Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Data KK Diduga Dimanipulasi, Bansos Lansia Ikut Terhenti, Bengkulu Geger
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Data KK Diduga Dimanipulasi, Bansos Lansia Ikut Terhenti, Bengkulu Geger

Perkara tersebut langsung menjadi perhatian karena bukan hanya menyangkut proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), tetapi juga berdampak pada hak warga yang selama ini menerima bantuan sosial.

Nugroho P.
Last updated: Juni 21, 2026 11:28 am
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi
SHARE

BACAAJA, BENGKULU – Pemerintah Kota Bengkulu mulai mengusut dugaan penyalahgunaan data kependudukan yang menyeret seorang lurah di wilayah Anggut Dalam. Kasus ini mencuat setelah muncul dugaan manipulasi kartu keluarga (KK) yang diduga dilakukan demi kepentingan penerimaan murid baru tahun 2026.

Perkara tersebut langsung menjadi perhatian karena bukan hanya menyangkut proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), tetapi juga berdampak pada hak warga yang selama ini menerima bantuan sosial.

Dugaan yang beredar menyebutkan, anak lurah dimasukkan ke dalam kartu keluarga milik warga lain tanpa persetujuan pemilik KK. Perubahan data itu diduga bertujuan agar memenuhi syarat jalur domisili atau zonasi saat mendaftar ke salah satu SMA favorit.

Masalah semakin melebar setelah perubahan administrasi tersebut diduga memengaruhi data kependudukan warga lain yang sah.

Salah satu warga yang terdampak adalah Tukiyem, perempuan berusia 74 tahun asal Kelurahan Padang Jati. Lansia itu dikabarkan tidak lagi menerima bantuan sosial setelah data kependudukannya mengalami perubahan.

Kondisi tersebut memicu perhatian publik karena bantuan sosial menjadi salah satu penopang kebutuhan hidup warga lanjut usia.

Menanggapi kasus ini, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi meminta Inspektorat segera melakukan pemeriksaan secara menyeluruh agar seluruh fakta dapat terungkap.

Menurut Dedy, pemerintah tidak ingin mengambil kesimpulan terburu-buru sebelum hasil investigasi resmi selesai dilakukan.

Ia menegaskan, apabila nantinya ditemukan pelanggaran, sanksi akan diberikan sesuai aturan yang berlaku.

Dedy juga mengingatkan bahwa aparatur sipil negara harus menjaga profesionalitas dalam menjalankan tugas, termasuk saat mengelola administrasi kependudukan.

Penyalahgunaan data, jika terbukti terjadi, dinilai dapat mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik.

Sementara itu, Dinas Sosial Kota Bengkulu bergerak cepat untuk memastikan hak warga yang terdampak tidak hilang begitu saja.

Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu, Afriyenita, mengatakan pihaknya telah mengusulkan kembali data Tukiyem agar bantuan sosial yang sebelumnya diterima bisa dipulihkan.

Langkah tersebut dilakukan sembari menunggu hasil investigasi yang sedang berlangsung di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu.

Di sisi lain, Inspektorat masih mengumpulkan berbagai keterangan dan dokumen untuk mengetahui bagaimana dugaan perubahan data kependudukan itu bisa terjadi.

Hasil pemeriksaan nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menentukan langkah lanjutan, termasuk kemungkinan pemberian sanksi disiplin apabila ditemukan pelanggaran.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya menjaga akurasi data kependudukan karena satu perubahan administrasi dapat berdampak luas, mulai dari layanan pendidikan hingga bantuan sosial.

Pemerintah Kota Bengkulu pun memastikan proses investigasi akan dilakukan secara transparan agar seluruh persoalan dapat diselesaikan sesuai ketentuan hukum dan hak masyarakat yang terdampak dapat segera dipulihkan. (*)

You Might Also Like

Server SPMB Jateng Dipasang ‘Turbo’, Jamin Nggak Ada Drama Saat Daftar Sekolah

Detik-Detik Pohon Raksasa Timpa Kelas SDN Sendangmulyo 3

Mahasiswa Sentil Ketimpangan Fasilitas Madrasah di Jateng

Dua Ton Harapan dari Semarang: FK Unnes Kirim Bantuan ke Aceh

Pelajar Semarang Mulai Vokal dan Kritis, Forum Anak Jateng Beri Catatan Khusus

TAGGED:bansosbengkuluKKspmb
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article 383 Honorer Fiktif Rugikan Negara Rp7,38 Miliar, Sekda Lampung Tengah Tersangka
Next Article Tiga Nyawa Melayang, KA Taksaka Hantam Motor Terobos Palang Kereta di Kebumen

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

AI Boleh Pintar, Agustina: “Manusia Tetap yang Pegang Kendali”

Pilgub 2029 Telan Rp1,2 Triliun, Jateng Sisihkan Dana dari Sekarang

Viral Pasien BPJS Meninggal Usai Tunggu 8 Jam, DPR Minta Kemenkes Turun Tangan

Semarang Lagi Menata Masa Depan 850 Keluarga

Sekolah Rakyat Disiapkan Jadi Jalan Keluar Kemiskinan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian saat memimpin Rapat Dengar Pendapat Umum di Gedung DPR Kompleks Senayan Jakarta
Pendidikan

Butuh Kolaborasi Para Pihak Guna Membangun Ekosistem Pendidikan yang Holistik

Juli 15, 2025
Pendidikan

Keren, Bocah SMA Cilacap Ini Temukan Inovasi Ompreng Pendeteksi Keracunan MBG

Oktober 2, 2025
Pendidikan

Mahasiswa KKN Jadi Mitra Pemprov Bangun Desa

Juli 7, 2026
Ilustrasi korban pelecehan atau kekerasan seksual.
Pendidikan

Kasus UI Jadi Alarm Keras! UIN Walisongo Gas Penyadaran Kolektif Cegah Kekerasan Seksual

April 16, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Data KK Diduga Dimanipulasi, Bansos Lansia Ikut Terhenti, Bengkulu Geger
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?