Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Demi Kehormatan Bangsa, Tidak Ada Hadiah di Piala Sudirman
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Olahraga

Demi Kehormatan Bangsa, Tidak Ada Hadiah di Piala Sudirman

baniabbasy
Last updated: Mei 7, 2025 8:06 pm
By baniabbasy
2 Min Read
Share
Tim Indonesia yang diturunkan PBSI di Kejuaraan Sudirman Cup 2025
SHARE

Jakarta, Narakita- Pemenang gelaran Kejuaraan Bulutangkis Beregu dunia berlabel Piala Sudirman tidak mendapatkan hadiah. Kebijakan ini berlaku sejak kejuaraan yang menggunakan label Pahlawan Nasional dari Indonesia ini pertama digelar pada 1989 di Jakarta hingga gelaran terakhir tahun ini di Xiamen, Tiongkok.

Lalu mengapa tidak ada hadiah uang bagi negara pemenang di kejuaraan ini? Sebagaimana diketahui, Piala Sudirman atau Sudirman Cup ini diselenggarakan dengan tujuan untuk menjaga nilai-nilai kehormatan bangsa, kebanggaan nasional dan mengedepankan semangat sportivitas.

Turnamen yang menjadi agenda resmi dua tahunan organisasi Batminton dunia BWF ini, merupakan symbol prestise bagi para atlet dalam membela negaranya masing melalui olahraga tepok bulu tangkis.

Kebijakan kejuaraan yang hanya menyediakan medali bagi tim negara pemenang ini menjadi bagian dari tradisi yang dijaga oleh Federasi Bulu Tangkis Dunia. Hal tersebut menekankan bahwa tujuan utama turnamen ini adalah untuk mengangkat semangat nasionalisme, kehormatan, dan kebanggaan membela negara, bukan untuk keuntungan finansial.

Walaupun tidak berhadiah uang, beberapa negara memberikan bonus atau penghargaan kepada atlet mereka yang berprestasi di Piala Sudirman. Tetapi, jumlah dan bentuknya bervariasi tergantung kebijakan masing-masing negara.

Piala Sudirman tahun 2025 sendiri usai. Tim Badminton China berhasil mempertahankan gelar ke-4 berturut-turutnya dalam empat musim terkahir (2019, 2021, 2023, dan 2025). Di Partai Final, China berhasil mengalahkan Tim Korea Selatan dengan skor 3-1, di Fenghuang Gymnasium, Xiamen, China, Minggu (4/5/2025).

China menjadi negara dengan koleksi gelar terbanyak sepanjang turnamen ini digelar. Kemenangan dipartai puncak melawan Korea Selatan itu menjadi gelar ke-14 bagi China. Tim Garuda Indonesia sendiri baru sekali merasakan juara dari sepanjang kejuaraan ini digelar, yakni Ketika turnamen ini pertama kali digelar di Jakarta tahun 1989.

Atas kekalahan itu, runner up (medali perak) secara otomatis dibawa pulang Tim Korea Selatan. Sementara Indonesia dan Jepang yang sama-sama kandas di babak semifinal melawan Korea Selatan dan China, masing-masing membawa pulang medali perunggu. Semangat Jhonatan Cristie dkk atas medali yang diraih Tim Garuda. Semoga PBSI tetap memberikan hadiah berupa bonus bagi kalian. -abe

You Might Also Like

PSIS Cuci Gudang, 16 Pemain Dilepas

PSIS Pinjam Ibrahim Sanjaya

Dukungan Deras, Sujarwanto Calon Tunggal Ketum KONI Jateng?

Keren Nih! BRI Resmi Jadi Sponsor Barcelona sampe 2027, Fans Indonesia Akses Eksklusif

Widodo C Putro Puas Agresivitas dan Komunikasi Pemain

TAGGED:BatmintonPBSIPiala SudirmanSudirmanCup
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PSSI Berencana Gelar Mini Turnamen September Tahun Ini
Next Article Pelatih fisik asal Spanyol, Alberto Garcia, PSIS ‘Karam’, Pelatih Fisik Asal Spanyol Tinggalkan Mahesa Jenar

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) saat diwawancara awak media, Kamis (3/9/2026). (dul)

Kekeringan di Jateng Makin Luas, Gus Yasin: Sudah Salah Istisqa dan Ajukan Modifikasi Cuaca

DITUNTUT BERALAH: Sekda Cilacap Sadmoko Danardono dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)

Sekda Cilacap Dituntut Hukuman Lebih Ringan dari Bupati, Cuma 4 Tahun Penjara

BARANG BUKTI - Petugas kepolisian menunjukkan barang bukti celurit dan sepeda motor yang digunakan remaja asal Sragen yang acung-acungkan senjata tajam di Underpass Joglo, Kota Solo.

Viral Acungkan Celurit di Underpass Joglo Solo, Dua Remaja Sragen Klepek-klepek Ditangkap Polisi

RESMIKAN PONPES--Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI, Reda Manthovani, merangkul santri tunanetra dalam acara peresmian Pondok Pesantren Sahabat Mata di Semarang, Selasa (29/9/2026). (ist)

Pesantren Khusus Tunanetra di Semarang, Santri Dibekali Keterampilan

DITUNTUT BERALAH: Bupati Cilacap nonaktif Syamsul Auliya Rachman dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)

Bupati Cilacap Dituntut 7 Tahun Penjara, Hak Dipilih Dicabut 3 Tahun

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Olahraga

Semarang Open 2026 Jadi Arena Latihan Mental

Juli 4, 2026
Sepak Bola

PSIS Kunci Skuad: Thaufan-Kristof Jadi Puzzle Terakhir

Februari 8, 2026
Sepak Bola

PSIS dan Jafri Sastra Pisah Jalan

Januari 31, 2026
Sepak Bola

Tim Futsal Putri Indonesia Lolos ke 8 Besar

Mei 12, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Demi Kehormatan Bangsa, Tidak Ada Hadiah di Piala Sudirman
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?