Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Taj Yasin: Media Bukan Cuma Cari Berita, Tapi Ikut Naikin Demokrasi Jateng
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Taj Yasin: Media Bukan Cuma Cari Berita, Tapi Ikut Naikin Demokrasi Jateng

Di tengah serbuan media sosial dan konten serba cepat, media arus utama ternyata masih dianggap punya “tenaga besar” buat menjaga demokrasi. Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen bahkan bilang, kenaikan Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di Jateng nggak lepas dari peran media yang terus mengawal informasi dan suara publik.

T. Budianto
Last updated: Mei 22, 2026 9:02 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
SAMBUTAN WAGUB: Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen menyampaikan sambutan saat membuka Jateng Media Summit 2026 di Khas Hotel Semarang, Kamis (21/5/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengapresiasi kontribusi media massa terhadap naiknya Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di Jateng pada 2025.

Nilai IDI Jawa Tengah tahun ini tercatat mencapai 86,72 atau naik 0,88 poin dibanding tahun sebelumnya. Capaian itu membuat Jateng menempati posisi ketiga nasional.

Menurut Taj Yasin, capaian tersebut bukan hanya keberhasilan pemerintah daerah, tetapi juga hasil kerja bersama media yang ikut menjaga ruang demokrasi tetap sehat.

“Penghargaan itu sebenarnya bukan hanya untuk Pemprov, tapi juga untuk kita semua, khususnya media,” ujar Taj Yasin saat membuka Jateng Media Summit (JMS) 2026 di Khas Hotel Semarang, Kamis (21/5/2026).

Baca juga: Ribuan Media Cetak Tutup, DPR Desak Pemerintah Lindungi Nasib Jurnalis

Ia menyebut media memiliki peran penting dalam menjaga keterbukaan informasi sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat. “Indeks demokrasi itu lahir dari keterlibatan masyarakat dan keterlibatan media,” katanya.

Dalam forum yang diikuti sekitar 100 media lokal dan 30 homeless media itu, Taj Yasin juga menyoroti perubahan besar dunia media di era digital. Menurutnya, media arus utama sekarang tidak hanya bersaing dengan sesama perusahaan pers, tetapi juga dengan media sosial dan homeless media yang tumbuh cepat di internet.

Media Mainstream

“Media mainstream sekarang tantangannya media sosial dan homeless media. Dan ternyata minatnya luar biasa,” ujarnya. Meski begitu, ia menilai media mainstream tetap punya kekuatan utama, mulai dari verifikasi data, kode etik jurnalistik, hingga tanggung jawab terhadap informasi yang dipublikasikan.

Di sisi lain, homeless media dinilai unggul dalam kecepatan penyajian konten dan kemampuan menjangkau audiens digital, terutama generasi muda. Karena itu, Taj Yasin tidak ingin keduanya saling berhadapan. Ia justru mendorong kolaborasi antara media arus utama dan homeless media agar ruang digital tetap sehat dan tidak dipenuhi hoaks.

“Ada pertemuan antara media mainstream dengan homeless media supaya ada titik temu. Karena tujuan kita sama, mencerdaskan masyarakat,” katanya. Ia lantas mencontohkan bagaimana media membantu pemerintah membaca persoalan masyarakat dengan cepat, salah satunya saat muncul kasus pemutusan kontrak kerja di Sragen yang sempat ramai diberitakan.

Baca juga: Buruh Media Tertekan, FSPM Independen Ajak Melawan Lewat Serikat Pekerja

Menurutnya, setelah kasus itu menjadi perhatian publik, pemerintah bisa segera turun tangan membantu pekerja terdampak. “Inilah pentingnya media. Banyak hal bisa cepat kita tangani karena adanya pemberitaan,” ujarnya.

Sementara itu, penyelenggara Jateng Media Summit 2026, Suwarjono mengatakan, forum tersebut digelar untuk mempertemukan media lokal, media digital, hingga homeless media membahas masa depan industri media di Jawa Tengah. Selain diskusi, kegiatan juga diisi workshop pengelolaan website pemerintah dan pelatihan pemanfaatan AI untuk media lokal.

Di zaman semua orang bisa jadi “media” lewat satu akun dan satu kamera HP, mungkin yang paling mahal sekarang bukan sekadar cepat upload berita, tapi kemampuan membedakan mana informasi, mana cuma kebisingan digital. (tebe)

You Might Also Like

Kacau Nih, Pejabat Klaten Bancakan Duit Sewa Plasa

Siapa Juara MotoGP Belanda 2025? Ini Prediksi Sengit dari Garis Start hingga Podium

Duit Seret, Semangat Tetep Ngegas

DPR: Mudik 2026 Jangan Jadi Ajang Uji Nyali

Kurator Diteriaki, Hakim Bereaksi: Aset Sritex Bakal Dicek Ulang

TAGGED:headlinejms 2026media lokalpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Sambut IVCA 2026, Bule-Bule Gowes di Prambanan
Next Article “Ta Pa Kalembingu”, Filosofi Orang Sumba yang Anggap Saudara Seperti Baju Sendiri

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SETOR UANG--Kontraktor Ferry Septha Indrianto alias Ferry Gareng beranjak usai menjadi saksi sidang korupsi terdakwa Sudewo, di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (6/7/2026). (bae)

Kontraktor Ngaku Setor Duit Rp125 Juta ke “Orangnya” Sudewo untuk Garap Proyek Ini

SAKSI SIDANG--Mantan Pangdam IV/Diponegoro, Letjen TNI Widi Prasetijono (layar monitor, tengah) jadi saksi sidang kasus pencucian uang hasil korupsi lahan BUMD Cilacap, Senin (6/7/2026). (bae)

Jadi Saksi Sidang, Eks Pangdam Widi Pakai Loreng dan Baret Merah

Saleh Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Tantangan Komunikasi Publik Era Digital

Balik Lagi! Thaufan Hidayat Pilih Tetap Berseragam PSIS

Pemprov Panen Udang di Lahan Terbatas, Ini Teknologinya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Mobil Dinas Dipakai Lebaran, Jabatan Sekwan Blora Langsung Dicopot

April 2, 2026
Info

Taman Tirto Agung Pedalangan: Ramai Terus, Tapi Minim Kursi

Februari 3, 2026
Warga Aceh kibarkan bendera putih, mereka nyerah bantuan seret.
Info

Pemerintah Keras Kepala Tak Mau Tetapin Status Bencana Nasional, Muhammadiyah Menggugat!

Desember 19, 2025
Pendidikan

Pergeseran Arah Anggaran Pendidikan 2026: Alokasi Daerah Dipangkas, MBG Digas Pol

Januari 24, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Taj Yasin: Media Bukan Cuma Cari Berita, Tapi Ikut Naikin Demokrasi Jateng
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?