Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Perpus Hilang Dicaplok KDMP, Siswa Kini Berburu Buku di Kelas
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Perpus Hilang Dicaplok KDMP, Siswa Kini Berburu Buku di Kelas

Nugroho P.
Last updated: Juli 14, 2026 8:38 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
KDMP - Ilustrasi Koperasi Desa Merah Puih.
KDMP - Ilustrasi Koperasi Desa Merah Puih.
SHARE

BACAAJA, BLITAR – Suasana di SDN Tlogo 2, Kabupaten Blitar, tak lagi sama seperti dulu. Sejak bangunan perpustakaan dirobohkan untuk pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), para siswa kehilangan ruang favorit mereka untuk membaca.

Kini, ribuan buku koleksi perpustakaan hanya ditumpuk di salah satu ruang kelas. Anak-anak yang ingin membaca harus mencari sendiri buku yang mereka inginkan dari tumpukan tersebut.

Beberapa siswa masih menyempatkan diri membuka buku cerita sambil menunggu dijemput orang tua. Namun, tidak sedikit yang kesulitan mengambil buku karena tertindih tumpukan koleksi lainnya.

Kepala SDN Tlogo 2, Sugianto, mengatakan kondisi itu terjadi setelah ruang perpustakaan dibongkar sekitar dua bulan lalu. Awalnya, buku-buku sempat diletakkan di teras sekolah sebelum akhirnya dipindahkan ke dalam kelas agar tidak rusak.

Menurutnya, bangunan yang dirobohkan bukan hanya digunakan sebagai perpustakaan. Di lokasi yang sama juga terdapat ruang kepala sekolah dan sanggar tari yang selama ini dimanfaatkan siswa.

Pihak sekolah mengaku sebenarnya sudah menyampaikan keberatan ketika rencana pembangunan gerai KDMP muncul. Alasannya, gedung tersebut masih dipakai untuk menunjang kegiatan belajar.

Meski begitu, pembangunan tetap berjalan. Bangunan akhirnya dibongkar sebelum ruang pengganti selesai diperbaiki dan siap digunakan.

Komite sekolah juga sempat mengusulkan agar gedung pengganti direnovasi lebih dulu sebelum proses pembongkaran dilakukan. Namun, usulan tersebut tidak terealisasi.

Akibatnya, sejumlah aktivitas sekolah ikut terdampak. Kegiatan tari kini dilakukan di halaman sekolah, sedangkan pelajaran olahraga harus dipindahkan ke lapangan desa yang berjarak sekitar satu kilometer.

Yang paling dirasakan siswa adalah hilangnya akses mudah ke perpustakaan. Padahal, sekolah selama ini rutin menjalankan program literasi dengan mengajak setiap kelas berkunjung ke perpustakaan sedikitnya sekali dalam sepekan.

Dalam kegiatan itu, siswa bebas memilih buku yang disukai, lalu diminta menceritakan kembali isi bacaan mereka. Kebiasaan tersebut dinilai efektif meningkatkan minat baca sekaligus mengurangi ketergantungan anak terhadap gawai.

Sambil menunggu ruang baru tersedia, pihak sekolah berencana membagi koleksi buku ke setiap ruang kelas. Dengan cara itu, siswa tetap bisa membaca meski belum memiliki perpustakaan seperti sebelumnya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Pendidikan disebut telah menyiapkan anggaran sekitar Rp376 juta untuk memperbaiki gedung pengganti. Dana tersebut rencananya dialokasikan melalui perubahan APBD 2026, sehingga proses renovasi diperkirakan baru bisa berjalan menjelang akhir tahun.

Selama masa penantian itu, sekolah berharap para siswa tetap memiliki akses terhadap buku bacaan. Bagi pihak sekolah, menjaga budaya literasi tidak kalah penting dibanding menyediakan ruang belajar yang nyaman. (*)

You Might Also Like

Berkat Sang Mantan! Kisah Terbongkarnya Tragedi Mengerikan Daycare Little Aresha Jogja

Statistik Berpihak ke La Furia Roja

Media AS Laporkan Arab Saudi-Israel Dorong Trump Serang Iran, Begini Tanggapan Riyadh

Bupati Brebes Digugat Mantan Bakal Calon Wakil Bupati

Begini Tampang Chiko Pengedit Konten Mesum, Melempem saat Digelandang ke Penjara!

TAGGED:blitarkdmpperpustakaan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi judi online (judol). Judol Seret Ribuan Pegawai Jabar, Transaksi Rp14 Miliar
Next Article Dokter PPDS Ditemukan Meninggal Dekat Area RSUD

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KOLABORASI - Direksi PLN Icon Plus dan IconGreen menyamakan langkah sekaligus memperkuat sinergi antaranak perusahaan PLN Group dalam mendukung pengembangan bisnis dan percepatan transisi menuju energi bersih.

Tukar Best Practice, Cara PLN Icon Plus dan IconGreen Perkuat SDM Hadapi Industri Masa Depan

TERIMA KUNJUNGAN--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menyambut tim Kemensos yang menelaah usulan gelar pahlawan nasional, Selasa (14/7/2026). (ist)

Agustina: Usulan KH Sholeh Darat Jadi Pahlawan Nasional Masuk Tahap Verifikasi

Viral Nama Bayi MBG Subianto, Ibunya Santai Saja

Janji Umroh Murah Eh.. Berujung Laporan Polisi

Dokter PPDS Ditemukan Meninggal Dekat Area RSUD

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Politik

Kantor Baru Megawati Institute Rampung

Januari 20, 2026
Pendidikan

Gara-Gara Talud Ambrol, Kegiatan Belajar di MI Sampang Majatengah Terancam Mandek

Oktober 11, 2025
Info

Lari Pagi, Rebut Mobil Listrik: PSMTI Jateng Gelar Fun Run 2026

Februari 7, 2026
Aksi demonstrasi menuntut penetapan status bencana nasional di Aceh.
Info

Liputan Demo Bencana Nasional di Aceh, Ponsel Wartawan Dirampas Oknum TNI

Desember 26, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Perpus Hilang Dicaplok KDMP, Siswa Kini Berburu Buku di Kelas
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?