Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kebakaran Hutan dan Lahan di Jateng Meledak 700 Persen
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Kebakaran Hutan dan Lahan di Jateng Meledak 700 Persen

T. Budianto
Last updated: Agustus 25, 2026 7:57 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
LATIHAN PENANGANAN KARHUTLA - Kodim 0728/Wonogiri menggelar latihan gabungan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Alas Kethu.
LATIHAN PENANGANAN KARHUTLA - Kodim 0728/Wonogiri menggelar latihan gabungan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Alas Kethu.
SHARE

BACAJA, SEMARANG– Musim kemarau tahun ini bukan cuma bikin tenggorokan cepat kering. Di Jateng, lahan dan hutan juga ikut “kepanasan”. Sampai 23 Agustus 2026, sudah ada 232 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tercatat di berbagai daerah.

Angkanya bikin waspada karena jumlah tersebut melonjak sekitar 700 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Tren kenaikan paling terasa saat musim kemarau mulai masuk pada Juni, Juli, hingga Agustus.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen pun meminta masyarakat tidak menganggap sepele potensi kebakaran, terutama saat kondisi cuaca makin panas dan kering.

“Kebakaran hutan dan lahan memang ada di beberapa tempat. Kemarin saya dapat laporan dari Wonogiri dan Kudus,” kata Taj Yasin usai mendampingi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Senin (24/8/2026).

Baca juga: Karhutla dan Kekejaman Antroposen

Menurutnya, pencegahan karhutla tidak bisa hanya mengandalkan petugas. Masyarakat juga punya peran penting untuk mencegah api muncul dari hal-hal kecil yang sering dianggap sepele, salah satunya soal puntung rokok. “Kita harus antisipasi, kita harus menjaga betul. Kalau merokok jangan buang puntung rokok asal lempar, karena bisa menyebabkan kebakaran,” ujarnya.

Kepala BPBD Jawa Tengah Bergas Catursasi Penanggungan menyebut, sepanjang 1 Januari hingga 23 Agustus 2026, total sudah ada 547 kejadian kebakaran di Jawa Tengah.

Rinciannya, 232 kejadian merupakan karhutla, sedangkan 315 lainnya berupa kebakaran gedung dan permukiman. Dari 232 kejadian karhutla tersebut, kebakaran tersebar di seluruh 35 kabupaten/kota di Jateng.

Dampaknya juga tidak sedikit. Sebanyak 194 hektare lahan terbakar, kemudian 213 hektare kawasan hutan, serta 2,17 hektare area Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Kerugian akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp23 miliar.

Paling Banyak

Kalau dilihat dari sebarannya, Kabupaten Klaten menjadi daerah dengan kejadian karhutla terbanyak, yakni 31 kasus. Disusul Sragen dengan 30 kejadian, Sukoharjo 18 kejadian, Wonogiri 17 kejadian, Boyolali 16 kejadian, Blora 14 kejadian, Kabupaten Semarang 13 kejadian, Banyumas dan Kudus masing-masing 10 kejadian, serta Kota Tegal sebanyak 8 kejadian.

Bergas mengatakan, kebakaran paling banyak terjadi di lahan pertanian, terutama area tanaman tebu dan semak belukar. Penyebabnya diduga kuat berkaitan dengan aktivitas manusia atau human error.

Untuk lahan tebu, misalnya, pembakaran diduga dilakukan untuk membersihkan selasar tebu ketika memasuki masa panen. “Kebakaran lahan didominasi kebakaran lahan pertanian khususnya tebu dan semak belukar. Penyebabnya diduga karena human error, untuk lahan tebu biasanya untuk membersihkan selasar tebu saat panen,” ujar Bergas.

Baca juga: Wagub Minta Hutan Lindung Jangan Cuma Nama

Dengan kondisi kemarau yang makin panas, warga diminta tidak bermain-main dengan api. Hal kecil seperti membuang puntung rokok sembarangan atau membakar lahan tanpa pengawasan bisa berubah menjadi persoalan besar.

Sebab kalau 232 kali kebakaran saja belum cukup jadi alarm, jangan sampai Jawa Tengah harus menunggu asap mengepul dari mana-mana baru ramai-ramai bilang, “Wah, ternyata panas juga ya.” (tebe)

You Might Also Like

1.500 Pelari Bikin Purbalingga Makin Semarak

Banjir Bandang Sumatera, Delapan Perusahaan Dijatuhi Sanksi

Keliling Dunia melalui Musik, Kota Lama Orchestra Buktiin Perbedaan Bisa Jadi Harmoni

Naik Motor, Wali Kota Solo Cek Pos Mudik: Pastikan Lebaran Aman & Lancar

Kades Ungkap Detik-detik Perampokan Rumah Juragan Sate di Boyolali, Satu Anak Tewas

TAGGED:BPBD jatengheadlinekarhutla jatengpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PENGURUS MUI: Pengukuhan pengurus MUI Provinsi Jawa Tengah masa khidmat 2026-2031 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Senin (24/8/2026). (Dok Pemprov Jateng) Pengurus MUI Jateng Dikukuhkan
Next Article Entaskan Kemiskinan, TP PKK-Baznas Jateng Berikan Pelatihan Usaha

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

TAWAKRAN SOLUSI DIGITAL - PLN Icon Plus dorong integrasi solusi digital dan energi bersih di sektor hulu migas untuk meningkatkan konektivitas dan efisiensi operasional.

PLN Icon Plus Dorong Integrasi Solusi Digital dan Energi Bersih di Sektor Hulu Migas

TINJAU UMKM: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menunjau UMKM saat acara Bursa Wirausaha Unggulan Jawa Tengah 2026 di Muladi Dome Undip, Rabu (7/10/2026). (ist)

Pemkot Semarang Fasilitasi UMKM, Bantu Pendampingan hingga Akses Pasar

DIGUYUR HUJAN: Area TPA Jatibarang Semarang basah setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut pada Kamis (8/10/2026) malam. (ist)

Kebakaran TPA Jatibarang Gak Padam Diguyur Hujan, Masih Ada 2 Titik Asap

Kemarau Mencekik, Polres Banjarnegara Kembali Kirim 25.000 Liter Air

Gowes Sambil Menikmati Hidden Gem Kaki Lawu, 600 Pesepeda Serbu Tour de Surakarta 2026

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

1.700 Mangrove Nancep di Tambakrejo, Biar Laut Nggak Terus Makan Daratan

Mei 1, 2026
Fokus

Pariwisata Kota Semarang: Mau Dibawa ke Mana?

Mei 25, 2026
Daerah

Kota Semarang Bawa Pulang Penghargaan Pendidikan dari Kemendagri

Desember 3, 2025
Daerah

Ketika Hujan Turun Lagi, Kroya-Bantarsari Mulai Siaga Banjir

November 24, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kebakaran Hutan dan Lahan di Jateng Meledak 700 Persen
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?