Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Bullying Masih Jadi Persoalan Serius, Gus Yasin: PR Kita Bersama, Bukan Cuma Beban Sekolah
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Bullying Masih Jadi Persoalan Serius, Gus Yasin: PR Kita Bersama, Bukan Cuma Beban Sekolah

R. Izra
Last updated: Agustus 7, 2026 10:46 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wagub Jateng), Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), saat memberi keterangan kepada awak media, Jumat (16/1/2026). (ist)
Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wagub Jateng), Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), saat memberi keterangan kepada awak media, Jumat (16/1/2026). (ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Kasus bullying masih menjadi pekerjaan rumah (PR) besar yang belum terselesaikan di Jawa Tengah (Jateng).

Belum reda dugaan bullying di Pati hingga jari siswa putus, muncul kasus yang lebih memprihatinkan di Pemalang. Siswa SMP di Pemalang tewas diduga korban bullying.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), menegaskan perundungan masih menjadi pekerjaan rumah bersama yang harus ditangani dari berbagai sisi. Persoalan bullying bukan hanya tanggung jawab sekolah.

Bacaaja: Dua Jari Siswa Putus: Sekolah Bilang Kecelakaan, Keluarga Yakin Ada Bully
Bacaaja: Viral Keluhan Pasien BPJS Ditanggapi Sadis Dokter hingga Korban Meninggal, RSUP dr Sardjito Buka Suara

“Bullying saat ini kita konsen ke sana. Kemarin juga di Hari Anak kita sampaikan,” kata Taj Yasin, Jumat (7/8/2026).

Ia mengatakan, pencegahan bullying harus dimulai sejak dini dan melibatkan semua pihak. Bukan hanya sekolah, tapi juga keluarga, lingkungan sekitar, hingga lembaga pendidikan nonformal seperti pesantren.

“Ini menjadi PR kita bersama. Apalagi isu-isu bullying di usia remaja,” ujarnya.

Gus Yasin mengungkapkan, Pemprov Jateng kini juga memperkuat upaya pencegahan di lingkungan pesantren melalui Forum Anak Pesantren. Lewat forum tersebut, pemerintah memberikan edukasi sekaligus membangun komunikasi dengan para santri.

“Bukan hanya di sekolahan, tetapi juga sampai ke pesantren. Kita sudah bangun Forum Anak Pesantren untuk edukasi dan penanganan,” jelasnya.

Tak berhenti di situ, perhatian juga diberikan kepada anak usia dini. Menurutnya, guru-guru PAUD ikut dibekali agar mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi anak.

“Kita tingkatkan sampai ke bawah, di tingkat PAUD. Guru-guru juga harus dibekali supaya anak-anak merasa nyaman,” katanya.

Ia menilai, akar persoalan bullying sering kali berasal dari lingkungan di luar sekolah. Karena itu, setiap kasus perlu dianalisis lebih dalam, bukan sekadar menyalahkan lembaga pendidikan.

“Jangan-jangan masalahnya ada di lingkungan, lalu terbawa ke sekolah,” tuturnya.

Gus Yasin juga mendorong komunikasi yang lebih erat antara sekolah dan orang tua. Menurutnya, kedua pihak harus saling berbagi informasi mengenai perilaku anak, baik di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal.

“Yang harus kita libatkan seluruh stakeholder, termasuk komunikasi dengan orang tua. Sekolah harus tahu bagaimana perilaku anak di sekolah maupun di lingkungannya,” ujarnya.

Menariknya, Gus Yasin justru melihat banyaknya laporan kasus bullying sebagai sinyal positif. Baginya, hal itu menunjukkan masyarakat mulai berani melapor dan semakin peduli terhadap kasus perundungan.

“Dengan banyaknya aduan, artinya masyarakat semakin aware. Semakin banyak yang melapor, semakin mudah juga kita menangani persoalan ini,” pungkasnya. (dul)

You Might Also Like

Polisi Olah TKP Kecelakaan Iko di Samping Mapolda, Logis Gak Anggota Gak Tahu Nama Jalan?

Demo di Semarang Memanas! Ban Dibakar hingga Mahasiswa Dikejar Aparat Berpakaian Sipil

Super Flu Lagi Viral, Imun Kita Nggak Sepolos Itu

18,3 Persen Anak di Jateng Alami Pelecehan di Internet

AKBP Basuki Dihukum 6 Tahun Penjara, Polri Didesak Segera Lakukan Pemecatan

TAGGED:bullyinggus yasinmeninggalpemalangsiswa smp
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article UNGKAP KASUS--Polda Jateng mengungkap kasus tawuran remaja di Jalan Arteri Mangkang, Semarang. Satu dari empat tersangka dihadurikan saat konferensi pers di Mapolda, Jumat (7/8/2026). (ist) Ngerinya Tawuran Geng Semarang vs Kendal Berujung Tersangka, Polisi Sita 9 Celurit
Next Article BAZAR DURIAN - Pembeli yang memadati lokasi Bazar sedang memilih durian untuk di beli. Kamis (6/8/2026). (dul) Berburu Durian Murah-Berkualitas? Bazar Keliling di Ngaliyan Ini Kasih Garansi Seumur Hidup

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Uang Bertanda Tangan Purbaya Mulai Diburu Kolektor

Seniman senior Yogyakarta Susilo Nugroho, yang dikenal luas lewat karakter ikonik Den Baguse Ngarsa.

Den Baguse Ngarsa Berpulang, Dunia Seni-Budaya Jogja Kehilangan Salah Satu Cahaya Terangnya

Jepang Kekurangan Tenaga Sopir

Tren Positif Berlanjut, Gol Telat Hari Nur Selamatkan PSIS

GIIAS Semarang 2026 Kembali Digelar

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

SEKOLAH PARALEGAL--Perwalilan buruh dari berbagai serikat mengikuti launching Sekolah Paralegal di Kota Lama Semarang, Sabtu (20/6/2026). (ist)
Info

PHK Kian Marak, Buruh Jateng Bikin Sekolah Paralegal untuk Perjuangkan Hak

Juni 21, 2026
Info

Viral Pasien BPJS Meninggal Usai Tunggu 8 Jam, DPR Minta Kemenkes Turun Tangan

Agustus 6, 2026
Sekretaris Jenderal DPN Peradi SAI, Patra M. Zen (tengah), didampingi Ketua Peradi SAI Kota Semarang (kanan), berbicara kepada wartawan usai mengisi seminar rangkaian Muscab di Semarang, Sabtu (6/6/2026). (ist)
Info

Sekjen Peradi SAI: Advokat Jangan Cuma Cari Duit, Warga Miskin Juga Dibela

Juni 7, 2026
Napi Lapas Semarang (kaus biru) mengikuti rangkaian tes urine mengecek narkotika. *(ist)
Hukum

Napi Lapas Semarang Positif Narkoba, Ketahuan saat Tes Urine

Januari 11, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Bullying Masih Jadi Persoalan Serius, Gus Yasin: PR Kita Bersama, Bukan Cuma Beban Sekolah
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?