Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Musim Liga 1 2024/2025 Dinilai Lebih Fair, Pemilik Klub Beri Apresiasi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Sepak Bola

Musim Liga 1 2024/2025 Dinilai Lebih Fair, Pemilik Klub Beri Apresiasi

T. Budianto
Last updated: Mei 24, 2025 3:48 pm
By T. Budianto
5 Min Read
Share
GIANT FLAG: Sejumlah ball boy membawa giant flag BRI Liga 1 musim 2024-205 sesaat sebelum pertandingan dimulai. (Foto: Ist)
SHARE

JAKARTA – Sejumlah pemilik klub Liga 1 musim 2024/2025 memberikan apresiasi positif terhadap penyelenggaraan kompetisi yang dianggap lebih baik dibandingkan musim sebelumnya.

Penerapan Video Assistant Referee (VAR), kehadiran wasit asing di beberapa laga krusial, serta kepastian jadwal yang lebih tertata menjadikan kompetisi Liga 1 semakin kompetitif, lebih profesional, dan mendapatkan kepercayaan lebih tinggi dari pemilik klub serta masyarakat. Walaupun demikian, masih ada sejumlah catatan agar kompetisi pamor Liga 1 Indonesia bisa bersaing dengan liga serupa di Kawasan Asia Tenggara.

Chief Executive Officer (CEO) Persebaya Azrul Ananda mengatakan, pihaknya merasakan pengalaman berbeda setelah tujuh tahun membina klub berjulukan Bajul Ijo itu pada musim kompetisi Liga 1 2024/2025.

“Dulu perubahan itu hanya janji saja. Tapi kini di musim ini, perubahan itu benar-benar terjadi karena PSSI di bawah pak Erick mampu mengultimatum operator untuk menjalani banyak perubahan. Mulai dari VAR, penggunaan wasit asing, hingga yang terpenting, kepastian jadwal. Meski ada beberapa kekurangan, tapi skalanya kecil dibandingkan perubahan itu yang mengarah kepada perbaikan mutu dan kualitas liga,” ujar Azrul saat dihubungi Sabtu, (24/5).

Hal penting yang disorot Azrul mengenai kepastian jadwal kompetisi yang tidak bentrok dengan agenda timnas ataupun FIFA Match Day. “Bagaimanapun juga klub sepakbola itu sepert perusahaan. Karena penjadwalan kompetisi sudah pasti dan izin pertandingan juga jelas, maka kami sebagai pengelola bisa mengatur klub sebaik mungkin, bahkan lebih professional. Jika hal ini bisa terus ditingkatkan, maka saya optimistis kita bisa menaikkan kualitas liga Indonesia di kevel ASEAN dan Asia,” tambahnya.

Hal serupa juga diungkapkan Direktur Teknik Maluku United, Yeyen Tumena. Mantan pemain timnas yang kontraknya sebagai Dirtek diperpanjang seusai bersama pelatih Malut, Imran Nahumarury mampu membawa klub debutan itu menduduki peringkat tiga klasemen Liga 1, menilai perubahan dan perbaikan kompetisi musim 2024/2025 telah memberikan angin segar bagi pendatang baru seperti Naga Gamalama, julukan Malut.

“Perubahan di musim ini sangat kondusif bagi klub debutan seperti Malut. Penggunaan VAR membuat fairness meningkat, walau sering terlalu lama juga melihat VAR nya. Bisa 4-6 menit pemain tidak bergerak. Mungkin jika lebih cepat lebih baik lagi agar intensitas pertandingan tidak turun setelah checking VAR yang lama,” ujarnya.

Wasit Asing

Ia menambahkan agar semua pihak harus lebih sabar dan mengerti bahwa tidak semua momentum bisa VAR. Oleh karena itu, dirinya mengapresiasi keberadaan wasit asing yang punya kualitas dalam memimpin pertandingan.

“Ada kalanya ofisial tim latah, dan semua kejadian meminta VAR. Hal berbeda jika wasit asing yang pimpin. Mereka lebih tegas, pemain lebih respect. Bahkan jika ada VAR, wasit asing jarang sampai harus lihat moment ulangan di TV VAR karena sepenuhnya percaya pada wasit di ruangan VAR, sehingga tidak perlu waktu lama checking VAR dan mengganggu jalannya pertandingan,” lanjut Yeyen.

Ya, keseimbangan persaingan di Liga 1 musim 2024/2025 yang jauh lebih baik juga diakui Presiden Persik Kediri, Arthur Irawan. Dengan membandingkan dinamika kompetisi profesional di bawah PT LIB selama tiga tahun terakhir, ia menilai musim 2024/2025 persaingan antar klub jauh lebih ketat. Artinya, saat ini tidak ada jaminan tim tuan rumah bisa meraih kemenangan di setiap laga kandang.

“Faktor VAR, wasit yang kompeten, bahkan wasit asing memberikan pengaruh terhadap keseimbangan persaingan atau competitive balance yang menunjukkan perkembangan signifikan. Contoh, pada musim 2022/2023, kemenangan tim tuan rumah mencapai 49 persen. Musim 2023/2024, home win-nya 47 persen. Kini di musim 2024/2025 sementara di angka 43 persen. Ini menandakan, makin fair dan tidak ada jaminan tim tuan rumah akan mudah menang,” jelas Arthur Irawan.

Dorongan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengenai sinkronisasi jadwal pertandingan Liga 1 untuk tiga tahun ke depan dan tidak tabrakan dengan agenda Timnas yang dieksekusi dengan baik oleh PT LIB juga diakui pemilik klub memberikan dampak positif dalam banyak hal.

Dalam aspek managerial, klub lebih mudah mengatur dan tidak lagi dirugikan seperti sebelumya karena jadwal pertandingan yang pasti. “Dalam catatan kami, total perubahan jadwal pertandingan per musimnya mengalami penurunan dalam tiga musim terakhir,” tambah Arthur.

Menurut Yeyen Tumena, kepastian jadwal sangat membantu klub mempersiapkan segala sesuatunya. Terlebih di sepakbola modern semuanya hal harus di design dan bukan dengan dadakan. “Sedikit masukan terkait jadwal, ketika ada FIFA Matchday dan kompetisi libur, maka akan terjadi tim dipaksa bermain dengan jadwal yang lebih padat, 6-7 pertandingan dalam 3 minggu dari seharusnya sekali dalam seminggu. Hal ini memunculkan resiko banyak pemain mengalami cedera karena kekurangan waktu recovery,” ungkap Yeyen. (*)

You Might Also Like

Vanenburg Diprediksi Tetap Gunakan Strategi Aman Hadapi Filipina U-23

Terkendala Administrasi, Tiga Pemain Asing PSIS Gagal Tampil

Bek Serbabisa Nuri Fasya Merapat, Ahmad Nufiandani Pulang ke Rumah Setelah 12 Tahun

Bos PSIS Pengin Jatidiri Tetap Jadi Tempat Panen Poin

Erick Thohir: Maaf, Mimpi Garuda ke Piala Dunia 2026 Harus Tertunda Dulu

TAGGED:bri liga1fair play
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Di Sini Uang Diselamatkan dari Rentenir, Kisah Purwokerto dan Lahirnya Bank Pertama di Indonesia
Next Article Lawang Sewu, Simfoni Arsitektur Kolonial dan Jejak Misteri Abadi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sentra Bandeng Tambakrejo Naik Kelas, Agustina Soroti Jalan hingga Mesin Presto

Cegah Gangguan Penerbangan, Bandara Ahmad Yani Sisir Area Runway

PIAGAM PENGHARGAAN: Kolase foto piagam penghargaan Kantor Advokat da. Kurator LDN Ernst yang diberikan Hukumonline dalam ajang pemeringkatan Top 100 Indonesian Law Firm 2026. (ist)

LDN Ernst Raih Dua Penghargaan, Diakui Law Firm Terbaik di Jateng

FOOD FESTIVAL - Pembeli sedang memesan cahkwe di food festival kawasan Pecinan Semarang, Jumat (25/9/2026). (dul)

Berburu Kuliner di Heritage Food Festival Pecinan Semarang, Pengunjung Soroti Tenant Halal dan Nonhalal

Anak bungsu pasangan Soekarno-Fatmawati, Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra (Guruh Soekarnoputra).

Profil Guruh Soekarnoputra, Jejak Sosok Politikus Marhaenis cum Seniman

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

Hari Nur Kembali Pakai Seragam PSIS

Juni 4, 2026
Timnas U-23 yang bermain dalam kualifikasi Piala Asia U-23 tahun 2025. Dalam laga perdana, Garuda Muda ditahan imbang Timnas U-23 Laos 0-0. Foto: dok.
Sepak Bola

Jadwal Timnas Indonesia U-23 vs Laos U-23: Kickoff, Live Streaming, dan Prediksi Line-up

September 3, 2025
Sepak Bola

Rizky Darmawan Pilih Bertahan: Saatnya Bawa PSIS Pulang ke Super League

Juni 23, 2026
Sepak Bola

Final Soekarno Cup 2025: Adu Tajam Wawan vs Ade Ivan, Siapa Jadi Raja Gol?

Juni 22, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Musim Liga 1 2024/2025 Dinilai Lebih Fair, Pemilik Klub Beri Apresiasi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?