Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Agustina Ajak Anak Semarang Berani Bersuara dan Lawan Perundungan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Agustina Ajak Anak Semarang Berani Bersuara dan Lawan Perundungan

Anak-anak tak boleh hanya diminta patuh dan diam. Di Hari Anak Nasional 2026, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti justru mengajak mereka berani bicara, menyampaikan pendapat, hingga melawan ketidakadilan.

T. Budianto
Last updated: Juli 30, 2026 7:15 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
PERINGATAN HAN: Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti saat menghadiri peringatan HAN Tingkat Kota Semarang di halaman Balai Kota, Selasa (28/7/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG–  Pemkot Semarang menjadikan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 sebagai momentum memperkuat perlindungan anak dengan memberi ruang lebih luas bagi mereka untuk berani bersuara, menolak kekerasan, dan ikut terlibat dalam pembangunan kota.

Pesan itu disampaikan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti saat menghadiri peringatan HAN Tingkat Kota Semarang di halaman Balai Kota, Selasa (28/7/2026). Mengusung tema “Anak Hebat, Berani! (Bersama Jaga Diri dan Lindungi)”, kegiatan tersebut diikuti sekitar 752 peserta.

Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai siswa SD hingga SMA, Forum Anak Kota Semarang, anak disabilitas, anak jalanan, penghuni panti asuhan, hingga perwakilan Unicef, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Forkopimda, serta berbagai pemangku kepentingan perlindungan anak.

Baca juga: Semarang Fokus Pendidikan Inklusif, Agustina Pastikan Semua Anak Dapat Kesempatan Setara

Dalam kesempatan itu, anak-anak menyerahkan dokumen “Suara Anak” dan surat berisi aspirasi kepada Wali Kota. Menariknya, Agustina mengaku isi surat yang diterimanya lebih banyak berbicara tentang kepedulian terhadap lingkungan dan teman-teman mereka dibandingkan kepentingan pribadi.

Karena itu, ia mendorong anak-anak agar tidak takut menyampaikan apa yang dirasakan maupun dilihat di sekitarnya. “Apa yang kalian inginkan sampaikan saja. Jangan takut ya. Kalau kalian juga melihat sesuatu yang menurut kalian tidak benar, lawan. Berani bukan berarti berkelahi, tetapi berani adalah melawan tidak adil,” ujar Agustina.

Menurutnya, keberanian menyampaikan pendapat menjadi bekal penting agar anak tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, mampu menjaga diri, sekaligus siap menjadi pemimpin di masa depan.

Ruang Aman

Ia menegaskan, Pemkot Semarang berkomitmen menghadirkan ruang yang aman bagi anak, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun di dunia digital.

Agustina juga mengingatkan anak-anak agar berani menolak segala bentuk kekerasan, mulai dari perundungan (bullying), kekerasan seksual, hingga ancaman yang muncul di media sosial.

Di sisi lain, ia mengajak orang tua, guru, dunia usaha, dan masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dalam memenuhi hak-hak anak. Selain menggelar edukasi perlindungan anak, Pemkot Semarang juga meluncurkan program SUNFISH (Semarang Urban Fishery Integrated Smart and Holistic).

Peluncuran program tersebut ditandai dengan seremoni minum susu bersama sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemenuhan gizi anak dan menciptakan generasi yang lebih sehat.

Baca juga: Anak Semarang Udah Nggak Takut Sekolah!

Usai acara, Agustina mengaku terkesan melihat semangat ratusan anak yang tampil dalam berbagai pertunjukan seni. Menurutnya, energi positif itu perlu terus disebarluaskan agar menjadi inspirasi bagi anak-anak lainnya, sekaligus menjadi kampanye nyata melawan budaya perundungan.

“Semangat anak-anak ini akan mampu memberi energi tambahan bagi tujuan Kota Semarang. Apalagi kalau keceriaan dan semangat mereka ini diabadikan oleh teman-teman media kemudian masuk ke media-media sosial nanti akan menular kepada anak-anak yang mungkin hari ini masih bersembunyi. Kepada anak-anak yang mungkin tadi seperti dicontohkan masih membully temannya ini akan berangsur-angsur akan menjadi hilang,” katanya.

Melalui peringatan Hari Anak Nasional 2026, Pemkot Semarang kembali menegaskan komitmennya membangun kota yang tidak hanya ramah anak, tetapi juga menjadi tempat di mana setiap anak merasa aman, didengar, dihargai, dan berani menyuarakan masa depannya.

Anak yang berani bicara bukan berarti kurang ajar. Justru yang perlu dikhawatirkan adalah ketika anak memilih diam karena merasa tak ada lagi orang dewasa yang mau mendengarkan. (tebe)

You Might Also Like

Sekolah Gratis Makin Meluas, Orangtua Jakarta Bisa Lega

Heboh PPPK Paruh Waktu Ditaruh di Ormas? BKD Jateng: “Itu Hoaks”

Satu Juta Sarjana Menganggur, Skill Jadi Sorotan

Agustina Dorong Pemetaan Potensi Kelurahan untuk Hidupkan Koperasi Merah Putih

Menteri Kabinet Bayangan Hadiri Upacara HUT ke-81 RI di Kendeng

TAGGED:agustina wilujenghanheadlinepemkot semarangSemarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Earnings Call Triwulan II Tahun Buku 2026 yang dihadiri investor dan analis pasar modal di Menara bank bjb, Bandung, Rabu (29/7). Foto: Dok. bjb Semester I 2026 Bank BJB Bukukan Kinerja Positif: Aset Tembus Rp228,2 Triliun, Laba Tumbuh 58,8 Persen
Next Article UGD 24 Jam RS Samsoe Hidajat, Siap Tangani Kondisi Darurat

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.

Detik-detik Purbaya ‘Dipecat’ Prabowo, Masih Pimpin Rapat hingga Telepon dari ‘Bapak’ Berdering

BERSIAP LOMBA - Tiga peserta MTQ Nasional Cabang Fahmil Qur'an dari Maluku Utara sedang menyiapkan diri untuk lomba, Senin (14/9/2026). Satu di antaranya adalah Saifullah, yang mengaku jatuh cinta akan indahnya Semarang. (dul)

Peserta MTQ Nasional dari Ternate Jatuh Cinta Keindahan Semarang

MENKEU BARU - Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet lagi. Prabowo melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa, Senin (14/9/2026).

BREAKING NEWS: Prabowo Reshuffle Kabinet, Suahasil Nazara Gantikan Purbaya sebagai Menkeu

KIAI CABUL--Tampang Achmad Fauzi alias Abah Khan, pengasuh ponpes di Kota Semarang yang cabuli santriwatinya, mengenakan kaus 'Ngopeni Nglakoni' saat digelandang ke kantor Kejari Kota Semarang, Rabu (24/6/2026). (ist)

Ponpes Abah Khan Tak Berizin, Perberat Tuntutan Hukuman Kiai Cabul Semarang

JUARA TURNAMEN--Tim dari SMAN 4 Semarang menerima sertifikat juara pertandingan Free Fire (FF) Battle Royale Mayoritas Tournament, Minggu (13/9/2026). (ist)

SMAN 4 Semarang Juara Turnamen Free Fire Battle Royale Mayoritas

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Fokus

Silayur Rawan Kecelakaan, Warga Hidupkan Lagi Tradisi Ruwatan

April 11, 2026
Menteri Luar Negeri Sugiono.
Info

Ubah Sikap setelah Dikritik, Pemerintah Akhirnya Kirim Delegasi Hadiri Pemakaman Ali Khamenei

Juli 7, 2026
Info

Antisipasi Kekeringan, Puan Minta Pemerintah Siaga Air Bersih

Juni 17, 2026
Pertamina menutup sementara operasional SPBU Jl Sriwijaya, Semarang, untuk evaluasi setelah viral insiden motor terbakar.
Info

Viral Insiden Motor Terbakar, Pertamina Akhirnya Tutup SPBU Sriwijaya Semarang: Evaluasi!

April 7, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Agustina Ajak Anak Semarang Berani Bersuara dan Lawan Perundungan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?