Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Investasi Rp15 Triliun Mendarat di Kendal
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Investasi Rp15 Triliun Mendarat di Kendal

Di tengah kabar ekonomi global yang masih naik-turun dan dunia usaha yang terus mencari kepastian, Jateng justru mendapat suntikan energi baru. Nilainya tidak main-main, sekitar Rp15 triliun.

T. Budianto
Last updated: Juni 15, 2026 6:07 pm
By T. Budianto
5 Min Read
Share
MOTOR LISTRIK: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menaiki salah satu produk motor listrik yang diproduksi, Senin, (15/6/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Jateng kembali menjadi magnet bagi investor asing. Kali ini, dana investasi sekitar Rp15 triliun dari investor asal Tiongkok resmi masuk untuk mengembangkan industri kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di Kawasan Industri Seafer (KIS), Kabupaten Kendal.

Bukan sekadar membangun pabrik, investasi jumbo tersebut diproyeksikan menciptakan sekitar 10 ribu lapangan kerja baru dan memperkuat posisi Jawa Tengah sebagai salah satu pusat industri kendaraan listrik di Indonesia.

Komitmen investasi itu ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara PT KIA Kendal dengan PT New Generation Mobility (NGM), serta kerja sama antara PT NGM dan PT China State Construction Engineering Corporation (CSCEC), yang berlangsung di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (15/6/2026).

Penandatanganan tersebut disaksikan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, dan Bupati Kendal Dyah Kartika Permatasari.

Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan berbagai tekanan fiskal yang sedang dihadapi banyak negara, Gubernur Ahmad Luthfi menilai masuknya investasi besar ini menjadi sinyal positif bahwa Jateng masih dianggap menarik dan kompetitif di mata investor internasional.

Baca juga: Anindya Bakrie Apresiasi Iklim Investasi Jateng

Menurutnya, manfaat terbesar dari investasi tersebut adalah terbukanya kesempatan kerja bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Investasi ini sudah mengarah ke teknologi industri terbarukan. Pemprov Jateng akan memberikan insentif pajak bagi kawasan industri yang menetapkan energi terbarukan,” kata Luthfi.

Yang menarik, proyek ini tidak hanya berbicara soal kendaraan listrik semata. Industri yang akan dibangun nantinya dirancang terintegrasi dengan sektor energi terbarukan sehingga mendukung arah pembangunan industri yang lebih ramah lingkungan.

Direktur Utama PT Kawasan Industri Seafer (KIS) Kendal, Bryan W Sudarwo, menjelaskan kawasan industri tersebut nantinya akan menjadi pusat pengembangan berbagai komponen kendaraan listrik.

Mulai dari industri baterai, ban, sparepart kendaraan listrik komersial hingga sepeda motor listrik akan dibangun dalam satu ekosistem yang saling terhubung.

“Semua terintegrasi. Kami akan mengembangkan ini semua dengan restu Gubernur dan Bupati, guna mendukung penyerapan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan,” ujarnya.

Target Utama

Bryan mengatakan, dari seluruh rencana pengembangan kawasan industri tersebut, penyerapan tenaga kerja menjadi salah satu target utama. Diperkirakan sekitar 10 ribu pekerja akan dibutuhkan ketika kawasan industri kendaraan listrik tersebut beroperasi penuh.

Kabar baiknya, tenaga kerja lokal akan menjadi prioritas utama dalam proses rekrutmen. “Tenaga lokal kita utamakan. Pasti itu. Nanti akan ada transfer teknologi. Kami juga dorong Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 50 persen, jadi kita pakai semua sumber daya lokal,” tegas Bryan.

Artinya, selain membuka lapangan kerja baru, investasi ini juga diharapkan membawa transfer pengetahuan dan teknologi yang bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Jawa Tengah.

Sementara itu, perwakilan PT NGM, Hadi Hartanto, mengungkapkan ada sejumlah alasan yang membuat Jawa Tengah dipilih sebagai lokasi investasi. Selain berada di posisi strategis di tengah Pulau Jawa, faktor stabilitas sosial dan kemudahan berusaha juga menjadi pertimbangan utama.

“Mungkin jodoh. Kemudian keamanan sosial di Jawa Tengah lebih aman dan tenteram. Juga adanya KEK Kendal yang memasukkan banyak investor, serta kemudahan perizinan yang bagus di Jawa Tengah,” katanya.

Menurut Hadi, masa depan industri kendaraan listrik di Indonesia masih sangat menjanjikan. Namun untuk bisa berkembang secara maksimal, industri EV tidak boleh berdiri sendiri.

Baca juga: Saleh Optimistis Investasi Jateng 2026 Ngebut, Iklim Usaha Dinilai Makin Ramah

Ia menilai seluruh rantai industri harus terhubung mulai dari kendaraan, sistem kelistrikan, hingga produksi baterai sebagai komponen utama kendaraan listrik.

Karena itu, pengembangan kawasan industri EV di Kendal dirancang dengan konsep hilirisasi dan integrasi agar mampu bersaing dalam jangka panjang.

Jika seluruh rencana berjalan sesuai target, kawasan ini bukan hanya menjadi pusat produksi kendaraan listrik, tetapi juga menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Tengah dalam beberapa tahun ke depan. (tebe)

You Might Also Like

Mau Liburan? Tol Semarang-Solo Bilang: Gas Aja, Kami Siap!

Kacau! Amerika Tangkap Presiden Venezuela, Picu Perang Dunia Ketiga?

Keluarga Jambret Gak Ridho Dunia-Akhirat, Komisi III Hentikan Kasus Hogi Minaya Sleman

Polisi Masa Kini: Antara Transformasi Serius dan Upgrade Aplikasi yang Masih Loading

Jateng Jadi “Anak Kesayangan” Pusat Soal Halal

TAGGED:headlineinvestasi jatengpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Sensus Ekonomi 2026 Jateng Resmi Dimulai
Next Article BBM NAIK: Pengendara motor berhenti di dekat papan informasi harga BBM di SPBU Sampangan. (bae) Cegah Inflasi Imbas Kenaikan BBM, Saleh Minta Pemda Gercep Lakukan Intervensi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Raffi Ahmad dan Willie Salim berfoto bersama di sela menghadiri acara Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Rabu, 29 Oktober 2026.

Raffi Ahmad Kena Cancel Culture, Musisi hingga UMKM Ramai-ramai Boikot RANS Carnival

Kuliner legendaris Ayam Goreng Suharti.

Sejarah Kuliner Ayam Goreng Suharti: Dipisahkan Perceraian, Disatukan Keturunan

RUMAH MAKAN: Rumah makan legendaris Ayam Goreng Suharti di Krapyak, Kota Semarang. (ist)

Kabar Duka, Pendiri Ayam Goreng Suharti Meninggal Dunia pada Usia 86 Tahun

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Jawa Tengah, Nadi Santoso, saat ditemui di kantornya, Kamis (29/10/2026). (dul)

Perangkat Desa Harus Mengundurkan Diri setelah Ditetapkan sebagai Calon Kades

ILUSTRASI: Kereta api sedang melaju di wilayah Daop 4 Semarang. (ist)

Cara Batalkan Tiket Kereta Api via Aplikasi Tanpa Harus ke Stasium

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Pemprov Terjunkan Dokter Speling ke Lokasi Bencana

Februari 2, 2026
Ekonomi

Sawah Ngebut, Lumbung Aman: Jateng 2025 Tembus Target

Januari 2, 2026
Info

Iran-AS Masih Saling Curiga, Damai Masih Jauh?

April 12, 2026
Unik

Viral Ayah Tewas Gara-Gara Ayam, Legislator Semarang: “Butuh Ayam? Ambil Saja di Rumah Saya”

Juli 28, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Investasi Rp15 Triliun Mendarat di Kendal
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?