cerita. Yang belum benar-benar hadir mungkin cuma keberanian menjadikan pantai sebagai bintang utama. Sebab, wisata bukan selalu soal panggung yang ramai semalam, tapi juga destinasi yang tetap hidup ketika lampu acara sudah dipadamkan. (tebe)

You Might Also Like

Saat Tubuh Berbalik Arah, Autoimun Makin Dekat

Tas dari Tutup Botol hingga Kaos Sablon, Karya Buatan Napi Dipamerin di Kota Lama

Guru Besar Unsoed Lakukan Pelecehan Seksual ke Mahasiswinya?

Ratusan Calon Dokter Mentok Ujian, Kampus Ikut Disorot

Padi Jateng Diproyeksi Nanjak 5,5 Persen di 2026

TAGGED:headlinepantai semarangpemkot semarangwisata semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article ARTJOG TANGKAP SENIMAN - Seniman ARTJOKES ditangkap oleh pihak keamanan ARTJOG 2026 saat melakukan performing art sebagai bentuk protes atas keterlibatan putra Presiden Prabowo, Didit, dalam penyelenggaraan ARTJOG 2026. (ist) Seniman Ditangkap ARTJOG saat Teatrikal Protes, ARTJOKES Singgung Intimidasi
Next Article BERDOA BERSAMA - Petani tembakau Temanggagung melangitkan doa, berharap rencana aturan pembatasan tar dan nikotin dibatalkan, di sela pelaksanaan Haul Ki Ageng Makukuhan dan Kirab Pikukuh Syuro oleh masyarakat Desa Wonosori, Kecamatan Bulu, pada Kamis (18/6) pagi. Ikhtiar Spiritual Petani Tembakau Temanggung: Doa Bersama Tolak Aturan Pembatasan Tar-Nikotin

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid.

Senggol PDIP soal Sikap Politik, Jazilul PKB: Kami Semua Sedang Berjuang Keras

Apindo Dorong Jateng Jadi Pusat Investasi Baru

Siapa yang Lapar? Pengusaha SPPG Protes MBG Dihentikan saat Libur Sekolah

Biar Nggak Lagi Jadi “Kolam Dadakan”, Drainase Simpang Lima Dibenahi

Takut Lapor? Pemprov dan LPSK Siapkan “Tameng” untuk Saksi dan Korban

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Olahraga

Bhara Cup 2026 Bukan Cuma Turnamen, Tapi Seleksi Atlet Wartawan

Februari 12, 2026
Hukum

Momen Haru Wisuda MK Berubah Tegang, Anwar Usman “Sang Paman” Tumbang

April 14, 2026
Nasional

MK: Polisi yang Mau Jabatan Sipil, Mundur Dulu!

November 13, 2025
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas dengan para kementerian teknis dalam rangka evaluasi pelaksanaan MBG, Minggu (28/9/2025) malam. Foto: dok/BiroPersKepresidenan
Info

Prabowo Klaim Pemimpin Dunia Ingin Belajar MBG ke Indonesia, Faktanya TNI AD Belajar MBG ke Singapura

Oktober 13, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Semarang Punya Sunset, Punya Pantai, Tapi Kok Belum Jadi Primadona?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?