Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: DPRD Semarang Nggak Mau Kudet, Siap Gas ke Parlemen Digital!
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

DPRD Semarang Nggak Mau Kudet, Siap Gas ke Parlemen Digital!

Di zaman semua serba online, DPRD Kota Semarang nggak mau ketinggalan zaman. Lembaga wakil rakyat ini siap total bertransformasi jadi “Smart Parliament”, alias parlemen yang makin terbuka, transparan, dan dekat sama publik lewat digitalisasi tata kelola.

T. Budianto
Last updated: Oktober 16, 2025 1:06 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
PEMBICARA FGD: Ketua DPRD Kota Semarang, Kadarlusman (dua dari kiri) menjadi narasumber Focus Group Discussion (FGD) DPRD Kota Semarang bersama Forwakot di Maari Resto Nusantara Ventura Semarang, Rabu (15/10). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Ketua DPRD Kota Semarang, Kadarlusman menegaskan kesiapan pihaknya bertransformasi menjadi parlemen yang terbuka dan dekat dengan publik. Hal tersebut disampaikan Kadarlusman saat ngisi acara Focus Group Discussion (FGD) bareng Forum Wartawan Balai Kota (Forwakot) di Maari Resto Nusantara Ventura, Rabu (15/10).

FGD yang ngangkat tema “Smart Parlement: Transformasi Digital DPRD Menuju Tata Kelola yang Terbuka” ini jadi wadah buat DPRD, media, dan masyarakat ngobrol bareng soal pentingnya adaptasi digital dalam pelayanan publik.

“Kami ingin DPRD ini terbuka, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Partisipasi publik itu penting banget,” ujar Kadarlusman yang akrab disapa Pilus.

Sementara itu, Elly Amaliyah, jurnalis Berita Jateng TV yang juga jadi narasumber, bilang kalau Keterbukaan Informasi Publik (KIP) adalah pondasi demokrasi yang sehat. Menurutnya, peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) DPRD Kota Semarang jadi ujung tombak buat ngasih akses informasi ke publik.

“PPID itu garda terdepan. Mereka yang bertanggung jawab penuh menyediakan dan melayani permintaan informasi dari masyarakat,” jelas Elly. Ia juga menjabarkan tiga jenis layanan informasi publik yang wajib disediakan DPRD.

Tiga Hal

Ketiga hal tersebut yakni informasi berkala kayak profil lembaga, program kerja, dan laporan keuangan tahunan. Kedua informasi setiap saat, termasuk surat keputusan dan dokumen lain yang bisa diakses publik kapan aja dan ketiga informasi serta-merta, seperti pengumuman soal kebijakan publik atau keadaan darurat.

Narasumber lain, Mushonifin dari Akurat.co menambahkan, kalau digitalisasi bisa bikin kinerja DPRD makin terasa oleh warga. Ia nyaranin biar dewan lebih aktif di medsos, YouTube, dan website resmi, biar info soal rapat, kebijakan, dan kegiatan dewan gampang diakses publik.

“TV Parlemen udah bagus banget karena bisa nyiarin rapat paripurna secara langsung. Tinggal dikembangkan lagi biar makin interaktif,” ujarnya. Lewat transformasi digital ini, DPRD Semarang pengin makin dekat sama warganya, bukan cuma lewat rapat di gedung parlemen, tapi juga lewat layar ponsel. (tebe)

You Might Also Like

Pertama di Jateng! Betonisasi Jalan di Klaten Ini Pakai Limbah PLTU

Kronologi Duit SPPG di Bandung Rp 1 Miliar Raib, MBG Baru Jalan 10 Hari

Setiawan HK vs Imam Nuryanto, Sah Jadi Kandidat Ketua PWI Jateng 2025-2030

Agustina Ajak Warga Semarang Maksimalkan SDGS

Kejutan Total untuk Israel! Trump Tiba-tiba Deal Gencatan Senjata dengan Iran, Ada Apa?

TAGGED:dprd kota semarangforwakotheadline
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bahasa ala Santri, Ini Deretan Istilah Khas di Pesantren
Next Article ASN Jateng Asal Kasih Izin Tambang, Negara Boncos

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SIDANG TPPU--Gus Yazid terdakwa kasus pencucian uang BUMD Cilacap, digiring dari ruang sidang menuju mobil tahanan. (bae)

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

JALAN--Jalan baru Undip Tembalang. (google earth)

Pemkot Semarang Ikut Terseret, Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan Proyek Jalan Jangli-Undip

Mohammad Saleh Minta Perbaikan Jalan Pantura Barat Dipercepat

Menengok Ulang Kontroversi “Wonderland Indonesia” yang Mengubah Cara Kita Melihat Budaya

Warga Binaan Lapas Purwodadi Belajar Jadi Barista

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Bangun Rumah Nempel Jalan? Siap-Siap ‘Disentil’ Perda Baru Jateng

April 16, 2026
Daerah

Gedung Sekolah Jadi ‘Mesin Uang’? Cara Jateng Bikin Aset Jadi Sumber Cuan

Maret 28, 2026
Info

Mulai 2026 RSUD Mijen Terima Pasien BPJS

Desember 16, 2025
Ketua DPR RI Puan Maharani saat mengikuti pertemuan dengan sejumlah tokoh yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto, Senin (1/9/2025). Foto: dok.
Nasional

Puan Maharani Ngobrol Bareng Tokoh Publik, Jawab Aspirasi Pasca Demo Besar-besaran!

September 5, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: DPRD Semarang Nggak Mau Kudet, Siap Gas ke Parlemen Digital!
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?