Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dolar Melesat Rupiah Ambruk, Pelanggan Warteg Mulai Tinggalkan Lauk Ayam
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Dolar Melesat Rupiah Ambruk, Pelanggan Warteg Mulai Tinggalkan Lauk Ayam

Pelanggan warteg mulai meninggalkan lauk ayam, seiring terus melemahnya nilai rupiah terhadap dolar, sehingga membuat harga berbagai kebutuhan sehari-hari melonjak tajam.

R. Izra
Last updated: Juni 3, 2026 11:00 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
LAYANI PELANGGAN--Pelanggan warteg melayani pembeli di Semarang, Rabu (3/7/2026). (bae)
LAYANI PELANGGAN--Pelanggan warteg melayani pembeli di Semarang, Rabu (3/7/2026). (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Harga bahan pangan yang terus naik mulai mengubah kebiasaan makan pelanggan warteg di Semarang. Saat harga ayam dan ikan makin mahal, sebagian orang memilih beralih ke lauk yang lebih murah.

Kondisi itu dirasakan Wahyu, salah satu pelanggan warteg di kawasan Pleburan. Dia mengaku sekarang lebih sering memilih telur dibanding ayam agar pengeluaran makan tidak membengkak.

“Ya biasanya lauk ayam sekarang jadi telur,” tuturnya saat ditemui, Rabu (3/6/2026).

Bacaaja: Rakyat Gak Pakai Dolar, tapi Harga Menu Makanan di Warteg Semarang Melonjak
Bacaaja: Rupiah Makin Keok! Tembus Rp17.926 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terlemah di Asia

Perubahan serupa juga dilihat Fifah, pekerja Warteg Arman di Jalan Pleburan Barat. Menurutnya, sejak harga bahan pokok naik, pelanggan mulai lebih selektif saat memilih lauk.

“Beberapa ada yang enggak jadi beli. Ada juga yang biasanya ambil ayam, sekarang ganti tahu, tempe atau telur,” kata Fifah.

Harga ayam mentah yang sebelumnya sekitar Rp30 ribu per kilogram kini sudah naik menjadi Rp35 ribu. Kenaikan itu ikut mendorong harga makanan di warteg.

Keluhan dari pelanggan pun mulai bermunculan. Meski begitu, Fifah hanya bisa menjelaskan bahwa harga bahan baku yang dibeli dari pasar memang sudah lebih mahal.

“Ada yang komplain, kok sekarang segini. Ya saya jelaskan karena harga di toko juga sudah naik,” ujarnya.

Dampaknya bukan cuma ke pelanggan. Warteg juga harus mengatur ulang belanja harian karena modal yang dibutuhkan semakin besar.

Kalau dulu ayam jadi salah satu lauk yang paling laris, sekarang permintaannya mulai berkurang. Fifah bahkan terpaksa mengurangi jumlah pembelian ayam setiap hari.

“Dulu beli ayam bisa sampai empat kilo sehari. Sekarang kadang cuma dua sampai tiga kilo,” katanya.

Menurut Fifah, kenaikan harga paling terasa terjadi pada ayam dan berbagai jenis ikan. Sementara harga sayuran sejauh ini masih relatif stabil. (bae)

You Might Also Like

Mami Uthe Muncikari Karaoke Striptis Dituntut 18 Bulan Penjara

Rapat Paripurna Laporan Kinerja Tahunan DPR, Puan Singgung Demo Agustus dan Pentingnya Jaga Demokrasi

Koper Haji Jebol Duluan, Penggantinya Ternyata Sudah Disiapkan Garuda

Banjir dan Longsor Kudus: 2 Tewas, 1 Balita dalam Pencarian

Emosi Bapak Anaknya Dikeroyok hingga Meninggal, Nadirin: Nyawa Balas Nyawa

TAGGED:dolarnilai tukar rupiahpelanggan wartegwarteg
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article BERI KETERAGAN - Kepala Dinkes Semarang, Abdul hakam, memberi keterangan kepada sejumlah awak media. (dul) Jangan Jauhi ODHIV, Dinkes Semarang: HIV Nggak Nular dari Salaman atau Makan Bareng
Next Article PUTUSAN SELA--Majelis hakim membacakan putusan sela kasus TPPU terdakwa Gus Yazid di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (3/7/2026). (bae) TPPU Korupsi BUMD Cilacap: Eksepsi Kandas, Gus Yazid Bersiap Hadapi Saksi dan Bukti Jaksa

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

EVAKUASI BARANG BUKTI - Polisi mengevakuasi sepeda motor N-Max yang mengalami kecelakaan menabrak truk yang sedang diparkir di pinggir jalan, di Jalan Arteri Yos Sudarso, kawasan Cipta, Bandarharjo, Semarang Utara, Rabu (3/6/2026). (dul)

Niat Menepi Buat Istirahat, Truk yang Dikemudikan Broto Jadi Sasaran Tabrak N-Max

PUTUSAN SELA--Majelis hakim membacakan putusan sela kasus TPPU terdakwa Gus Yazid di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (3/7/2026). (bae)

TPPU Korupsi BUMD Cilacap: Eksepsi Kandas, Gus Yazid Bersiap Hadapi Saksi dan Bukti Jaksa

LAYANI PELANGGAN--Pelanggan warteg melayani pembeli di Semarang, Rabu (3/7/2026). (bae)

Dolar Melesat Rupiah Ambruk, Pelanggan Warteg Mulai Tinggalkan Lauk Ayam

BERI KETERAGAN - Kepala Dinkes Semarang, Abdul hakam, memberi keterangan kepada sejumlah awak media. (dul)

Jangan Jauhi ODHIV, Dinkes Semarang: HIV Nggak Nular dari Salaman atau Makan Bareng

Jalur Prestasi Kini Punya Racikan Baru, TKA Ikut Menentukan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Luthfi: Banjir Demak Nggak Cuma Soal Tanggul Jebol

April 4, 2026
Info

Beda Nasib Ormawa Fakultas UIN Semarang dan UIN Jogja

April 4, 2026
DAMPINGI KLIEN--Pengacara Setiawan (dua dari kiri) mendampingi kliennya, Bella, mengajukan PK di pengadilan, Senin (11/5/2026). (bae)
Hukum

Audit Abal-abal Bikin Ibu Pisah dari Bayinya, Pengacara Bella Ungkap Buktinya

Mei 11, 2026
Pengendara melintas ke arah Jalan Gombel Baru yang dibikin dua arah setelah Jalan Gombel Lama ditutup mulai Senin (20/4/2026). (dul)
Info

Fix, Tambah Macet! Turunan Gombel Lama Resmi Ditutup untuk Perbaikan Jalan

April 20, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dolar Melesat Rupiah Ambruk, Pelanggan Warteg Mulai Tinggalkan Lauk Ayam
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?