Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pemerintah Wacanakan Belajar Di Rumah Untuk Anak Sekolah, Nasib MBG Nih?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Pemerintah Wacanakan Belajar Di Rumah Untuk Anak Sekolah, Nasib MBG Nih?

Hasil rakornis menetapkan lima strategi utama lintas kementerian dan lembaga. Pertama, ASN diberi fleksibilitas jam kerja atau work from home sebagian hari, kedua penguatan pemanfaatan platform digital. Selanjutnya, mobilitas perjalanan dinas dibatasi, operasional gedung diatur hemat energi, dan metode pembelajaran disesuaikan antara daring dan luring sesuai karakteristik mata pelajaran.

Nugroho P.
Last updated: Maret 24, 2026 8:34 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
ilustrasi sekolah daring di rumah.
ilustrasi sekolah daring di rumah.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Pemerintah kini tengah menyiapkan strategi penghematan energi yang menyasar sektor pendidikan, kesehatan, dan layanan publik, sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto. Salah satu langkah yang diusulkan adalah pembelajaran jarak jauh bagi siswa agar konsumsi energi bisa ditekan. Kebijakan ini dibahas dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) penghematan BBM yang digelar secara daring pekan lalu.

Hasil rakornis menetapkan lima strategi utama lintas kementerian dan lembaga. Pertama, ASN diberi fleksibilitas jam kerja atau work from home sebagian hari, kedua penguatan pemanfaatan platform digital. Selanjutnya, mobilitas perjalanan dinas dibatasi, operasional gedung diatur hemat energi, dan metode pembelajaran disesuaikan antara daring dan luring sesuai karakteristik mata pelajaran.

Menko PMK Pratikno menegaskan kegiatan praktikum tetap tatap muka agar kualitas pendidikan tak terganggu. Pemerintah menargetkan kebijakan mulai berlaku April 2026, sambil memastikan layanan publik lain tetap optimal. Koordinasi lintas-kementerian jadi kunci agar langkah efisiensi berjalan efektif dan aman bagi masyarakat.

Langkah efisiensi energi dirumuskan berbasis data dan pengalaman pandemi Covid-19, termasuk pola mobilitas serta konsumsi energi. Menko Pratikno menekankan pentingnya penyesuaian terukur agar kebijakan hemat energi tidak berdampak negatif berlebihan bagi siswa maupun warga. Setiap kebijakan disusun agar tetap responsif terhadap kebutuhan sektor masing-masing.

Sejumlah isu strategis masih perlu pembahasan lanjutan, termasuk nasib Program Makan Bergizi Gratis (MBG) jika pola kehadiran siswa berubah. Opsi skema pembiayaan alternatif juga disiapkan untuk mendukung akses internet peserta didik agar pembelajaran daring tetap merata. Hal ini memastikan anak-anak yang belajar di rumah tetap memperoleh gizi dan materi pelajaran dengan baik.

Rapat koordinasi juga membahas integrasi strategi antar kementerian agar target penghematan energi dapat tercapai. Fokusnya bukan hanya menghemat BBM, tapi juga mengurangi konsumsi listrik dan sumber daya di gedung perkantoran. Dengan cara ini, pemerintah berharap dampak positif ekonomi dan lingkungan bisa dirasakan secara bersamaan.

Pihak terkait yang hadir meliputi perwakilan Kemendikdasmen, Kemdiktisaintek, Kemenag, PAN-RB, Kemenkes, dan Kemenpora. Kehadiran lintas kementerian diharapkan memperkuat sinergi implementasi kebijakan. Setiap kementerian diberi tanggung jawab merumuskan langkah spesifik sesuai sektor masing-masing.

Pemerintah juga memastikan komunikasi intensif dengan sekolah dan fasilitas kesehatan agar transisi ke skema hemat energi lancar. Informasi tentang metode pembelajaran daring, jadwal praktikum, dan efisiensi operasional disosialisasikan lebih awal. Hal ini bertujuan menghindari kebingungan dan memastikan pelayanan publik tetap maksimal.

Sebagai tindak lanjut, hasil rakornis akan dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto. Laporan itu memuat gambaran konsumsi energi di sektor pembangunan manusia dan rekomendasi langkah penghematan. Nantinya, Presiden dapat menilai efektivitas strategi sebelum kebijakan diterapkan secara penuh.

Kebijakan ini diharapkan tidak hanya menekan konsumsi energi, tapi juga mendorong budaya kerja fleksibel dan adaptasi digital di sektor publik. Pemerintah menekankan langkah-langkah ini bersifat jangka panjang dan berkelanjutan. Jika berhasil, model efisiensi energi ini bisa menjadi referensi pengelolaan sumber daya di masa depan. (*)

You Might Also Like

Direktur Misterius Menang Tender Jumbo Motor MBG, Eh Warga Sekitar Ikut Bingung

Sekolah Tetap Masuk, Belajar Online Nggak Jadi Opsi Dulu

Guru PAUD Kesejahteraannya Minus, Pejabat Ini Klaim Bakal Memperjuangkannya

Menteri Pigai Sebut Penolak MBG & Kopdes Anti-HAM, Singgung ‘Orang Jahat’

Menu Ramadan di Bawah Standar, Jawa Tengah Tertinggi Kasus MBG Bermasalah

TAGGED:MBGpenghematansekolah daringsekolah di rumahWFH
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Status Tahanan Gus Yaqut Batal, Apa Alasannya Sih?
Next Article OJK Jelaskan Nasib Peserta DPLK DPPK Jiwasraya Sekarang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

228 Ribu Siswa Lolos SPMB Jateng

80 Juta Dolar buat Hak Siar Piala Dunia? DPR Minta TVRI Buka-bukaan

Nilai Lolos Jalur Prestasi SMAN 3 Semarang Turun

Biar Turis Nggak Cuma Lewat, Waka DPRD Jateng Dorong Destinasi Satu Jalur Aglomerasi

Pemerintah Diminta Tangani Timbulsloko Sebelum Bicara Giant Sea Wall

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir menyatakan bahwa DPR dapat tunjangan kos 3 juta per bulan, itu masih nombok.foto: dok
Nasional

DPR Minta Tambahan Biaya Kos & Tunjangan Beras Dalam RAPBN 2026

Agustus 21, 2025
Anggota Forum Anak Jawa Tengah, Emir Luqman Amanullah (berjemper biru) saat menjadi narasumber diskusi bertema 'No Chaos, No Justice?' dalam Program Titik Kumpul 2 SKS di kantor BacaAja, Semarang, Rabu (8/4/2026). (bae)
Pendidikan

Pelajar Semarang Mulai Vokal dan Kritis, Forum Anak Jateng Beri Catatan Khusus

April 9, 2026
Pendidikan

Tangis Siswa, Sikap PGRI, dan Klarifikasi Walikota di Balik Drama Kepala Sekolah Prabumulih

September 17, 2025
Pendidikan

Dua Bulan Nunggak, Honorer Sekolah Jabar Kena Imbas Aturan Baru

April 22, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pemerintah Wacanakan Belajar Di Rumah Untuk Anak Sekolah, Nasib MBG Nih?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?