Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Gara-Gara Talud Ambrol, Kegiatan Belajar di MI Sampang Majatengah Terancam Mandek
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Gara-Gara Talud Ambrol, Kegiatan Belajar di MI Sampang Majatengah Terancam Mandek

Hujan deras yang turun terus-menerus di wilayah Desa Majatengah, Kecamatan Kalibening, Banjarnegara, bikin warga panik. Soalnya, talud penahan tanah di area MI Muhammadiyah Sampang Majatengah tiba-tiba ambrol pada Jumat (10/10/2025) sore.

Nugroho P.
Last updated: Oktober 11, 2025 3:29 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
talud penahan tanah di area MI Muhammadiyah Sampang Majatengah tiba-tiba ambrol
SHARE

BACAAJA, BANJARNEGARA – Hujan deras yang turun terus-menerus di wilayah Desa Majatengah, Kecamatan Kalibening, Banjarnegara, bikin warga panik. Soalnya, talud penahan tanah di area MI Muhammadiyah Sampang Majatengah tiba-tiba ambrol pada Jumat (10/10/2025) sore.

Talud sepanjang kurang lebih 15 meter dengan tinggi 2 meter itu roboh sekitar pukul 18.10 WIB. Material tanah dan batu langsung menimbun jalan menuju lapangan dusun dan sempat nutup akses ke sawah warga.

Dampaknya cukup bikin repot. Bagian belakang madrasah jadi rawan longsor dan otomatis bikin kegiatan belajar mengajar terancam berhenti sementara.

Kepala Desa Majatengah, Mustofa, bilang kalau penyebab utama talud ambrol itu karena saluran air mampet. Alhasil, air hujan meluap dan tekanannya bikin dinding penahan tanah jebol.

“Saat itu hujan deres banget. Air dari saluran nggak bisa ngalir lancar, akhirnya ngumpul dan nabrak talud sampai ambrol,” ujar Mustofa, Sabtu (11/10/2025).

Dia juga nambahin, sebagian badan talud sekarang masih menggantung dan bisa aja runtuh kapan aja kalau nggak segera diperbaiki.

“Talud itu akses utama anak-anak masuk sekolah. Kalau dibiarkan bisa bahaya banget. Harapan kami, ada penanganan cepat biar nggak makin parah dan bangunan madrasah aman,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala MI Muhammadiyah Sampang Majatengah, Kuat Widodo, juga nggak kalah khawatir. Katanya, beberapa ruang kelas posisinya deket banget sama area yang longsor.

“Kami udah ubah jalur masuk sementara lewat tengah, biar anak-anak aman. Mereka juga nggak boleh main di sekitar talud yang ambrol itu,” ucap Kuat.

Sabtu pagi, warga bareng perangkat desa langsung gotong royong bersihin material longsor yang nutup jalan. Lumpur dan batu lumayan banyak, tapi warga tetap semangat biar akses cepat kebuka lagi.

Pihak desa juga udah koordinasi sama BPBD Banjarnegara buat turun ke lokasi dan ambil langkah darurat. Untungnya, nggak ada korban jiwa. Tapi kerugian material ditaksir bisa nyentuh puluhan juta rupiah.

Kepala Pelaksana BPBD Banjarnegara, Aji Piluroso, bilang pihaknya lagi intens ngingetin warga dan perangkat desa soal mitigasi bencana. Apalagi Banjarnegara memang daerah yang rawan banget longsor.

“Kami selalu ngingetin masyarakat buat waspada dan kenali lingkungan sekitarnya. Kalau ada tanda-tanda bahaya, langsung lapor,” kata Aji, Sabtu (11/10).

Menurut Aji, banyak wilayah di Banjarnegara yang punya potensi longsor tinggi. Makanya, warga diminta buat lebih peka dan siap siaga menghadapi kondisi cuaca ekstrem.

Ia juga ngasih pesan penting supaya setiap desa yang punya area tebing atau kemiringan tanah curam segera bikin saluran air dan talud tambahan biar aman.

“Kalau dibiarkan kayak gini terus, nanti makin banyak infrastruktur yang rusak. Lebih baik dicegah daripada nunggu ambrol,” tambahnya.

Warga sekitar juga berharap, pemerintah kabupaten bisa bantu perbaikan secepatnya. Soalnya, kalau musim hujan makin sering, dikhawatirkan bagian madrasah yang dekat tebing bisa ikut ambruk.

Beberapa orang tua murid bahkan mulai cemas kalau anak-anak mereka harus belajar di tempat yang nggak aman.

“Sebenarnya kami takut, tapi sekolah masih butuh tempat buat kegiatan belajar. Makanya kami berharap ada solusi cepat,” ujar salah satu wali murid.

Sementara itu, aktivitas belajar di MI Sampang Majatengah untuk sementara tetap jalan tapi dengan penyesuaian. Guru-guru udah mulai atur jadwal dan lokasi kelas biar nggak terlalu deket sama area yang berisiko.

Meskipun kondisi agak darurat, semangat para siswa dan guru tetap tinggi. Mereka tetap datang ke sekolah dengan penuh semangat, walau jalannya sekarang sedikit memutar.

Beberapa warga juga terlihat bantu pasang penahan sementara dari bambu dan karung pasir supaya tanah nggak makin longsor kalau hujan turun lagi.

Banyak yang berharap bantuan dari pemerintah datang dalam waktu dekat, biar anak-anak bisa belajar dengan tenang tanpa rasa was-was.

Karena ya, kalau terus kayak gini, kegiatan belajar bisa aja benar-benar terhenti. Semua berharap, talud baru segera dibangun dan aktivitas madrasah bisa kembali normal. (*)

You Might Also Like

Pelajar Semarang Mulai Vokal dan Kritis, Forum Anak Jateng Beri Catatan Khusus

Akal Bulus Zonasi Berujung Batal, Puluhan Siswa Bandung Gigit Jari Akhirnya

Punya Prestasi Internasional, Eh Gak Lolos SPMB Bikin Tanda Tanya Besar

Bocoran Juara Olimpiade, Jangan Takut Soal Susah

Siswi SMP Diminta Rajin Minum Tablet Tambah Darah

TAGGED:MI majatengahpendidikantalud jebol
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pemprov Jateng Percepat Sertifikasi Dapur MBG, Keamanan Pangan Tetap Nomor Satu!
Next Article Gaji PNS Bakal Naik Tahun 2026? Nih Penjelasan Terbaru dari Kemenkeu

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PEMERIKSAAN AUTOGATE: Penumpang pesawat di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang menggunakan autogate saat melewati pemeriksaan imigrasi, Rabu (30/9/2026). (bae)

Pemeriksaan Imigrasi di Bandara Ahmad Yani Lebih Praktis, Sekarang Pakai Autogate

Kepulan asap membumbung tinggi di area TPA Jatibarang Semarang, Rabu (30/9/2026). (bae)

BREAKING NEWS: TPA Jatibarang Semarang Terbakar Malam Ini

Giant Sea Wall Dikhawatirkan Ganggu Nelayan

KORBAN KERACUNAN MBG - Polisi menjenguk korban keracunan MBG di Batang yang dirawat pada sebuah fasilitas kesehatan (faskes) setempat.

Korban Dugaan Keracunan MBG di Jateng Tembus 13 Ribu Orang

TRANSFORMASI LAYANAN PELANGGAN - PLN Icon Plus turut mengembangkan transformasi layanan pelanggan melalui implementasi New Aplikasi Pelayanan Pelanggan Terpusat (AP2T) Wave 4 di Jawa Tengah dan Yogyakarta. KUNJUNGAN INDUSTRI - Siswa Jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT) SMK Muhammadiyah Imogiri kunjungi PLN Icon Plus di Semarang, untuk mengenal lebih jauh industri teknologi digital.

PLN Icon Plus Perkuat Pembelajaran Siswa TJKT Muhammadiyah Imogiri melalui Pengalaman Industri

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Sekolah Sepi Murid, Ternyata Bukan Cuma Soal Kelahiran

Juli 13, 2026
Anggota Komisi X DPR RI Furtasan Ali Yusuf mengkritik banyaknya sekolah SD terutama swasta yang menarik iuran sekolah ugal-ugalan atau cukup tinggi melampuai kemampuan orang tua. Foto: dok/ist
Pendidikan

Biaya Sekolah SD Ugal-ugalan, Butuh Regulasi Batas Atas-Bawah

Juli 25, 2025
Pendidikan

Detik-Detik Pohon Raksasa Timpa Kelas SDN Sendangmulyo 3

Juli 28, 2026
Pendidikan

Dari Cangkang Jadi Cuan, Mahasiswa Upgris Intip Cara Limbah Naik Kelas

Juli 9, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gara-Gara Talud Ambrol, Kegiatan Belajar di MI Sampang Majatengah Terancam Mandek
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?