BACAAJA, JAKARTA – Hari Kesaktian Pancasila tak melulu diperingati dengan upacara. Pelaku seni menghadirkan nilai-nilai Pancasila melalui karya.
Aktris sekaligus produser Olivia Zalianty bersama KGPH Ndaru Kusumo merilis karya musik berjudul ‘Pancasila’ kepada publik tepat pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2026.
Menariknya, lirik lagu yang dinyanyikan dinyanyikan oleh Isyana Sarasvati itu sepenuhnya menggunakan lima sila Pancasila. Sementara musiknya dirancang oleh KGPH Ndaru Kusumo dengan sentuhan gamelan yang membuat nuansanya terdengar khidmat sekaligus megah.
Olivia Zalianty mengatakan karya tersebut dibuat sebagai bagian dari upaya merawat nilai-nilai kebangsaan dengan pendekatan yang lebih dekat dengan generasi sekarang.
Bacaaja: Megawati: Pancasila Jangan Cuma Jadi Lirik Lagu
Bacaaja: Ngaji Pancasila: IKAL Lemhannas Ajak Anak Muda Jadikan Pancasila Gaya Hidup
Menurut Olivia, musik dapat menjadi medium untuk menyampaikan pesan kebangsaan tanpa harus terasa menggurui.
“Musik adalah bahasa universal, dan melalui lagu ini, kami mengajak siapa pun yang mendengarnya untuk kembali merenungkan dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.”
Ia berharap lagu tersebut bisa menjadi salah satu cara untuk membuat nilai-nilai Pancasila tetap relevan di tengah perubahan zaman.
Lima Sila Jadi Fondasi Musik
KGPH Ndaru Kusumo yang menciptakan sekaligus mengaransemen musik menjelaskan bahwa komposisi lagu tersebut terinspirasi langsung dari lima sila Pancasila.
Kelima sila diterjemahkan ke dalam bahasa musik. Setiap sila memiliki karakter musikal masing-masing, tetapi tetap dirangkai menjadi satu kesatuan.
“Pancasila adalah fondasi yang menyatukan keberagaman Indonesia. Melalui lagu ini, saya ingin menghadirkan nuansa yang tidak hanya megah, tetapi juga merangkul,” ujarnya.
Lagu tersebut berdurasi sekitar 162 detik dan menggunakan unsur gamelan dalam aransemen musiknya.
Sementara, bagi Isyana Sarasvati, dipercaya menyanyikan lagu ‘Pancasila’ menjadi sebuah kehormatan. Ia mengatakan Pancasila sejak lama dipahami sebagai dasar yang menjadi rumah bersama masyarakat Indonesia.
“Semoga lagu ini bisa menjadi pengingat bahwa persatuan adalah kekuatan kita,” kata Isyana.
Lagu tersebut juga mendapat sambutan dan dukungan positif dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.
Karya ‘Pancasila’ juga menjadi bagian dari rekam jejak KGPH Ndaru Kusumo dalam menggarap karya bertema kebangsaan.
Ia sebelumnya terlibat dalam orkestrasi kebangsaan ‘Meradjoet Sendja’ yang dipentaskan di Gedung Kesenian Jakarta pada Agustus 2026.
Dalam pertunjukan tersebut, sejumlah lagu kebangsaan karya Ndaru Kusumo dirangkai dengan dialog mengenai gagasan para pendiri bangsa.
Olivia Zalianty juga terlibat sebagai produser sekaligus sutradara ‘Meradjoet Sendja—Persembahan Cinta untuk Republik’, sebuah pertunjukan yang memadukan musik, teater, serta refleksi mengenai pemikiran para pendiri bangsa.
Kini, lagu ‘Pancasila’ hadir sebagai karya baru yang membawa pesan serupa melalui medium yang lebih sederhana: musik.
Bagi para penggagasnya, Pancasila bukan sekadar lima sila yang dihafalkan. Nilai-nilainya diharapkan tetap hidup dan terasa dekat dalam kehidupan sehari-hari.
Oh ya, lagu ‘Pancasila’ dapat disaksikan melalui kanal resmi OZ Production di YouTube. (*)

