Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Peluang Penulis Lokal Semarang Berangkat ke Prancis, Pemkot Siapkan Program Residensi Sastra
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Peluang Penulis Lokal Semarang Berangkat ke Prancis, Pemkot Siapkan Program Residensi Sastra

R. Izra
Last updated: Agustus 7, 2026 3:24 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
KERJA SAMA--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bersama Dubes Prancis, Fabien Penone dalam acara pembukaan pemeran di Lawang Sewu, Kamis (6/8/2026). (bae)
KERJA SAMA--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bersama Dubes Prancis, Fabien Penone dalam acara pembukaan pemeran di Lawang Sewu, Kamis (6/8/2026). (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Kota Semarang bakal mengirim penulis lokal ke Prancis. Program ini menjadi salah satu hasil pembahasan antara Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti dan Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, saat bertemu Kamis (6/8/2026).

Rencana itu merupakan bagian dari kerja sama budaya yang lebih luas antara Semarang dan Prancis.

Salah satu program yang akan dijalankan ialah Residensi Penulis Semarang–Prancis. Melalui program ini, novelis internasional Louis-Philippe Dalembert dijadwalkan menetap di Semarang selama tiga bulan mulai September 2026.

Bacaaja: Jejak Sastra di Dua Stasiun Tua, Dubes Prancis Lacak Perjalanan Penyair Dunia di Jalur Kereta Jawa
Bacaaja: Agustina Buka Pameran di Lawang Sewu: Jejak Penyair Legendaris Prancis Arthur Rimbaud Lintasi Jawa

Sebagai timbal balik, Pemerintah Kota Semarang juga menyiapkan penulis lokal untuk mengikuti program residensi sastra di Prancis.

“Kami ingin kerja sama ini berjalan dua arah. Pertukaran ini menghadirkan penulis dunia ke Kota Semarang sekaligus membuka jalan bagi penulis Indonesia untuk berkarya di Prancis,” ujar politikus PDIP itu.

Ia berharap kelak lahir karya-karya sastra dari sudut pandang anak bangsa yang dibaca masyarakat dunia.

Menurutnya, kerja sama dengan Prancis tidak hanya berhenti pada penyelenggaraan pameran atau kegiatan seremonial. Pemerintah Kota Semarang ingin menjadikannya sebagai investasi jangka panjang untuk pengembangan sumber daya manusia, pariwisata, ekonomi kreatif, hingga pelestarian warisan budaya.

“Kota Semarang sejak dahulu merupakan kota perjumpaan. Keterbukaan terhadap kolaborasi selalu melahirkan kemajuan. Karena itu, kerja sama dengan Prancis kami arahkan sebagai investasi jangka panjang,” ujarnya.

Selain program residensi penulis, kedua pihak juga membahas sejumlah rencana kolaborasi lain. Di antaranya keikutsertaan Semarang dalam Urban Sketchers Symposium 2027 di Prancis untuk mempromosikan Kawasan Kota Lama, pelatihan pemandu wisata berbahasa Prancis, festival film, hingga pelestarian bangunan cagar budaya.

Agustina menilai sejarah panjang hubungan Semarang dan Prancis, termasuk jejak penyair Arthur Rimbaud yang pernah singgah di kota ini pada 1876, bisa menjadi pintu masuk untuk memperluas kerja sama di berbagai bidang. (bae)

You Might Also Like

Jateng Tawarkan 15 Proyek Strategis di CJIBF 2025, Dorong Investasi Hijau dan Hilirisasi

Kekeringan Meluas di Jateng, 432 Desa Terdampak

Pigura Presiden dan Wapres, serta Mesin Cuci Sekolah Rakyat Jadi Gunem Panjang

Demo Semarang Ricuh! Mobil dan Kantin di Kantor Gubernur Jateng Dibakar Massa

Expo Jamnas 1 Jatam: MPM PWM Jateng Bawa Beras Premium dan Benih Padi Tahan Lahan Kering

TAGGED:pdippemkot semarangpenulisprancisresidensi sastrasastrawanSemarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article MAIN PADEL--Elsa dan rekannya sedang bermain padel di Gets Coutrs Semarang. (bae) Fomo Berujung Hobi, Padel Makin Digemari Anak Muda Semarang
Next Article Masuk 25 Besar Desa BRILiaN, Getas Ditempa Lima Hari Bareng Undip dan BRI

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Mahasiswa Stifar Yaphar Semarang Intip Dapur Industri Obat Herbal, Begini Prosesnya!

Gus Baha: Agama Hidup karena Orang Tak Kehilangan Harapan

Buya Yahya Ingatkan Mualaf, Islam Bukan Sekadar Syahadat

UAH Ungkap Mengapa Dzikir Harus Diulang Berkali-kali

Buya Yahya Tolak Kotak Amal Keliling, Ini Alasannya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Dana Bencana Dikorupsi, DPR Singgung Hukuman Mati

Oktober 15, 2026
Sepak Bola

Ega Raka Out !

November 20, 2025
Ekonomi

Luthfi Minta Tiap Daerah Punya Ekonomi Kreatif Unggulan

Juni 10, 2026
Ekonomi

Ngopi Diplomatik di Jakarta: Brunei Diajak Lirik Jateng

Desember 30, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Peluang Penulis Lokal Semarang Berangkat ke Prancis, Pemkot Siapkan Program Residensi Sastra
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?