Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Rupiah Melemah, Nasib Pedagang Kecil Ikut Tergerus: Nahan Harga, Untung Dikit Gak Apa
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

Rupiah Melemah, Nasib Pedagang Kecil Ikut Tergerus: Nahan Harga, Untung Dikit Gak Apa

Meski terlihat sepele, kenaikan harga plastik, botol, dan kemasan, cukup memukul pelaku UMKM. Mereka pilih nahan harga, meski menggerus keuntungan cukup lumayan.

R. Izra
Last updated: Juni 9, 2026 8:31 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
TERPUKUL PELEMAHAN RUPIAH - Pelaku UMKM atau pedagang kecil, sedang mengantarkan dagangan kepada pemesan, Senin (9/6/2026). Pelemahan rupiah memukul mereka, tapi memilih menahan harga agar dagangan tak semakin sepi. (dul)
TERPUKUL PELEMAHAN RUPIAH - Pelaku UMKM atau pedagang kecil, sedang mengantarkan dagangan kepada pemesan, Senin (9/6/2026). Pelemahan rupiah memukul mereka, tapi memilih menahan harga agar dagangan tak semakin sepi. (dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Melemahnya nilai tukar rupiah nggak cuma terasa di pasar saham atau dunia bisnis besar. Pelan-pelan tapi pasti, dampaknya mulai dirasakan pedagang kecil yang tiap hari bergantung pada pembeli dan modal harian buat tetap bertahan jualan.

Salah satu yang mulai terasa adalah kenaikan harga plastik, botol, dan kemasan. Meski terlihat sepele, buat pedagang kaki lima dan UMKM, biaya tambahan seperti itu cukup bikin keuntungan makin tipis.

Abdul Rahim (53), pedagang susu kurma di Semarang, mengaku kondisi sekarang bikin biaya usahanya ikut naik. Pria asal Makassar yang sudah 11 tahun tinggal di Jawa Tengah itu bilang harga kemasan jadi yang paling cepat berubah.

Bacaaja: Mahasiswa Segel Kantor BI Jateng, Bakar Uang Mainan: Rupiah Sekarat!
Bacaaja: Dolar Melesat Rupiah Ambruk, Pelanggan Warteg Mulai Tinggalkan Lauk Ayam

“Yang paling terasa itu plastik sama botol kemasan. Ada bahan lain yang naik juga, tapi yang paling kelihatan ya itu,” kata Abdul, Senin (8/6/2026).

Meski begitu, Abdul memilih tetap mempertahankan harga susu kurma miliknya di angka Rp8 ribu per botol. Alasannya sederhana: takut pelanggan kabur kalau harga langsung naik.

“Saya pilih untung sedikit nggak apa-apa. Yang penting pelanggan tetap beli. Kasihan juga kalau semua langsung naik,” ujarnya.

Kenaikan harga hanya ia lakukan untuk kurma, itu pun sekitar Rp1.000 per seperempat kilogram. Menurut Abdul, sebagian besar pembeli juga cukup memahami kondisi ekonomi sekarang.

“Paling cuma bilang, ‘oh sekarang naik ya Pak’. Habis itu ya tetap beli,” tuturnya sambil tersenyum.

Hal serupa juga dirasakan M. Rafi Putra, pedagang tahu krispi dan sosis di Semarang. Ia mengaku biaya plastik sekarang makin terasa karena hampir semua dagangannya memakai kemasan.

“Kalau minyak sama tepung masih biasa aja. Tapi plastik ini yang lumayan naik,” katanya.

Meski keuntungan makin tipis, Rafi belum berani menaikkan harga jual. Apalagi saat kondisi pembeli sedang nggak seramai biasanya.

“Kalau lagi sepi terus bahan naik, ya kerasa banget. Tapi mau gimana lagi, harga belum saya naikkan juga,” ujarnya.

Buat pedagang kecil seperti Abdul dan Rafi, kondisi sekarang bikin mereka harus memilih: menaikkan harga atau mengurangi keuntungan. Dan sejauh ini, banyak yang masih memilih opsi kedua demi menjaga pelanggan tetap datang.

Mereka pun cuma berharap kondisi ekonomi segera membaik dan harga kebutuhan usaha bisa kembali stabil.

“Semoga harga-harga normal lagi. Biar usaha kecil kayak kami juga lebih ringan jalaninnya,” kata Rafi.

Di balik ramainya pasar dan lapak kaki lima, banyak pedagang kecil sebenarnya sedang berjuang diam-diam. Saat biaya usaha terus naik, mereka tetap berusaha bertahan tanpa membebani pelanggan terlalu besar. (dul)

You Might Also Like

Walhi Soroti Tata Ruang Kota yang Bikin Ngaliyan Porak-Poranda

41 Perlintasan Liar di Jateng Resmi “Game Over”

Istri Eks-Kapolri Meri Hoegeng Wafat di Usia 100 Tahun, Pendamping Setia Jenderal Polisi Legendaris

Breaking News! Pacitan Diguncang Gempa Pagi Ini, Getarannya Terasa Sampai Semarang

Pemprov Dorong UMKM Fashion Muslim Tembus Pasar Ekspor

TAGGED:fokusgerus keuntunganheadlinemenahan hargapedagang kecilpelaku umkmpelemahan rupiahSemarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article TOKO BUKU KEKINIAN - Sejumlah pengunjung menikmati membaca buku di salah satu spot di toko buku Gramedia Jalma, di Jalan Pandanaran, Semarang. (dul) Gramedia Jalma Semarang: Toko Buku Kayak Tempat Healing, Ada Playground dan Kafe
Next Article WJ DKK Tumbangkan Rawa Rontek, Rebut Takhta Clash Squad FF Semarang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Tengah, Haryono Agus Setiawan. (bae)

Fakta Jaringan Love Scamming di Semarang, Izin Tinggal 4 WNA China Kedaluwarsa

LAYANI PELANGGAN - Pelaku usaha fotokopi di Ngaliyan, Semarang, sedang melayani pelanggan. Mereka mengaku empot-empotan menghadapi harga kertas yang terus melambung tinggi, dampak melemahnya rupiah. (dul)

Harga Kertas Melambung Tinggi, Pelaku Usaha Fotokopi Ketar-ketir

KETUA PERADI SAI SEMARANG - Ketua DPC Peradi SAI Kota Semarang, Luhut Sagala (tengah) mengumumkan perubahan nama dan logo organisasi dalam acara buka bersama anggota di Aroem Resto Semarang, Selasa (3/3/2026). (bae)

Luhut Sagala Kembali Pimpin Peradi SAI Kota Semarang, Ini Fokus Agenda Kerjanya

ROKOK - Ilustrasi produk turunan tembakau berupa rokok.

Harga Rokok Ikut Terkerek Naik Meski Tak Ada Penyesuaian Tarif Cukai

KANTONG PLASTIK - Ilustrasi pedagang memasukkan barang yang dibeli pelanggan ke dalam kantong plastik.

Kelihatannya Sepele, tapi Jadi Beban Banget Buat Pelaku UMKM: Harga Plastik Naik Gila-gilaan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Nggak Cuma Cantik, Tapi Juga Nggak Nyampah: Batik Rejomulyo Naik Level

Januari 26, 2026
Hukum

Bos Bank Dibebaskan di Kasus Sritex, Kejagung: Kami Pelajari Dulu

Mei 8, 2026
Info

H-7 Lebaran, GT Kalikangkung Mulai Ramai: 1.500 Kendaraan per Jam Masuk Semarang

Maret 15, 2026
Daerah

Gedung Sekolah Jadi ‘Mesin Uang’? Cara Jateng Bikin Aset Jadi Sumber Cuan

Maret 28, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Rupiah Melemah, Nasib Pedagang Kecil Ikut Tergerus: Nahan Harga, Untung Dikit Gak Apa
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?