Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jateng Guyub Kasih Waktu Sebulan: Aduan Tak Ada Tindak Lanjut, Kami Siapkan Aksi Massa Lebih Besar
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Jateng Guyub Kasih Waktu Sebulan: Aduan Tak Ada Tindak Lanjut, Kami Siapkan Aksi Massa Lebih Besar

R. Izra
Last updated: Juli 25, 2026 8:46 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
DEADLINE SATU BULAN - Koordinator Jateng Guyub, Joko Priyanto, saat menyampaikan keterangan kepada awak media di depan Gubernuran, Jum'at (24/7/2026). (dul)
DEADLINE SATU BULAN - Koordinator Jateng Guyub, Joko Priyanto, saat menyampaikan keterangan kepada awak media di depan Gubernuran, Jum'at (24/7/2026). (dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Aliansi Jateng Guyub memberi waktu satu bulan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk membuktikan komitmennya menyelesaikan berbagai aduan masyarakat yang telah disampaikan. Terutama dugaan kriminalisasi terhadap warga dan petani yang memperjuangkan ruang hidupnya.

Jika dalam waktu satu bulan tak ada tindak lanjut memadai, Jateng Guyub akan kembali menggelar aksi di depan Gubernur dengan massa lebih besar.

Penegasan ini disampaikan Koordinator Jateng Guyub, Joko Prianto, setelah mengikuti audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama jajaran Pemprov Jateng di Gubernuran, Jumat (24/7/2026).

Bacaaja: Karimunjawa dalam Cengkraman Investor! Jateng Guyub: Hentikan Privatisasi Pulau
Bacaaja: Massa Jateng Guyub Ruqyah Kantor Gubernur, Tabur Bunga dan Dupa di 8 Penjuru

Joko Prianto mengatakan penghentian kriminalisasi terhadap aktivis menjadi persoalan paling mendesak yang harus segera ditangani. Menurutnya, penyelesaian kasus-kasus tersebut akan menjadi pintu masuk untuk membahas berbagai persoalan lain yang turut disuarakan dalam aksi tiga hari terakhir.

“Kami memberikan waktu satu bulan kepada Pemprov Jawa Tengah bersama aparat penegak hukum untuk menghentikan kasus-kasus kriminalisasi terhadap warga maupun petani yang mempertahankan ruang hidupnya,” ujarnya.

“Kami akan membedah satu per satu persoalan tambang yang ada di berbagai daerah. Itu akan menjadi agenda lanjutan setelah persoalan kriminalisasi mendapat kejelasan,” sambung Joko.

Joko menegaskan pihaknya akan terus mengevaluasi perkembangan penanganan aduan tersebut. Apabila dalam satu bulan tidak ada kemajuan yang dinilai memadai, mereka memastikan aksi akan kembali digelar dengan jumlah massa yang lebih besar.

Meski begitu, ia menepis anggapan bahwa pernyataan tersebut merupakan ancaman kepada pemerintah. Menurutnya, aksi lanjutan merupakan bagian dari fungsi kontrol masyarakat terhadap jalannya pemerintahan.

“Ini bukan ancaman. Ini kontrol warga agar Jawa Tengah tetap adem, tenteram, dan ruang hidup masyarakat tetap terlindungi,” ucapnya.

Menanggapi tuntutan tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Jawa Tengah, Iwannuddin Iskandar, mengatakan Pemprov telah menyiapkan langkah awal untuk menindaklanjuti berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat.

Ia menyebut rapat koordinasi bersama Polda Jawa Tengah dan aparat penegak hukum ditargetkan mulai digelar pekan depan. Salah satu agenda yang akan dibahas ialah kemungkinan penyelesaian sejumlah perkara melalui mekanisme restorative justice.

“Dalam waktu dekat, bahkan tidak sampai satu bulan, mulai hari Senin kami akan menggelar rapat koordinasi dengan Polda dan aparat penegak hukum untuk mencari jalan keluarnya,” katanya.

Iwannuddin menegaskan Pemprov Jawa Tengah tidak memiliki kewenangan dalam proses penyidikan maupun penegakan hukum. Namun, pemerintah daerah siap berperan sebagai fasilitator agar komunikasi antara masyarakat dan aparat penegak hukum dapat berjalan lebih baik.

“Pemprov tidak memiliki kewenangan penyidikan secara langsung, tetapi kami bisa memfasilitasi dan melakukan pendampingan agar persoalan yang disampaikan masyarakat mendapat kejelasan,” pungkasnya. (dul)

You Might Also Like

Mobil Listrik Polytron Nggak Cuma Buat Jalan, tapi Bisa Jadi Genset Darurat saat Mati Listrik

Kompolnas Sentil Polres Cilegon, 19 Siswa Kena Gas Air Mata

Coblosan Mau Go Digital? Usul E-Voting Pilkada Mulai Dipikirin Serius

Kereta Api Makin Kekinian, 7 KA New Generation Layani Penumpang Daop Semarang

Agustina Ajak GP Ansor Semarang Sukseskan Ketahanan Pangan

TAGGED:deadlineheadlinejateng guyubjoko priyantokriminalisasi aktivispemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article TEMUI MASSA - Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menemui massa aksi Jateng Guyub, Jumat (24/7/2026). (dul) Kentongan Menggema di Gubernuran, Jateng Guyub: Tanda Situasi Darurat, Jangan Diabaikan!
Next Article Istimewa! Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK Tanpa Pakai Rompi Tahanan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Widodo Akui PSIS Buntu Hadapi Tembok PSMS

Agustina Sambut 7.999 Atlet Porprov: Semarang Raya Siap Jadi Tuan Rumah yang Ramah

Undip Buka Magister Ilmu Pangan, Bidik Inovasi yang Berdampak bagi UMKM

PENUMPANG KA: Penumpang berjalan di peron Stasiun Semarang Tawang usai melakukan perjalanan dengan kereta api. (ist)

Veteran Bisa Dapat Diskon Tiket Kereta hingga 50 Persen, Ini Syaratnya

Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Polemik Pembatasan Konten Karhutla di Medsos, Begini Respons Komdigi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

POLISI - Ilustrasi anggota Polri (polisi).
Viral

Absurd! Oknum Polisi Curi Motor Polisi di Markas Polisi

Januari 9, 2026
Menteri Perdagangan Tahun 2015-2016 Tom Lembong, divonis Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat bersalah dan dihukum 4,5 tahun penjara.
Unik

Prabowo Beri Abolisi untuk Eks Mendag Era Jokowi, Pidana Tom Lembong Ditiadakan

Juli 31, 2025
Ekonomi

Pemprov Siapkan Pekerja Migran Jateng Jadi Profesional

Maret 6, 2026
Nasional

Agustina Tegaskan Trans Semarang Bukan Bisnis

September 19, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jateng Guyub Kasih Waktu Sebulan: Aduan Tak Ada Tindak Lanjut, Kami Siapkan Aksi Massa Lebih Besar
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?