Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Agustina Tanam Batu, Nyalain Ekonomi Rakyat
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Agustina Tanam Batu, Nyalain Ekonomi Rakyat

Kalau ekonomi rakyat mau kuat, ya kudu mulai dari bawah, bahkan dari batu pertama. Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng tahu banget soal itu, makanya ia langsung ikut “tanam batu” buat Koperasi Merah Putih di Sampangan.

T. Budianto
Last updated: Oktober 19, 2025 10:51 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
SAMBUTAN WALI KOTA: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng memberikan sambutan dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Gudang KDKMP, di Kelurahan Sampangan Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang, Jumat (17/10). (Foto : Istimewa)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Nggak cuma ngomongin ekonomi kerakyatan di atas kertas, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng beneran turun tangan. Jumat (17/10), ia ikut ngegas semangat gotong royong lewat peletakan batu pertama pembangunan Gudang Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kelurahan Sampangan, Gajahmungkur.

Program ini bukan acara seremonial biasa, gengs. Pembangunan gudang KDKMP jadi bagian dari gerakan nasional “Koperasi Merah Putih” yang digagas Presiden Prabowo Subianto buat memperkuat ekonomi rakyat dari level paling bawah, desa dan kelurahan.

“Ini langkah strategis untuk ngidupin ekonomi kerakyatan dan gerakin potensi lokal di tiap wilayah Kota Semarang,” kata Agustina dalam sambutannya. Menurutnya, gudang KDKMP di Sampangan bakal berfungsi sebagai pusat logistik dan penyangga ekonomi masyarakat akar rumput. Targetnya rampung akhir Januari 2026 dan siap beroperasi sebagai tempat aktivitas sewa, logistik, dan distribusi kebutuhan pokok.

Tahap Pertama

Sekadar info, di tahap pertama ini sudah terbentuk 177 Koperasi Merah Putih di seluruh kelurahan Semarang dengan total modal Rp448 juta dan 4.500 anggota aktif. Bahkan tujuh di antaranya udah jalan dan punya omset lumayan besar. Salah satu yang sukses yakni KKMP Gedawang yang sempat dikunjungi langsung pejabat Kemenko Pangan RI.

“KKMP Gedawang bisa jadi contoh keren. Mereka nggak cuma jualan, tapi juga jadi tempat belajar bisnis warga lain. Ini bisa banget ditiru di kelurahan lain,” ucap Agustina.

Selain dukungan pembiayaan dan pelatihan SDM, Pemkot Semarang juga berencana memperluas model bisnis koperasi, nggak cuma toko kelontong, tapi bisa ke sektor lain kayak bisnis sampah, jasa wisata, dan potensi lokal lain. Bahkan ASN diimbau gabung jadi anggota koperasi buat bantu permodalan.

Sementara itu, Dandim 0733/KS Letkol Inf Priyo Handoyo bilang siap mengawal pembangunan gudang sampai tuntas. Bangunannya dirancang berukuran 20×30 meter di atas lahan 1.000 meter persegi. “Kami bakal kawal sampai selesai. Ini program strategis nasional untuk nguatkan ekonomi rakyat,” ujarnya.

Dengan dukungan banyak pihak, termasuk PT Agrinas Pangan Nusantara, Pemkot Semarang optimis Koperasi Merah Putih bakal jadi penggerak baru ekonomi lokal, tempat warga belajar berdikari dan gotong royong beneran, bukan cuma slogan. “Semoga pembangunan berjalan lancar dan manfaatnya bisa dirasain langsung masyarakat,” tutup Agustina. (tebe)

You Might Also Like

Tahun Ajaran Baru, Seragam Sekolah Diburu

HUT ke-579 Semarang, Pemkot Diminta Serius Urus RTH Biar Nggak Langganan Banjir

Sengketa Direksi PDAM Tirta Moedal Masih Lanjut, Pemkot Siap Tempuh Jalur Hukum

Viral Trek Lari TLJ Ngelupas, Netizen: Bisa Dijadiin “Selimut”

Duit Seret, Semangat Tetep Ngegas

TAGGED:agustina wilujengkopdes merah putih semarangpemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bos-Bos Tionghoa Diminta Gas Ekonomi Jateng
Next Article Nawal Yasin Dorong Muslimat NU Terus Bersinergi Bangun Jateng

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

DEMO--Massa dari kelompok Pati Ora Sepele (POS) berorasi meminta koruptor dihukum berat. (bae)

Bakal Rame Terus Nih Sidang Sudewo, Dikawal Fans dan Haters sampai Vonis

Desa yang Diminta Mandiri, Tetapi Dikunci dari Luar

Jateng Banjir Wisatawan, Diserbu 30,95 Juta Orang Plesiran dalam Tiga Bulan

Ilustrasi polisi sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP.) (grafis/wayu)

Kasus Kematian Sutrimo Penjaga Rumah Febrie Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya, Keluarga Curigai Hal Ini

PROTES HARGA PAKAN - Peternak di Temanggung membagikan 5.000 ayam petelur kepada warga, sebagai bentuk protes atas mahalnya harga pakan ternak, Senin (10/8/2026). Menurut peternak, lebih ayam itu dibagikan kepada warga daripada mati di kandang. (*)

Demo Harga Pakan Mahal Tak Terjangkau, Peternak Temanggung Bagikan Gratis 5.000 Ayam Petelur

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Warga Mangunsari Ubah Sampah Jadi Tabungan

Januari 24, 2026
Ekonomi

PKB Didiskon 5 Persen Sampai Akhir 2026

Februari 23, 2026
Ekonomi

Ekonomi Jateng Ngebut 5,89 Persen

Mei 6, 2026
Daerah

Angka Kematian Ibu dan Bayi di Semarang Turun, Pemkot Punya Jurus Baru

September 25, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Agustina Tanam Batu, Nyalain Ekonomi Rakyat
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?