Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: PHK Kian Marak, Buruh Jateng Bikin Sekolah Paralegal untuk Perjuangkan Hak
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

PHK Kian Marak, Buruh Jateng Bikin Sekolah Paralegal untuk Perjuangkan Hak

Buruh di Jateng bikin Sekolah Paralegal, menghadapi maraknya gelombang PHK dan relokasi pabrik, serta intimidasi terhadap serikat pekerja.

R. Izra
Last updated: Juni 21, 2026 6:57 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
SEKOLAH PARALEGAL--Perwalilan buruh dari berbagai serikat mengikuti launching Sekolah Paralegal di Kota Lama Semarang, Sabtu (20/6/2026). (ist)
SEKOLAH PARALEGAL--Perwalilan buruh dari berbagai serikat mengikuti launching Sekolah Paralegal di Kota Lama Semarang, Sabtu (20/6/2026). (ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK), relokasi pabrik, sampai minimnya perlindungan hukum buat pekerja jadi alasan lahirnya Sekolah Paralegal Buruh di Semarang.

Program yang akan diikuti berbagai serikat buruh ini diharapkan bikin anggota serikat makin paham soal advokasi dan berani memperjuangkan haknya sendiri.

Peluncuran sekolah paralegal digelar Sabtu (20/6/2026) bersamaan dengan diskusi publik bertema “Kondisi Perburuhan di Indonesia: Krisis dan Dampak Ketimpangan Struktural” di Kota Lama.

Bacaaja: PHK Ratusan Buruh Disorot, Tes Kerja Bikin DPRD Geram
Bacaaja: Bayang Bayang PHK PPPK Muncul, Daerah Mulai Ketar Ketir

Kegiatan ini digagas LBH Semarang bersama Lembaga Pendamping Usaha Buruh Tani Dan Nelayan (LPUBTN) dan jaringan serikat buruh.

Safali dari LBH Semarang mengatakan, kondisi perburuhan di Jawa Tengah masih diwarnai banyak pelanggaran yang belum mendapat perlindungan maksimal dari negara. Di saat yang sama, relokasi pabrik dan tingginya angka PHK membuat posisi buruh makin rentan.

“Di Jawa Tengah ini banyak sekali pelanggaran-pelanggaran perburuhan yang kemudian negara abai untuk melindungi para pekerja. Jawa Tengah juga salah satu provinsi yang PHK-nya tinggi,” katanya.

Menurutnya, anggota serikat juga kerap menghadapi praktik yang membatasi kebebasan berserikat. Karena itu, sekolah paralegal dibentuk agar para buruh punya bekal pengetahuan sekaligus keterampilan menangani persoalan hukum di lingkungan kerja.

“Nanti pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki kawan-kawan ini bisa dimanfaatkan di basis perusahaan masing-masing. Mereka bisa mempraktikkan hasil belajar setelah mengikuti sekolah paralegal,” ujarnya.

Safali menjelaskan, sekolah paralegal juga lahir dari kebutuhan membangun gerakan bersama dalam memperjuangkan upah layak bagi buruh di Jawa Tengah.

“Perlu ada kesadaran yang sama di lintas serikat untuk mendorong advokasi upah minimum dan upah yang layak bagi buruh Jawa Tengah,” katanya.

Program ini akan berlangsung sekitar sembilan kali pertemuan mulai akhir Juni hingga September 2026. Kelas digelar setiap akhir pekan dua kali dalam sebulan dengan materi yang tidak hanya membahas hukum perburuhan, tetapi juga lingkungan, agraria, psikologi, hingga pengorganisasian serikat.

Selain meningkatkan kemampuan advokasi, sekolah ini diharapkan membangun kesadaran bahwa persoalan buruh bukan hanya masalah di pabrik masing-masing, melainkan isu bersama yang perlu diperjuangkan secara kolektif. (bae)

You Might Also Like

Jangan Bor Gunung Ungaran! Warga Khawatir Air dan Petani Jadi Korban Proyek Geotermal

Berawal dari Candaan, Dengan Satu Dorongan Siswa SMP Berujung Tewas

Aliran Dana yang Mengalir ke Ridwan Kamil, Dibuka KPK

AHY: Jangan Baperan, Rapatin Barisan Kalau Mau Menang 2029!

Gara-gara PBB Naik 250%, Pati Kembali Membara

TAGGED:buruhheadlinejatengLBH Semarangsekolah paralegalSemarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Misteri dan Kejanggalan Warung Pecel Lele, Banyak Rahasia Belum Terungkap
Next Article BACA BUKU GRATIS - Dari mahasiswa, ojol, hingga karyawan swasta menjadikan Lapak Baca Gratis di Taman Ngaliyan, Semarang, sebagai tongkrongan 'penuh gizi'. Di Taman Baca Gratis, pengunjung bisa menikmati ragam bacaan, mulai dari buku-buku filsata, novel, hingga komik. (dul) Tongkrongan Mahasiswa sampai Ojol, Lapak Baca Gratis di Taman Ngaliyan Curi Perhatian

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Banyumas Masih Minus 1.778 Guru SD dan SMP

RICUH--Massa pendukung Sudewo Bupati Pati mengusur massa kontra yang datang mengendarai bus, Senin (21/9/2026). (bae)

Pendukung Sudewo Usir Massa Kontra, Sempat Jotos-jotosan

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.

Sidang Gugatan Syarat Gibran Digelar Malam Ini

Tapir Muncul Lagi di Mesuji, BKSDA Langsung Turun

Cabai Sulut Tembus Rp120 Ribu, Pasokan Didatangkan Lagi dari Probolinggo

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Sawah Jangan Sampai Hilang, Jateng Minta Pusat Turun Tangan

September 16, 2026
HukumInfo

OTT Bupati Fadia Arafiq, Pemprov Jateng Pastikan Pemerintahan Pekalongan Tetap Berjalan

Maret 3, 2026
Hukum

KPK Buka Babak Baru, Pemanggilan Budi Karya Mulai Bergulir

Desember 2, 2025
Pendidikan

PB Ismapeti Pilih Turun ke Panti Demi Gizi Tepat Sasaran

Juli 21, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: PHK Kian Marak, Buruh Jateng Bikin Sekolah Paralegal untuk Perjuangkan Hak
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?