Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Saat Hiu Selatan Terdiam, Asa Suporter Tetap Menyala, Ini Suara Bupatinya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Sepak Bola

Saat Hiu Selatan Terdiam, Asa Suporter Tetap Menyala, Ini Suara Bupatinya

Drama ini sebenarnya bukan kejadian instan. Akar masalahnya sudah lama kelihatan: mundurnya direktur utama, isu pemain yang terlantar, sampai proses akuisisi yang maju mundur tanpa kepastian. Harapan sempat muncul ketika Tim BBR dan kelompok suporter Laskar hendak mengambil alih, tapi menjelang deadline Liga 4, semuanya bubar karena keputusan sepihak yang nggak pernah benar-benar dijelaskan.

Nugroho P.
Last updated: November 30, 2025 10:22 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
PSCS-Cilacap
SHARE

BACAAJA, CILACAP – Polemik PSCS Cilacap akhirnya pecah di permukaan. Klub berjuluk Hiu Selatan itu dipastikan absen dari Liga 4 Jawa Tengah musim 2025/2026, sebuah kabar yang langsung bikin hati ribuan Laskar Nusakambangan terasa kosong. Dari masa jaya di Liga 2 sampai terjebak di level terbawah, para suporter ini nggak pernah sekalipun lepas tangan. Tapi musim ini, mereka dipaksa menonton dari pinggir tanpa klub kesayangan di lapangan.

Drama ini sebenarnya bukan kejadian instan. Akar masalahnya sudah lama kelihatan: mundurnya direktur utama, isu pemain yang terlantar, sampai proses akuisisi yang maju mundur tanpa kepastian. Harapan sempat muncul ketika Tim BBR dan kelompok suporter Laskar hendak mengambil alih, tapi menjelang deadline Liga 4, semuanya bubar karena keputusan sepihak yang nggak pernah benar-benar dijelaskan.

Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, akhirnya bersuara. Ia bilang pemerintah daerah sudah mencoba berbagai cara, dari memfasilitasi komunikasi internal hingga membantu mencari sponsor. Masalahnya, setiap sponsor yang didekati selalu menanyakan satu hal: kepastian kepemilikan saham. Karena itu, langkah Pemkab jadi serba terbatas.

Dalam negosiasi terakhir, kabarnya sempat ada titik terang. Saham klub disepakati bakal dilepas senilai Rp1 miliar dengan komposisi 75 persen untuk pemilik mayoritas. Tapi tak lama setelah draft ditandatangani, angka itu melonjak jadi Rp2 miliar. Kelompok yang ingin menyelamatkan PSCS akhirnya memilih mundur karena menilai ada ketidakkonsistenan dari pemegang saham mayoritas.

Syamsul mengungkapkan bahwa Pemkab sebenarnya sudah mempersiapkan dukungan strategis, termasuk rencana perbaikan stadion lewat CSR perusahaan. Tapi semuanya berhenti karena status kepemilikan yang tidak kunjung jelas. APBD juga tak bisa digerakkan sebelum aspek kepemilikan klub benar-benar final.

Meski begitu, Bupati memastikan dirinya belum berhenti bergerak. Ia mengaku masih mencari investor yang mau turun tangan menyelamatkan klub dengan komitmen yang jelas dan jangka panjang. Menurutnya, PSCS masih punya masa depan, asal pintu penyelesaian kepemilikan segera dibuka.

Absennya PSCS dari Liga 4 bukan cuma soal kehilangan satu musim pertandingan. Ini tentang eksistensi klub, identitas masyarakat Cilacap, dan sejarah panjang Hiu Selatan yang tak pantas berakhir begitu saja. Meski situasi sedang gelap, harapan suporter tetap nyala. Di tribun maupun di luar stadion, mereka percaya PSCS harus kembali—lebih kuat, lebih rapi, dan lebih siap menatap masa depan. (*)

You Might Also Like

Kalah, tapi PSIS Masih Aman

Penampilan Evan Dimas Eks-Gelandang PSIS Semarang Bikin Pangling: Wajah Tirus, Badannya Kurus

Vanenburg Diprediksi Tetap Gunakan Strategi Aman Hadapi Filipina U-23

Ter Stegen Comeback setelah 7 Bulan, Langsung Kebobolan di Menit ke-6

FIFA Tunjuk Jakarta Jadi Pusat Pengembangan di Kawasan Asia

TAGGED:Bupati Cilacaphiu selatanpscs
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi bencana tanah longsor. Pencarian Usai, Gerak Kemanusiaan Tetap Jalan Terus
Next Article Warna-Warni Direja Hidupkan Sensasi Baru Wisata Purbalingga

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Suami di Kebumen Ngamuk: Istri dan Mertua Tewas Dianiaya

Panitia PSMTI Funwalk & Run Jaring Peserta ke Sejumlah Kota

ANTISIPASI VIRUS--Selebaran berisi edukasi pencegahan Hantavirus yang dibuat Polda Jateng. (ist)

Hantavirus Lagi Rame, Semarang Masih Aman tapi . . . .

Kalapas Purwodadi Ajak WBP Hidup Sehat

Souvenir Wanginya Kebangetan, Nikahan Anak Soimah Malah Makin Ramai Dibahas

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

Beto Hattrick, Setengah Lusin Gol PSIS Banding 1 Gol Persipal

Maret 29, 2026
Sepak Bola

Batik Parang di Dada Garuda, Jersey Timnas Baru Bikin Bangga

Maret 13, 2026
Sepak Bola

Ega Raka Out !

November 20, 2025
Tim SAR gabungan melakukan penyelaman di perairan Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, untuk mencari pelatih Valencia dan 2 anaknya yang masih hilang.
Sepak Bola

Detik-detik Kronologi Pelatih Valencia dan Tiga Anaknya Tewas di Labuan Bajo

Desember 29, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Saat Hiu Selatan Terdiam, Asa Suporter Tetap Menyala, Ini Suara Bupatinya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?