Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Detik-detik Kronologi Pelatih Valencia dan Tiga Anaknya Tewas di Labuan Bajo
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Sepak Bola

Detik-detik Kronologi Pelatih Valencia dan Tiga Anaknya Tewas di Labuan Bajo

R. Izra
Last updated: Desember 29, 2025 6:30 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Tim SAR gabungan melakukan penyelaman di perairan Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, untuk mencari pelatih Valencia dan 2 anaknya yang masih hilang.
Tim SAR gabungan melakukan penyelaman di perairan Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, untuk mencari pelatih Valencia dan 2 anaknya yang masih hilang.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Kabar duka datang dari dunia sepak bola Spanyol. Fernando Martin, pelatih Valencia CF Femenino B, dilaporkan meninggal dunia bersama tiga anaknya dalam kecelakaan kapal tragis di perairan Indonesia.

Informasi ini dikonfirmasi langsung oleh Valencia CF dan dilaporkan oleh Reuters, Minggu (28/12/2025).

Dalam pernyataan resminya, Valencia CF menyampaikan rasa kehilangan mendalam atas wafatnya Martin, yang baru tahun ini dipercaya menangani tim Valensi Perempuna B.

Bacaaja: 4 Turis Spanyol Hilang di Pulau Padar, Tim SAR: Mereka Satu Keluarga
Bacaaja: PSIS Lagi “Checkout” Banyak: 9 Pemain Masuk, 4 Pamitan

“Valencia CF sangat berduka atas meninggalnya Fernando Martin, pelatih Valencia CF Femenino B, serta tiga anaknya dalam kecelakaan kapal tragis di Indonesia,” tulis pihak klub.

Kapal terbalik di perairan Labuan Bajo, Istri dan anak perempuan selamat

Insiden nahas itu terjadi pada Jumat (26/12) di perairan Selat Pulau Padar, dekat Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur—wilayah yang dikenal sebagai destinasi wisata favorit, baik lokal maupun mancanegara.

Kapal wisata yang ditumpangi rombongan tersebut membawa 11 orang, namun terbalik akibat cuaca ekstrem. Sejak kejadian itu, Martin dan ketiga anaknya sempat dinyatakan hilang sebelum akhirnya dipastikan meninggal dunia.

Koordinator misi Badan SAR Indonesia, Fathur Rahman, mengatakan proses pencarian telah dilakukan secara intensif hingga Minggu pagi.

Di tengah kabar pilu ini, terdapat sedikit kelegaan. Istri Fernando Martin dan satu anak perempuannya berhasil selamat dari kecelakaan tersebut.

Selain itu, empat awak kapal dan seorang pemandu wisata juga ditemukan dalam kondisi selamat, menurut keterangan otoritas SAR Indonesia.

Dunia sepak bola internasional ikut berduka

Ucapan belasungkawa mengalir dari berbagai klub Spanyol, termasuk Real Madrid CF. Fernando Martin dikenal sebagai mantan pemain di kasta kedua sepak bola Spanyol sebelum beralih ke dunia kepelatihan.

Di usia 44 tahun, kariernya sebagai pelatih sedang menanjak—namun harus terhenti secara tragis di tanah yang jauh dari rumah.

Tragedi ini bukan cuma jadi duka bagi keluarga dan Valencia CF, tapi juga pengingat pahit bahwa wisata alam menyimpan risiko besar, terutama saat cuaca ekstrem tak bisa diprediksi.

Sepak bola Spanyol kehilangan sosoknya. Indonesia jadi saksi tragedinya. (*)

You Might Also Like

Pasar Raya Jateng 2026 Dibuka, 12 Hari Surakarta Disulap Jadi Panggung Seni

DPD PDIP Jateng Siap Ngegas! Dolfie Jadi Ketua Pinka Jadi Waka, Senior & Darah Muda Disatukan

Fabregas Bebas Bangun ‘Kerajaan’ di Como, Pantesan Ogah Pindah dari Klub Keluarga Djarum

Viral! Mahasiswi UIN Dibacok saat Nunggu Sidang Skripsi, Pelaku Marah Cintanya Ditolak

Kiai Ubaid Rais Syuriah PWNU Jateng Geram, Aktivis dan Relawan Jadi Sasaran Teror

TAGGED:fernando martinheadlinelabuan bajopelatih valenciatewas tenggelam
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi terpidana berada di dalam sel penjara. Hukuman Pidana Kerja Sosial Mulai Berlaku Januari 2026, Gimana Sih Ketentuannya?
Next Article Ilustrasi bonus demografi. Lapangan Kerja Seret, Bonus Demografi Indonesia Malah Berubah Jadi Bencana? 

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ideologi Angka dan Realitas Sebagian

SIDANG TPPU--Jaksa membacakan replik kasus pencucian uang terdakwa Gus Yazid dan Andhi Nur Huda di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (12/8/2026). (bae)

Jaksa: Gus Yazid Terima Duit Rp20 Miliar Atau Gak, Tetap Dijerat TPPU

Pelatih Basket Jateng Diduga Aniaya Pemain, Perbasi Turun Tangan

Luthfi Ingin Bank Jateng Jadi “Bank Sejuta Umat”

HUT ke-81 RI, Naik Trans Jateng Cuma Bayar 19 Persen

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Para narapidana tampil pede dalam fashion show di aula Lapas Perempuan Semarang, Kamis (11/9/2025).
Hukum

Kala Napi Perempuan Lenggak-Lenggok di Runway Balik Jeruji

September 11, 2025
MULAI MENGERING - Warga mencari ikan di aliran Sungai Jabungan, Kota Semarang, yang mulai mengering, Minggu (28/6/2026). (dul)
Fokus

Jaringan PDAM Semarang Mulai Masuk, Dua RW di Jabungan Masih Rawan Kekeringan

Juni 29, 2026
Unik

Rute Internasional Bikin Investor Singapura Rajin Datang

Januari 22, 2026
Ekonomi

Rumus Baru, Nasib Lama: Buruh Tetap Mengeluh

November 10, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Detik-detik Kronologi Pelatih Valencia dan Tiga Anaknya Tewas di Labuan Bajo
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?