Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: 5 Kebakaran Muncul di Are Rel Kereta, Bikin KAI Daop 4 Semarang Waspada
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

5 Kebakaran Muncul di Are Rel Kereta, Bikin KAI Daop 4 Semarang Waspada

R. Izra
Last updated: September 16, 2026 11:17 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
KEBAKARAN--Lahan di sekitar rel kereta jalur Kapuan-Cepu wilayah Daop 4 Semarang terbakar pada Minggu (6/9/2026). (ist)
KEBAKARAN--Lahan di sekitar rel kereta jalur Kapuan-Cepu wilayah Daop 4 Semarang terbakar pada Minggu (6/9/2026). (ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – KAI Daop 4 Semarang meningkatkan kewaspadaan setelah lima kebakaran atau titik api muncul di sekitar jalur kereta api sepanjang September 2026.

Petugas kini memperketat pemantauan untuk mencegah api maupun asap mengganggu perjalanan kereta.

Lima kejadian tersebut tersebar di sejumlah wilayah Daop 4.

Kebakaran pertama terjadi pada 6 September di area jalur Kapuan-Cepu. Api membakar lahan tebu di sekitar jalur KA, namun berhasil dipadamkan dan tidak mengganggu perjalanan kereta.

Bacaaja: Kebakaran Hutan dan Lahan di Jateng Meledak 700 Persen
Bacaaja: Antisipasi Kebakaran Hutan, Jateng Bentuk Satgas Karhutla

Pada hari yang sama, kebakaran juga terjadi di belakang Griya Karya Tawang. Petugas KAI bersama pemadam kebakaran langsung terjun dan api berhasil dipadamkan.

Kebakaran berikutnya terjadi di Desa Slerok, Tegal, pada 8 September. Api muncul dari lahan dan rumput kering lalu merembet ke area sekitar sebelum berhasil ditangani petugas bersama warga dan pemadam kebakaran.

Dua kejadian lain muncul pada 15 dan 16 September. Titik api di petak Karangjati-Sedadi diduga berasal dari pembakaran sisa panen, sedangkan titik api di petak Comal-Petarukan masih dalam pemantauan.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan musim kemarau membuat material kering di sekitar rel lebih mudah terbakar. Kondisi ini membuat KAI harus meningkatkan pengawasan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran di sekitar jalur KA karena api dapat merambat dan asapnya berpotensi mengurangi jarak pandang masinis,” ujar Luqman, Rabu (16/9/2026).

KAI juga memperkuat koordinasi dengan pemadam kebakaran, pemerintah daerah dan unsur kewilayahan. Jika ada titik api, petugas akan segera melakukan penanganan agar tidak mendekati jalur KA.

KAI meminta warga tidak membakar sampah, jerami, sekam, rumput kering maupun sisa hasil pertanian di dekat rel. Warga juga diminta segera melapor jika melihat api atau kepulan asap yang mengarah ke jalur kereta. (bae)

You Might Also Like

Irlandia Suntik Mati Seluruh PLTU Batu Bara, Andalkan Pembangkit Listrik Tenaga Angin

Musim Liga 1 2024/2025 Dinilai Lebih Fair, Pemilik Klub Beri Apresiasi

Puan Maharani di Tengah. Penerus Ketum PDI Perjuangan?

Kenapa Lereng Slamet Gampang Banjir dan Longsor?

Widodo Datang, Rumor Transfer Langsung Ngebul

TAGGED:Daop 4 Semarangheadlinejalur keretakebakaran
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article SENGKETA - Sengketa Taman Sriwedari memanas setelah rencana pendirian Sekber ahli waris mendapat penolakan. Foksri Bantah Rintangi Pendirian Sekber Ahli Waris Sriwedari: Panggung Seni Bukan untuk Menghalangi
Next Article PERMINTAAN MAAF: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat terkait polemik isu kepemilikan tanah oleh negara. Permintaan maaf tersebut ia sampaikan dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Selasa (12/8/2025). (ist) 4 Orang Kepercayaan Nusron Wahid Tersangka OTT KPK di Bogor, Siapa Saja dan Apa Peran Mereka?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PERMINTAAN MAAF: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat terkait polemik isu kepemilikan tanah oleh negara. Permintaan maaf tersebut ia sampaikan dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Selasa (12/8/2025). (ist)

4 Orang Kepercayaan Nusron Wahid Tersangka OTT KPK di Bogor, Siapa Saja dan Apa Peran Mereka?

KEBAKARAN--Lahan di sekitar rel kereta jalur Kapuan-Cepu wilayah Daop 4 Semarang terbakar pada Minggu (6/9/2026). (ist)

5 Kebakaran Muncul di Are Rel Kereta, Bikin KAI Daop 4 Semarang Waspada

SENGKETA - Sengketa Taman Sriwedari memanas setelah rencana pendirian Sekber ahli waris mendapat penolakan.

Foksri Bantah Rintangi Pendirian Sekber Ahli Waris Sriwedari: Panggung Seni Bukan untuk Menghalangi

Sawah Jangan Sampai Hilang, Jateng Minta Pusat Turun Tangan

Empat Aturan Masuk “Bengkel” DPRD Semarang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Heboh PPPK Paruh Waktu Ditaruh di Ormas? BKD Jateng: “Itu Hoaks”

Juli 23, 2026
PIMPINAN LEGISLATIF - Wakil Ketua DPRD Jateng, M Saleh. (ist)
Info

Jutaan Sampah di Jateng Bisa Diolah, M Saleh: Kalau Serius Bisa Jadi Sumber Listrik

Mei 20, 2026
Cristiano Ronaldo menyundul bola ke arah gawang Jerman dalam pertandingan UEFA Nation's Leaguge di Allianz Arena, Munich, Jerman, Kamis 5/6/2025
Sepak Bola

Final UEFA Nations League: Ronaldo Lebih Untung Dibanding Lamine Yamal

Juni 9, 2025
Daerah

14 Daerah di Jateng Kena Sanksi karena Tak Becus Urus Sampah di TPA

September 30, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 5 Kebakaran Muncul di Are Rel Kereta, Bikin KAI Daop 4 Semarang Waspada
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?