Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Sekolah Rakyat: Solusi Pendidikan Gratis untuk Anak Muda dari Keluarga Miskin Minimalisir Angka Putus Sekolah
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Sekolah Rakyat: Solusi Pendidikan Gratis untuk Anak Muda dari Keluarga Miskin Minimalisir Angka Putus Sekolah

Pemerintah luncurkan program Sekolah Rakyat untuk anak keluarga miskin, menyediakan pendidikan gratis dari SD hingga SMA. Program ini fokus mencetak lulusan berkualitas dan mengurangi kemiskinan. Sementara itu, revisi RUU Sisdiknas tengah dibahas untuk tingkatkan akses dan mutu pendidikan nasional.

baniabbasy
Last updated: September 11, 2025 4:58 pm
By baniabbasy
3 Min Read
Share
Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian kanan dan Wakil Ketua Komisi Esti Wijayati saat memimpin RDP dengan Iluni FHUI, IKA USU, ABP, PTSI, di Ruang Rapat Komisi Gedung Senayan Jakarta.jpg (1)
Pemerintah luncurkan program Sekolah Rakyat untuk anak keluarga miskin, menyediakan pendidikan gratis dari SD hingga SMA. Program ini fokus mencetak lulusan berkualitas dan mengurangi kemiskinan. Sementara itu, revisi RUU Sisdiknas tengah dibahas untuk tingkatkan akses dan mutu pendidikan nasional.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Pemerintah baru aja launching program kece bernama Sekolah Rakyat. Program ini gak main-main, soalnya tujuannya jelas banget: kasih akses pendidikan gratis buat anak-anak supaya gak putus sekolah. Nah, ini langkah strategis yang diharapkan bisa ngurangin angka kemiskinan lewat pendidikan, bukan cuma bantuan tunai doang yang selama ini dirasa kurang berdampak signifikan.

Abdul Fikri Faqih, anggota Komisi X DPR RI, bilang kalau Sekolah Rakyat bukan cuma sekolah biasa. Sekolah ini didesain untuk mencetak lulusan yang gak cuma pintar secara akademik, tapi juga punya keterampilan hidup, pola pikir positif, dan nilai-nilai luhur. Dengan begitu, para siswa diharapkan bisa jadi pribadi yang mandiri dan mampu mengangkat keluarganya keluar dari lingkaran kemiskinan. Mantap, kan?

Visi Sekolah Rakyat sendiri cukup ambisius, yaitu jadi agen perubahan dalam keluarga miskin melalui pendidikan berkualitas. Misinya? Jelas: kasih pendidikan yang siapin siswa buat lanjut sekolah, tanamkan sikap pantang menyerah, bangun jiwa kepemimpinan, rasa cinta tanah air, dan tentunya karakter berbudi pekerti luhur yang kuat.

Program ini terbuka untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, dan sasaran utamanya anak-anak dari keluarga yang masuk dalam kategori desil 1 dan 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Fokusnya? Ya jelas dari SD sampai SMA supaya kualitas sumber daya manusia (SDM) bangsa makin oke.

Kurikulum Sekolah Rakyat juga lengkap banget. Ada program persiapan buat siapin fisik, mental, dan akademik siswa, program akademik yang mengikuti standar nasional dengan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler, serta program asrama buat mendukung kehidupan belajar yang lebih nyaman dan fokus.

Fokus Peningkatan Kualitas

Sementara itu, revisi RUU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) juga terus dibahas. Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, bilang RUU ini fokus ke peningkatan kualitas dan akses pendidikan, termasuk perguruan tinggi. Jadi, nggak cuma sekolah dasar sampai menengah, tapi juga pendidikan tinggi harus bisa dijangkau semua kalangan.

Hebatnya, UU ini juga mau mengatur soal profesionalitas dosen dan tenaga pendidik, baik di negeri maupun swasta, supaya kesejahteraan mereka meningkat dan mereka punya ruang inovasi yang luas. Menurut Hetifah, peraturan yang bagus itu harus realistis dan bisa diterapkan, apalagi kalau mau melibatkan perguruan tinggi swasta.

Pembahasan RUU Sisdiknas masih berjalan dengan berbagai konsultasi publik dan diskusi intens. Setelah harmonisasi dengan Badan Legislasi DPR, nanti RUU ini akan jadi inisiatif DPR untuk dibahas bersama pemerintah.

Pokoknya, semua langkah ini sejalan banget buat meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia secara merata dan memutus rantai kemiskinan lewat pendidikan. Gimana, semangat belajar makin membara kan buat generasi muda kita?(*)

You Might Also Like

SMAN 6 Semarang Jadi Sekolah Pertama Gelar UKBI 2026

Belajar Iklim Nggak Harus Nunggu Bumi Makin Panas

Dari Hama Jadi Cuan: BEM FEB Undip Bikin Ikan Red Devil Jadi Produk Hits Desa Asinan

Gagal ke Piala Asia U-23, Timnas Indonesia U-23 Takluk 0-1 dari Korea Selatan di Sidoarjo

Dua Bulan Nunggak, Honorer Sekolah Jabar Kena Imbas Aturan Baru

TAGGED:bacaajabacaaja.coPendidikan Gratis SD SMP SMARevisi UU sisdiknassekolah rakyat
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Anggota Komisi XI DPR RI Harris Turino dalam Rapat Dengar Pendapat dengan para Direktur Jenderal Kementerian Keuangan di Gedung DPR Senayan Jakarta, Kamis (11/9/2025) Tantangan Besar Target Pajak Rp2.358 Triliun di 2026: DPR Soroti Strategi dan Risiko Industri Rokok
Next Article Rahayu Saraswati resmi mundur dari DPR RI usai permintaan maaf atas pernyataan kontroversial soal “mental kolonial” terkait lapangan kerja., Rabu (10/9/2025). Rahayu Saraswati Mundur dari DPR: Klarifikasi, Permintaan Maaf, dan Harapan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SINDIR PEMERINTAH--Warga Kandri saat upacata HUT RI cosplay mengkritik ucapan Prabowo soal pengupas bawang. (bae)

Warga Kandri Cosplay Jadi Juragan Bawang saat HUT RI, Sindir Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu

BANGUNAN ROBOH - Sebuah bangunan di NTT roboh setelah diguncang gempa berkekuatan Magnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8/2026).

Update Gempa NTT: BNPB Nyatakan Korban Tewas Bertambah Jadi 68 Jiwa

UPACARA UNIK--Emak-emak Kampung Gang Presiden, Kelurahan Ngijo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, mengenakan kostum daur ulang sampah plastik saat menggelar upacara bendera HUT Kemerderkaan ke-81 Republik Indonesia (RI), Senin (17/8/2026). (ist)

Bukan Upacara Biasa! Emak-emak Gang Presiden Puntan Pakai Kostum Daur Ulang Sampah

Bidan Ngada Berjuang Terangi Persalinan Pakai HP

Kenapa Perempuan Lebih Rentan Cedera ACL?

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

UMKM Gedawang Level Up! Mahasiswa Undip Bantu Go Legal & Go Digital

Agustus 14, 2025
Pendidikan

Tangis Siswa, Sikap PGRI, dan Klarifikasi Walikota di Balik Drama Kepala Sekolah Prabumulih

September 17, 2025
[17.52, 24/4/2026] Baihaqi Annizar - Jateng Today: Dosen Unwahas Terbang ke China, Dalami AI untuk Ngajar BACAAJA, SEMARANG - Sejumlah dosen Fakultas Agama Islam Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) terbang ke luar negeri. Mereka ikut pelatihan buat dalami kecerdasan buatan atau AI. Programnya bertajuk Artificial Intelligence Application Enhancement. Fokusnya jelas, gimana dosen bisa pakai AI biar pembelajaran makin relevan. Pelatihan digelar di Central China Normal University (CCNU) di Wuhan, China. Kampus ini dikenal kuat di riset pendidikan. Total ada 20 peserta yang ikut. Tiga di antaranya dari FAI Unwahas, yakni Ghufron Hamzah, Muhammad Ahsanul Husna, dan Nurul Azizah. Mereka gabung dengan tenaga pendidik lain di bawah naungan PWNU Jawa Tengah. Kegiatannya berlangsung selama tujuh hari, mulai 20 sampai 26 April 2026. Materi yang dikasih cukup komplet. Mulai dari integrasi teori dan teknologi, desain pembelajaran digital, sampai pemanfaatan platform kampus berbasis AI. Peserta juga diajak praktik langsung. Jadi bukan cuma denger materi, tapi sekalian nyobain sistem pembelajaran berbasis AI. Ghufron bilang, pelatihan ini penting buat dorong perubahan di dunia pendidikan. Terutama dari model konvensional ke sistem digital. “Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendorong ekosistem pendidikan agar mampu beradaptasi menuju sistem digital yang lebih efektif dan inovatif,” ujarnya. Ia menegaskan, transformasi digital sekarang sudah jadi kebutuhan. Apalagi perkembangan teknologi makin cepat, termasuk AI. Menurutnya, Unwahas juga sudah mulai berproses jadi kampus digital. Makanya pelatihan ini dinilai pas banget. “Harapannya bisa kami aplikasikan di kampus nantinya,” katanya. Pelatihan ini diisi para pakar AI dengan metode interaktif. Ada pemaparan materi, ada juga diskusi bareng peserta. Harapannya, sepulang dari China para dosen bisa langsung menerapkan ilmunya. Sekaligus ikut mendorong transformasi pendidikan di Indonesia. *bae [17.53, 24/4/2026] Baihaqi Annizar - Jateng Today: Dosen FAI Unwahas dan peserta lain ikut pelatihan AI di Wuhan, China.
Pendidikan

Dengar Wuhan Ingat Covid-19? Dosen Unwahas Terbang ke Sana Dalami AI untuk Ngajar

April 26, 2026
Pendidikan

Belum Wisuda, Sudah Dilirik Industri: 90 Persen Alumni SMK di Jateng Langsung Kerja

Maret 12, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Sekolah Rakyat: Solusi Pendidikan Gratis untuk Anak Muda dari Keluarga Miskin Minimalisir Angka Putus Sekolah
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?